Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 13 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, berharap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) segera menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, termasuk Kecamatan Batu Ampar yang hingga kini belum mendapatkan layanan tersebut.
Harapan itu disampaikan Sukiryanto saat membuka kegiatan evaluasi pengelolaan dan penguatan pengawasan program MBG di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (13/10/2026).
Menurutnya, evaluasi tersebut menjadi salah satu upaya memperbaiki tata kelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar pelaksanaan program MBG ke depan berjalan lebih baik.
“Dengan adanya pertemuan ini kita berharap agar tata kelolanya semakin membaik,” katanya.
Sukiryanto mengungkapkan, sejumlah wilayah pesisir, termasuk Batu Ampar, masih belum merasakan manfaat program MBG. Padahal, beberapa bangunan yang disiapkan untuk mendukung operasional program tersebut telah selesai dibangun.
“Kita ini di wilayah 3T seperti Batu Ampar itu masih belum mencicipi program MBG. Sementara sudah ada beberapa bangunan yang sudah siap beroperasional,” jelasnya.
Ia mengatakan, masyarakat di wilayah pesisir bahkan telah menyampaikan harapan agar layanan MBG segera dibuka sejak tahun lalu. Karena itu, ia berharap evaluasi tersebut dapat mendorong percepatan pelaksanaan program di wilayah yang belum terjangkau.
“Sudah sejak tahun lalu mereka menyampaikan kepada kami agar programnya dibuka. Mudah-mudahan dengan pertemuan ini bisa disegerakan juga,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Regional SPPG Kalimantan Barat, Sri Tolubai, menjelaskan bahwa pembukaan layanan MBG di wilayah 3T masih menunggu arahan pemerintah pusat.
Menurutnya, saat ini masih berlaku moratorium sehingga operasional layanan di wilayah tersebut belum dapat dibuka.
“Untuk alasan dari pusat memang saat ini masih moratorium. Jadi untuk pembukaannya kita masih menunggu dari pemerintah pusat,” jelas Sri Tolubai.
Anggota DPR RI, Yuliansyah, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyatakan akan mendorong pemerintah agar program MBG segera direalisasikan di wilayah 3T.
“Kami akan dorong kepada pemerintah untuk segera terealisasi mengenai wilayah 3T,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berharap masyarakat di kawasan pesisir segera mendapatkan manfaat program MBG, terutama di wilayah yang bangunan pendukungnya telah tersedia, tetapi masih menunggu kepastian pembukaan layanan. (Lid)
KALBARONLINE.com – Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, berharap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) segera menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, termasuk Kecamatan Batu Ampar yang hingga kini belum mendapatkan layanan tersebut.
Harapan itu disampaikan Sukiryanto saat membuka kegiatan evaluasi pengelolaan dan penguatan pengawasan program MBG di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (13/10/2026).
Menurutnya, evaluasi tersebut menjadi salah satu upaya memperbaiki tata kelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar pelaksanaan program MBG ke depan berjalan lebih baik.
“Dengan adanya pertemuan ini kita berharap agar tata kelolanya semakin membaik,” katanya.
Sukiryanto mengungkapkan, sejumlah wilayah pesisir, termasuk Batu Ampar, masih belum merasakan manfaat program MBG. Padahal, beberapa bangunan yang disiapkan untuk mendukung operasional program tersebut telah selesai dibangun.
“Kita ini di wilayah 3T seperti Batu Ampar itu masih belum mencicipi program MBG. Sementara sudah ada beberapa bangunan yang sudah siap beroperasional,” jelasnya.
Ia mengatakan, masyarakat di wilayah pesisir bahkan telah menyampaikan harapan agar layanan MBG segera dibuka sejak tahun lalu. Karena itu, ia berharap evaluasi tersebut dapat mendorong percepatan pelaksanaan program di wilayah yang belum terjangkau.
“Sudah sejak tahun lalu mereka menyampaikan kepada kami agar programnya dibuka. Mudah-mudahan dengan pertemuan ini bisa disegerakan juga,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Regional SPPG Kalimantan Barat, Sri Tolubai, menjelaskan bahwa pembukaan layanan MBG di wilayah 3T masih menunggu arahan pemerintah pusat.
Menurutnya, saat ini masih berlaku moratorium sehingga operasional layanan di wilayah tersebut belum dapat dibuka.
“Untuk alasan dari pusat memang saat ini masih moratorium. Jadi untuk pembukaannya kita masih menunggu dari pemerintah pusat,” jelas Sri Tolubai.
Anggota DPR RI, Yuliansyah, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyatakan akan mendorong pemerintah agar program MBG segera direalisasikan di wilayah 3T.
“Kami akan dorong kepada pemerintah untuk segera terealisasi mengenai wilayah 3T,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berharap masyarakat di kawasan pesisir segera mendapatkan manfaat program MBG, terutama di wilayah yang bangunan pendukungnya telah tersedia, tetapi masih menunggu kepastian pembukaan layanan. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini