Pontianak    

Hendak Ambil Mangga, Pemuda di Pontianak Tertancap Tombak Pagar

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Monday, 02 November 2026
Hendak Ambil Mangga, Pemuda di Pontianak Tertancap Tombak Pagar
Seorang pemuda di Pontianak tertancap pagar besi saat diduga hendak mengambil mangga. Petugas harus memotong pagar untuk evakuasi (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Seorang pria berinisial GP (20) tertancap ujung pagar besi berbentuk tombak saat diduga hendak mengambil mangga di sebuah rumah di Jalan Perdana, Komplek Bali Agung II, Kelurahan Parit Tokaya, Kecamatan Pontianak Selatan, Minggu (1/11/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.45 WIB. Petugas Polsek Pontianak Selatan menerima laporan melalui Call Center 110 setelah pemilik rumah menemukan pria tersebut dalam posisi duduk di atas pagar dengan ujung besi menancap di bagian bokongnya.

Berdasarkan laporan kepolisian, pemilik rumah bernama Nendy Chandra awalnya mendengar suara seseorang meminta tolong dari depan rumah. Saat diperiksa, ia menemukan GP dalam kondisi tertancap ujung pagar.

Kepada pemilik rumah, GP mengaku hendak mengambil mangga. Ia diduga terjatuh setelah dahan pohon mangga yang ditariknya patah saat sedang berdiri di atas pagar.

Petugas kepolisian kemudian berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, PMI, dan ambulans RS Anton Soedjarwo untuk mengevakuasi GP.

Proses evakuasi dilakukan dengan memotong sebagian pagar menggunakan gerinda karena besi yang menancap tidak memungkinkan untuk dicabut secara langsung.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 20.22 WIB. Setelah pagar berhasil dipotong sekitar pukul 20.46 WIB, GP langsung dibawa ke RS Anton Soedjarwo untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan keterangan dalam laporan kepolisian, GP masih dalam keadaan sadar saat tiba di rumah sakit. Namun, kondisi lukanya membutuhkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Dokter piket UGD saat itu menyebutkan ujung besi pagar yang menancap berukuran sekitar 15 sentimeter. Dokter belum dapat memastikan tindakan lanjutan, termasuk kemungkinan operasi maupun rujukan ke rumah sakit lain.

Dalam laporan tersebut, polisi juga mengamankan 21 buah mangga serta satu karung atau kain hitam yang diduga digunakan GP untuk membawa buah tersebut.

Ibu kandung GP, Arni, sempat pingsan setelah melihat kondisi anaknya di lokasi kejadian. Ia kemudian dibawa menggunakan ambulans PMI ke RS Anton Soedjarwo untuk mendapatkan penanganan.

Menurut keterangan Arni kepada petugas, sebelum kejadian anaknya sempat meminta uang sekitar pukul 17.30 WIB. Namun, permintaan tersebut tidak dipenuhi karena ia sedang tidak memiliki uang. Setelah itu, GP meninggalkan rumah tanpa diketahui tujuannya.

Hingga laporan kepolisian dibuat sekitar pukul 22.30 WIB, GP masih menjalani penanganan awal di UGD. Polisi juga belum dapat meminta keterangan lebih lanjut dari GP maupun ibunya karena keduanya masih mengalami syok. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Telkomsel Siapkan 151 Hadiah untuk Pelanggan Kalimantan, Ada BYD M6 dan Yamaha NMAX
Monday, 02 November 2026
Artikel Sebelumnya
Pemkot Pontianak Dorong Siswa Menabung dari Hasil Pilah Sampah
Monday, 02 November 2026

Berita terkait