Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Wali Kota Pontianak Minta Pertamina Segera Normalisasi Distribusi BBM Usai Antrean Panjang di SPBU
Home > Berita > Politik > Wali Kota Pontianak Minta Pertamina Sege...
Pontianak

Wali Kota Pontianak Minta Pertamina Segera Normalisasi Distribusi BBM Usai Antrean Panjang di SPBU

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Monday, 27 July 2026 - 19:30 WIB
Wali Kota Pontianak Minta Pertamina Segera Normalisasi Distribusi BBM Usai Antrean Panjang di SPBU
Antrean panjang warga mengisi BBM di sejumlah SPBU (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta PT Pertamina Patra Niaga segera menormalkan distribusi bahan bakar minyak (BBM) menyusul antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Pontianak.

Menurutnya, kondisi tersebut telah mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi memengaruhi kelancaran mobilitas serta roda perekonomian apabila tidak segera ditangani.

"Saya meminta Pertamina bergerak cepat agar distribusi BBM kembali normal. Masyarakat tidak boleh terus menunggu dalam antrean panjang hanya untuk mendapatkan bahan bakar," ujar Edi, Senin (27/7/2026).

Edi mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menghormati penjelasan Pertamina terkait kendala distribusi akibat kapal pengangkut BBM harus menunggu air pasang Sungai Kapuas. Meski demikian, ia menegaskan pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas sehingga kondisi serupa perlu diantisipasi agar tidak kembali terjadi.

"Apapun kendalanya, masyarakat tidak boleh menjadi pihak yang menanggung dampaknya terlalu lama. Distribusi harus segera dipulihkan dan langkah antisipasi perlu disiapkan agar kejadian serupa tidak terulang," tegasnya.

Selain meminta percepatan normalisasi distribusi, Edi juga mendorong Pertamina menambah pasokan BBM ke SPBU yang terdampak serta menyampaikan informasi secara terbuka mengenai perkembangan distribusi dan estimasi waktu pemulihan.

"Kepastian informasi sangat penting agar masyarakat tetap tenang dan tidak terjadi kepanikan yang justru memperpanjang antrean di SPBU," katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Pontianak akan terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk memantau perkembangan distribusi BBM hingga pasokan kembali normal sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti biasa. (*)