Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Main HP Saat Pengarahan Kepala BGN, Korwil Kayong Utara Disebut Dimutasi ke Papua
Home > Berita > Politik > Main HP Saat Pengarahan Kepala BGN, Korw...
Nasional

Main HP Saat Pengarahan Kepala BGN, Korwil Kayong Utara Disebut Dimutasi ke Papua

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 29 July 2026 - 19:30 WIB
Main HP Saat Pengarahan Kepala BGN, Korwil Kayong Utara Disebut Dimutasi ke Papua
Korwil BGN Kayong Utara Adi Afrianto disebut dimutasi ke Papua usai ditegur Kepala BGN karena main HP saat pengarahan (Foto: Adi LC/KALBARONLINE.com)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Kayong Utara, Adi Afrianto, mendapat teguran dari Kepala BGN Sudaryono saat mengikuti pengarahan daring bersama jajaran BGN se-Indonesia.

Teguran tersebut terekam dalam sebuah potongan video yang beredar luas. Dalam video itu, Sudaryono menyoroti sikap Adi Afrianto yang dinilai tidak fokus mengikuti kegiatan karena diduga menggunakan telepon seluler saat pengarahan berlangsung.

Dalam rekaman tersebut, Sudaryono meminta jajaran terkait mencatat nama Adi Afrianto dan memerintahkan agar yang bersangkutan dipindahkan ke wilayah Papua.

"Ini ada Korwil Kabupaten Kayong Utara, Adi Afrianto. Tolong dicatat Karo SDM. Saya minta yang bersangkutan dipindah ke Papua. Segera," tegas Sudaryono dalam video tersebut.

Perintah tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh jajaran BGN.

Kepala Regional (Kareg) BGN Kalimantan Barat, Agus Kurniawi, membenarkan adanya instruksi pemindahan terhadap Korwil BGN Kayong Utara.

"Benar. Masih menunggu surat dari Karo SDM," ujar Agus Kurniawi saat dikonfirmasi, Rabu (29/7/2026).

Sementara itu, sejumlah awak media di Kabupaten Kayong Utara turut menyoroti komunikasi publik Korwil BGN Kayong Utara selama menjalankan tugas.

Beberapa jurnalis mengaku mengalami kesulitan mendapatkan informasi terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah tersebut.

Menurut mereka, upaya konfirmasi melalui sambungan telepon maupun pesan singkat sering kali belum mendapat respons.

"Kami berharap pejabat yang nantinya menggantikan bisa lebih terbuka dan membangun komunikasi yang baik dengan media agar penyampaian informasi kepada masyarakat berjalan lancar," ujar salah seorang jurnalis di Kayong Utara.

Hingga berita ini diterbitkan, Adi Afrianto belum memberikan keterangan terkait teguran maupun rencana pemindahan tersebut. (Adi LC)