Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : adminkalbaronline |
| Selasa, 08 Agustus 2023 |
KalbarOnline, Ketapang - AA Yuda Purnama (24 tahun), korban tenggelam akibat terseret jangkar perahu saat memancing ikan di kawasan Sungai Pawan, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, pada Selasa (08/08/2023) siang.
Korban yang merupakan warga Kelurahan Mulia Baru, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang itu ditemukan pada hari ke dua pencarian oleh Tim SAR gabungan dari Basarnas, SatPolair, BPBD, TNI dengan di bantu warga setempat dan keluarga korban.
Koordinator SAR Ketapang, Ayub menginformasikan, bahwa jenazah korban ditemukan oleh tim tak jauh dari lokasi korban terakhir terlihat saat tenggelam.
"Alhamdulillah sudah ditemukan, namun kondisi korban sudah meninggal dunia. Korban tadi ditemukan sekitar pukul 15.20 WIB tak jauh dari lokasi korban tenggelam," ucap Ayub usai penemuan.
Ayub menuturkan, korban ditemukan pertama kali oleh warga sekitar yang ikut membantu mencari korban dengan menggunakan alat penangkap ikan, di mana secara kebetulan alat penangkap ikan itu menyangkut di celana korban, sehingga korban berhasil diangkat naik.
"Saat ditemukan kondisi korban masih utuh, lengkap masih menggunakan baju dan celana di badannya," ungkapnya.
Ayub menyebutkan kalau setelah dilakukan evakuasi oleh tim SAR gabungan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Lingkar Kota, Kelurahan Mulia Baru.
"Saat ini jenazah korban sudah di rumah duka. Kita doakan semoga amal ibadah almarhumah diterima di sisi Allah SWT," ujarnya.
Selain itu, Ayub juga mengimbau kepada warga Ketapang yang ingin melakukan kegiatan memancing untuk berhati-hati jika melakukan aktivitas di sungai.
"Upayakan jaga keselamatan dan tetap waspada jika beraktivitas di permukaan air, terkhusus pemancing harap menggunakan alat apung seperti life jacket agar tetap aman," imbau Ayub. (Adi LC)
KalbarOnline, Ketapang - AA Yuda Purnama (24 tahun), korban tenggelam akibat terseret jangkar perahu saat memancing ikan di kawasan Sungai Pawan, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, pada Selasa (08/08/2023) siang.
Korban yang merupakan warga Kelurahan Mulia Baru, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang itu ditemukan pada hari ke dua pencarian oleh Tim SAR gabungan dari Basarnas, SatPolair, BPBD, TNI dengan di bantu warga setempat dan keluarga korban.
Koordinator SAR Ketapang, Ayub menginformasikan, bahwa jenazah korban ditemukan oleh tim tak jauh dari lokasi korban terakhir terlihat saat tenggelam.
"Alhamdulillah sudah ditemukan, namun kondisi korban sudah meninggal dunia. Korban tadi ditemukan sekitar pukul 15.20 WIB tak jauh dari lokasi korban tenggelam," ucap Ayub usai penemuan.
Ayub menuturkan, korban ditemukan pertama kali oleh warga sekitar yang ikut membantu mencari korban dengan menggunakan alat penangkap ikan, di mana secara kebetulan alat penangkap ikan itu menyangkut di celana korban, sehingga korban berhasil diangkat naik.
"Saat ditemukan kondisi korban masih utuh, lengkap masih menggunakan baju dan celana di badannya," ungkapnya.
Ayub menyebutkan kalau setelah dilakukan evakuasi oleh tim SAR gabungan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Lingkar Kota, Kelurahan Mulia Baru.
"Saat ini jenazah korban sudah di rumah duka. Kita doakan semoga amal ibadah almarhumah diterima di sisi Allah SWT," ujarnya.
Selain itu, Ayub juga mengimbau kepada warga Ketapang yang ingin melakukan kegiatan memancing untuk berhati-hati jika melakukan aktivitas di sungai.
"Upayakan jaga keselamatan dan tetap waspada jika beraktivitas di permukaan air, terkhusus pemancing harap menggunakan alat apung seperti life jacket agar tetap aman," imbau Ayub. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini