Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Kamis, 05 Februari 2026 |
KALBARONLINE.com — Bocah berusia 4 tahun bernama Kenza Alfaro diduga tenggelam di Sungai Sekayam, Dusun Jemongko, Desa Kuala Dua, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak, I Made Junetra menyampaikan, bahwa kini tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap Kenza. Operasi pencarian dimulai pada Rabu 4 Februari 2026.
Junetra menyebutkan, kronologi peristiwa bermula pada Selasa 3 Februari 2026 sekitar pukul 14.00 WIB, saat itu korban terlihat keluar rumah untuk bermain di sekitar Sungai Sekayam.
“Beberapa warga sempat melihat korban bermain di tepi sungai. Namun setelah itu korban tidak terlihat lagi dan tidak kembali ke rumah hingga akhirnya pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut. Korban diduga terjatuh ke sungai,” ujar Junetra.
Setelah menerima laporan, pihak keluarga bersama warga setempat langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya korban. Namun hingga tim SAR tiba, hasil pencarian masih nihil.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Pontianak mengerahkan personel dari Pos SAR Sintang menuju lokasi kejadian. Tim rescue bergerak menggunakan Rescue Car D-Max dan dilengkapi dengan satu set rubber boat untuk melakukan pencarian di aliran Sungai Sekayam.
“Tim SAR gabungan akan melakukan pencarian dengan menyisir area sungai dan berkoordinasi dengan unsur terkait serta masyarakat setempat,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung. Pihak SAR mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban. (Jau)
KALBARONLINE.com — Bocah berusia 4 tahun bernama Kenza Alfaro diduga tenggelam di Sungai Sekayam, Dusun Jemongko, Desa Kuala Dua, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak, I Made Junetra menyampaikan, bahwa kini tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap Kenza. Operasi pencarian dimulai pada Rabu 4 Februari 2026.
Junetra menyebutkan, kronologi peristiwa bermula pada Selasa 3 Februari 2026 sekitar pukul 14.00 WIB, saat itu korban terlihat keluar rumah untuk bermain di sekitar Sungai Sekayam.
“Beberapa warga sempat melihat korban bermain di tepi sungai. Namun setelah itu korban tidak terlihat lagi dan tidak kembali ke rumah hingga akhirnya pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut. Korban diduga terjatuh ke sungai,” ujar Junetra.
Setelah menerima laporan, pihak keluarga bersama warga setempat langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya korban. Namun hingga tim SAR tiba, hasil pencarian masih nihil.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Pontianak mengerahkan personel dari Pos SAR Sintang menuju lokasi kejadian. Tim rescue bergerak menggunakan Rescue Car D-Max dan dilengkapi dengan satu set rubber boat untuk melakukan pencarian di aliran Sungai Sekayam.
“Tim SAR gabungan akan melakukan pencarian dengan menyisir area sungai dan berkoordinasi dengan unsur terkait serta masyarakat setempat,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung. Pihak SAR mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini