Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Kamis, 05 Februari 2026 |
KALBARONLINE.com – Setelah dilakukan pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Kenza Alfaro yang dilaporkan tenggelam di Sungai Sekayam pada tanggal 3 Febuari 2026, Dusun Jemongko, Desa Kuala Dua, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau.
Korban ditemukan pada Kamis, 5 Februari 2026, dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak, I Made Junetra menyampaikan, bahwa korban berhasil ditemukan pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB. Korban ditemukan mengapung di atas permukaan air dengan jarak sekitar 240 meter ke arah hilir dari lokasi awal kejadian kecelakaan.
“Pada tanggal 5 Februari 2026 sore, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia, mengapung di atas permukaan air sekitar 240 meter ke arah hilir dari lokasi kejadian,” ujar Junetra.
Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan. Selanjutnya, jenazah korban dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Junetra juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua yang memiliki anak kecil, agar selalu meningkatkan pengawasan saat anak bermain, terutama di area yang berpotensi membahayakan seperti sungai.
“Kami mengimbau agar anak-anak selalu diawasi saat bermain, terutama di lokasi yang berisiko, guna mencegah kejadian yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai dan seluruh unsur tim SAR gabungan dikembalikan ke satuan masing-masing. (Jau)
KALBARONLINE.com – Setelah dilakukan pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Kenza Alfaro yang dilaporkan tenggelam di Sungai Sekayam pada tanggal 3 Febuari 2026, Dusun Jemongko, Desa Kuala Dua, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau.
Korban ditemukan pada Kamis, 5 Februari 2026, dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak, I Made Junetra menyampaikan, bahwa korban berhasil ditemukan pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB. Korban ditemukan mengapung di atas permukaan air dengan jarak sekitar 240 meter ke arah hilir dari lokasi awal kejadian kecelakaan.
“Pada tanggal 5 Februari 2026 sore, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia, mengapung di atas permukaan air sekitar 240 meter ke arah hilir dari lokasi kejadian,” ujar Junetra.
Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan. Selanjutnya, jenazah korban dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Junetra juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua yang memiliki anak kecil, agar selalu meningkatkan pengawasan saat anak bermain, terutama di area yang berpotensi membahayakan seperti sungai.
“Kami mengimbau agar anak-anak selalu diawasi saat bermain, terutama di lokasi yang berisiko, guna mencegah kejadian yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai dan seluruh unsur tim SAR gabungan dikembalikan ke satuan masing-masing. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini