Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Minggu, 04 Januari 2026 |
KALBARONLINE.com – Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap Syaparden (43), warga Dusun Lengkong, Desa Semadin Lengkong, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, yang diduga tenggelam di Sungai Melawi. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, menyampaikan bahwa pihaknya menerima informasi pada Minggu (4/1/2026) dari Kepala Desa Semadin Lengkong, Sumri. Laporan tersebut menyebutkan adanya seorang warga yang diduga tenggelam di Sungai Melawi, tepatnya di Dusun Lengkong.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, korban bernama Syaparden, laki-laki berusia 43 tahun, hingga kini belum ditemukan,” ujar I Made Junetra.
Ia menjelaskan, kronologi kejadian bermula pada Sabtu, 3 Januari 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. Seorang saksi yang hendak mencari durian menggunakan sampan melintasi Sungai Melawi menemukan sebuah perahu tanpa awak. Di dalam dan sekitar sampan tersebut ditemukan sandal, topi, serta ikan hasil tangkapan, namun tidak ada orang di atas perahu.
“Dari temuan tersebut, warga menduga korban terjatuh ke sungai. Informasi dari masyarakat setempat menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit ayan,” jelasnya.
Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh pihak keluarga bersama masyarakat sekitar sejak kejadian. Namun hingga Minggu pagi, korban belum berhasil ditemukan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kansar Pontianak langsung mengerahkan satu tim rescue dari Pos SAR Sintang menuju lokasi kejadian. Tim diberangkatkan menggunakan Rescue Car D-Max dengan membawa satu set rubber boat.
Adapun perlengkapan yang dibawa meliputi perlengkapan evakuasi, medis, navigasi, komunikasi, serta peralatan pendukung lainnya untuk melaksanakan operasi pencarian di Sungai Melawi.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian oleh Tim SAR gabungan masih terus berlangsung. (Red)
KALBARONLINE.com – Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap Syaparden (43), warga Dusun Lengkong, Desa Semadin Lengkong, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, yang diduga tenggelam di Sungai Melawi. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, menyampaikan bahwa pihaknya menerima informasi pada Minggu (4/1/2026) dari Kepala Desa Semadin Lengkong, Sumri. Laporan tersebut menyebutkan adanya seorang warga yang diduga tenggelam di Sungai Melawi, tepatnya di Dusun Lengkong.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, korban bernama Syaparden, laki-laki berusia 43 tahun, hingga kini belum ditemukan,” ujar I Made Junetra.
Ia menjelaskan, kronologi kejadian bermula pada Sabtu, 3 Januari 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. Seorang saksi yang hendak mencari durian menggunakan sampan melintasi Sungai Melawi menemukan sebuah perahu tanpa awak. Di dalam dan sekitar sampan tersebut ditemukan sandal, topi, serta ikan hasil tangkapan, namun tidak ada orang di atas perahu.
“Dari temuan tersebut, warga menduga korban terjatuh ke sungai. Informasi dari masyarakat setempat menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit ayan,” jelasnya.
Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh pihak keluarga bersama masyarakat sekitar sejak kejadian. Namun hingga Minggu pagi, korban belum berhasil ditemukan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kansar Pontianak langsung mengerahkan satu tim rescue dari Pos SAR Sintang menuju lokasi kejadian. Tim diberangkatkan menggunakan Rescue Car D-Max dengan membawa satu set rubber boat.
Adapun perlengkapan yang dibawa meliputi perlengkapan evakuasi, medis, navigasi, komunikasi, serta peralatan pendukung lainnya untuk melaksanakan operasi pencarian di Sungai Melawi.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian oleh Tim SAR gabungan masih terus berlangsung. (Red)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini