Pontianak    

Gubernur Ria Norsan Tegaskan Penguatan Infrastruktur, Aksesibilitas Wisata dan Digitalisasi Promosi Budaya di Kalbar

Oleh : adminkalbaronline
Minggu, 02 November 2025
Gubernur Ria Norsan Tegaskan Penguatan Infrastruktur, Aksesibilitas Wisata dan Digitalisasi Promosi Budaya di Kalbar
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalbar dalam memperkuat infrastruktur dan aksesibilitas wisata, termasuk revitalisasi kawasan keraton.

Ia turut mendorong digitalisasi promosi budaya, memberdayakan pelaku UMKM dan komunitas adat, serta mengintegrasikan festival budaya ke dalam kalender pariwisata provinsi.

Penegasan ini disampaikan Gubernur Ria Norsan saat membuka Festival Budaya Keraton Pakunegara Tayan, Mande’ Bedel Keraja’ dan Perang Ketupat, bersama Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, pada Rabu (29/10/2025) di halaman Keraton Pakunegara Tayan, Sanggau.

Acara yang digelar di tepian Sungai Kapuas ini menjadi forum komitmen antara pemprov dan pemkab dalam melestarikan budaya sebagai fondasi pembangunan. Acara ini dihadiri oleh ribuan masyarakat Tayan dan sekitarnya dengan penuh suka cita.

Gubernur Kalimantan Barat dalam sambutannya menegaskan, bahwa pelestarian budaya adalah fondasi pembangunan yang bermartabat, beriman dan berkarakter.

"Adat dijaga, marwah pun tegas, Festival digelar, budaya menawan," ujarnya, menggarisbawahi semangat kebersamaan yang disaksikan dalam kemeriahan pembukaan.

Dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga dan menjunjung tinggi adat budaya.

"Mari kita jaga dan junjung tinggi adat budaya kita, karena hidup tanpa budaya ibarat sayur tanpa garam,” pesannya.

Gubernur menegaskan, bahwa Kecamatan Tayan, dengan tradisi Mande' Bedel Keraja' dan Perang Ketupat, ditetapkan sebagai simpul strategis dalam koridor budaya Kalimantan Barat.

Untuk itu, Pemprov Kalbar mengajak Pemkab Sanggau untuk berkomitmen pada empat hal utama yakni, penguatan infrastruktur dan aksesibilitas wisata, termasuk revitalisasi kawasan keraton, mendorong digitalisasi promosi budaya, memberdayakan pelaku UMKM dan komunitas adat, serta mengintegrasikan festival budaya ke dalam Kalender Pariwisata Provinsi.

Gubernur juga menyinggung kemajuan infrastruktur di Bumi Daranante ini, termasuk penyelesaian Jalan Provinsi Ruas Bodok - Meliau, dan berharap kolaborasi antara Pemprov Kalbar dan Pemkab Sanggau terus berjalan dengan baik.

Kegiatan Festival Budaya Keraton Pakunegara Tayan tahun 2025 turut dihadiri Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat, Anggota Forkopimda Kabupaten Sanggau, Ketua Majelis Kerajaan Kalimantan Barat, Yang Mulia Gusti Arman Raja Sanggau beserta Permaisuri, Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara, beberapa se-Kalimantan Barat, Ketua Majelis Adat Budaya Melayu Kabupaten Sanggau dan tamu undangan lainnya. (Red)

Artikel Selanjutnya
Akhmad Munir Hadiri Maulid Nabi di Banda Aceh: Wartawan Harus Teladani Rasulullah Sampaikan Kebenaran
Sabtu, 01 November 2025
Artikel Sebelumnya
Raja Tayan Apresiasi Pemprov Kalbar Atas Dukungan Revitalisasi Keraton
Sabtu, 01 November 2025

Berita terkait