Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : adminkalbaronline |
| Minggu, 02 November 2025 |
KALBARONLINE.com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalbar dalam memperkuat infrastruktur dan aksesibilitas wisata, termasuk revitalisasi kawasan keraton.
Ia turut mendorong digitalisasi promosi budaya, memberdayakan pelaku UMKM dan komunitas adat, serta mengintegrasikan festival budaya ke dalam kalender pariwisata provinsi.
Penegasan ini disampaikan Gubernur Ria Norsan saat membuka Festival Budaya Keraton Pakunegara Tayan, Mande’ Bedel Keraja’ dan Perang Ketupat, bersama Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, pada Rabu (29/10/2025) di halaman Keraton Pakunegara Tayan, Sanggau.
Acara yang digelar di tepian Sungai Kapuas ini menjadi forum komitmen antara pemprov dan pemkab dalam melestarikan budaya sebagai fondasi pembangunan. Acara ini dihadiri oleh ribuan masyarakat Tayan dan sekitarnya dengan penuh suka cita.
Gubernur Kalimantan Barat dalam sambutannya menegaskan, bahwa pelestarian budaya adalah fondasi pembangunan yang bermartabat, beriman dan berkarakter.
"Adat dijaga, marwah pun tegas, Festival digelar, budaya menawan," ujarnya, menggarisbawahi semangat kebersamaan yang disaksikan dalam kemeriahan pembukaan.
Dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga dan menjunjung tinggi adat budaya.
"Mari kita jaga dan junjung tinggi adat budaya kita, karena hidup tanpa budaya ibarat sayur tanpa garam,” pesannya.
Gubernur menegaskan, bahwa Kecamatan Tayan, dengan tradisi Mande' Bedel Keraja' dan Perang Ketupat, ditetapkan sebagai simpul strategis dalam koridor budaya Kalimantan Barat.
Untuk itu, Pemprov Kalbar mengajak Pemkab Sanggau untuk berkomitmen pada empat hal utama yakni, penguatan infrastruktur dan aksesibilitas wisata, termasuk revitalisasi kawasan keraton, mendorong digitalisasi promosi budaya, memberdayakan pelaku UMKM dan komunitas adat, serta mengintegrasikan festival budaya ke dalam Kalender Pariwisata Provinsi.
Gubernur juga menyinggung kemajuan infrastruktur di Bumi Daranante ini, termasuk penyelesaian Jalan Provinsi Ruas Bodok - Meliau, dan berharap kolaborasi antara Pemprov Kalbar dan Pemkab Sanggau terus berjalan dengan baik.
Kegiatan Festival Budaya Keraton Pakunegara Tayan tahun 2025 turut dihadiri Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat, Anggota Forkopimda Kabupaten Sanggau, Ketua Majelis Kerajaan Kalimantan Barat, Yang Mulia Gusti Arman Raja Sanggau beserta Permaisuri, Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara, beberapa se-Kalimantan Barat, Ketua Majelis Adat Budaya Melayu Kabupaten Sanggau dan tamu undangan lainnya. (Red)
KALBARONLINE.com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalbar dalam memperkuat infrastruktur dan aksesibilitas wisata, termasuk revitalisasi kawasan keraton.
Ia turut mendorong digitalisasi promosi budaya, memberdayakan pelaku UMKM dan komunitas adat, serta mengintegrasikan festival budaya ke dalam kalender pariwisata provinsi.
Penegasan ini disampaikan Gubernur Ria Norsan saat membuka Festival Budaya Keraton Pakunegara Tayan, Mande’ Bedel Keraja’ dan Perang Ketupat, bersama Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, pada Rabu (29/10/2025) di halaman Keraton Pakunegara Tayan, Sanggau.
Acara yang digelar di tepian Sungai Kapuas ini menjadi forum komitmen antara pemprov dan pemkab dalam melestarikan budaya sebagai fondasi pembangunan. Acara ini dihadiri oleh ribuan masyarakat Tayan dan sekitarnya dengan penuh suka cita.
Gubernur Kalimantan Barat dalam sambutannya menegaskan, bahwa pelestarian budaya adalah fondasi pembangunan yang bermartabat, beriman dan berkarakter.
"Adat dijaga, marwah pun tegas, Festival digelar, budaya menawan," ujarnya, menggarisbawahi semangat kebersamaan yang disaksikan dalam kemeriahan pembukaan.
Dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga dan menjunjung tinggi adat budaya.
"Mari kita jaga dan junjung tinggi adat budaya kita, karena hidup tanpa budaya ibarat sayur tanpa garam,” pesannya.
Gubernur menegaskan, bahwa Kecamatan Tayan, dengan tradisi Mande' Bedel Keraja' dan Perang Ketupat, ditetapkan sebagai simpul strategis dalam koridor budaya Kalimantan Barat.
Untuk itu, Pemprov Kalbar mengajak Pemkab Sanggau untuk berkomitmen pada empat hal utama yakni, penguatan infrastruktur dan aksesibilitas wisata, termasuk revitalisasi kawasan keraton, mendorong digitalisasi promosi budaya, memberdayakan pelaku UMKM dan komunitas adat, serta mengintegrasikan festival budaya ke dalam Kalender Pariwisata Provinsi.
Gubernur juga menyinggung kemajuan infrastruktur di Bumi Daranante ini, termasuk penyelesaian Jalan Provinsi Ruas Bodok - Meliau, dan berharap kolaborasi antara Pemprov Kalbar dan Pemkab Sanggau terus berjalan dengan baik.
Kegiatan Festival Budaya Keraton Pakunegara Tayan tahun 2025 turut dihadiri Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat, Anggota Forkopimda Kabupaten Sanggau, Ketua Majelis Kerajaan Kalimantan Barat, Yang Mulia Gusti Arman Raja Sanggau beserta Permaisuri, Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara, beberapa se-Kalimantan Barat, Ketua Majelis Adat Budaya Melayu Kabupaten Sanggau dan tamu undangan lainnya. (Red)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini