Pontianak    

Ekonomi Kalbar Tumbuh 5,31 Persen hingga Akhir 2025, Stabil di Tengah Dinamika Global

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Jumat, 02 Januari 2026
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar


KALBARONLINE.com – Perekonomian Kalimantan Barat (Kalbar) tetap menunjukkan kinerja yang solid hingga penghujung 2025. Di tengah dinamika ekonomi global, pertumbuhan ekonomi Kalbar tercatat sebesar 5,31 persen (year on year) hingga November 2025. Kinerja ini ditopang konsumsi masyarakat, sektor-sektor unggulan, serta optimalnya peran APBN di daerah.

Capaian tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers APBN Kalbar Edisi Desember 2025 yang digelar Kementerian Keuangan Kalimantan Barat, Selasa (30/12/2025).

Struktur ekonomi Kalbar masih didominasi sektor pertanian dengan kontribusi 21,50 persen, disusul industri pengolahan sebesar 16,02 persen dan perdagangan 13,89 persen. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tercatat mencapai Rp82,69 triliun.

Dari sisi sosial ekonomi, kondisi masyarakat relatif stabil. Tingkat Pengangguran Terbuka berada di angka 4,82 persen, Gini Rasio tercatat 0,316, dan garis kemiskinan berada pada level Rp622.882. Inflasi juga terkendali di angka 2,04 persen (yoy), dengan komoditas makanan, minuman, dan tembakau masih menjadi penyumbang utama.

Sementara itu, Nilai Tukar Petani (NTP) Kalimantan Barat mencapai 170,66 atau tertinggi keempat secara nasional. Angka ini menjadi indikator bahwa kesejahteraan petani di Kalbar relatif terjaga sepanjang 2025.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kalbar, Rahmat Mulyono menegaskan bahwa APBN memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi masyarakat.

“Kebijakan fiskal diarahkan untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan memastikan pembangunan berjalan optimal,” ujarnya.

Dari sisi fiskal, realisasi pendapatan negara hingga 30 November 2025 mencapai Rp11,08 triliun atau 89,31 persen dari target. Sementara realisasi belanja negara tercatat Rp26,64 triliun atau 85,99 persen, dengan fokus pada peningkatan layanan publik, kualitas sumber daya manusia, serta pembangunan infrastruktur.

Secara keseluruhan, kinerja APBN Kalimantan Barat hingga akhir 2025 menunjukkan pengelolaan fiskal yang sehat dan mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Ukur Stratifikasi Risiko, Kunci Aman Berpuasa bagi Penderita Diabetes
Jumat, 02 Januari 2026
Artikel Sebelumnya
Cicipi Manis dan Legit Es Campur Durian Jemongko di Pontianak, Harga Mulai Rp18 Ribu
Jumat, 02 Januari 2026

Berita terkait