Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Jumat, 09 Januari 2026 |
KALBARONLINE.com – Seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun bernama Rama ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam di Parit Tanjung Raya 1, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Rabu (08/01/2026).
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, mengatakan pihaknya menerima informasi dari Saragih, anggota BPBD Kota Pontianak, sekitar pukul 16.30 WIB. Laporan tersebut menyebut adanya kondisi membahayakan manusia, di mana seorang anak diduga tenggelam saat mandi di parit tersebut.
“Korban diketahui sedang mandi dan berenang di Parit Tanjung Raya 1. Ada saksi mata yang melihat korban berada di parit. Namun hingga sore hari korban tidak kembali pulang ke rumah,” ujar Junetra.
Sebelum laporan diterima Kantor SAR Pontianak, masyarakat setempat bersama pihak keluarga sempat melakukan pencarian visual di sekitar lokasi kejadian. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Kantor SAR Pontianak langsung bergerak menuju lokasi kejadian dengan membawa satu unit Rescue Car D-Max, satu unit Rescue Trail, serta satu set Rubber Boat untuk melakukan pencarian.
Sekitar pukul 17.30 WIB, tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah ditemukan berjarak kurang lebih 10 meter ke arah timur dari lokasi awal korban diduga tenggelam.
Korban kemudian dievakuasi dan dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Yarsi Kota Pontianak untuk dilakukan visum. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Atas kejadian tersebut, I Made Junetra menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap aktivitas anak-anak di area berisiko seperti parit dan saluran air. (Lid)
KALBARONLINE.com – Seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun bernama Rama ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam di Parit Tanjung Raya 1, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Rabu (08/01/2026).
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, mengatakan pihaknya menerima informasi dari Saragih, anggota BPBD Kota Pontianak, sekitar pukul 16.30 WIB. Laporan tersebut menyebut adanya kondisi membahayakan manusia, di mana seorang anak diduga tenggelam saat mandi di parit tersebut.
“Korban diketahui sedang mandi dan berenang di Parit Tanjung Raya 1. Ada saksi mata yang melihat korban berada di parit. Namun hingga sore hari korban tidak kembali pulang ke rumah,” ujar Junetra.
Sebelum laporan diterima Kantor SAR Pontianak, masyarakat setempat bersama pihak keluarga sempat melakukan pencarian visual di sekitar lokasi kejadian. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Kantor SAR Pontianak langsung bergerak menuju lokasi kejadian dengan membawa satu unit Rescue Car D-Max, satu unit Rescue Trail, serta satu set Rubber Boat untuk melakukan pencarian.
Sekitar pukul 17.30 WIB, tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah ditemukan berjarak kurang lebih 10 meter ke arah timur dari lokasi awal korban diduga tenggelam.
Korban kemudian dievakuasi dan dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Yarsi Kota Pontianak untuk dilakukan visum. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Atas kejadian tersebut, I Made Junetra menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap aktivitas anak-anak di area berisiko seperti parit dan saluran air. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini