Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Kamis, 05 Februari 2026 |
KALBARONLINE.com - Di tepi pesisir Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, berdiri sebuah vihara yang tak hanya menjadi tempat ibadah, tapi juga tujuan wisata religi yang selalu ramai dikunjungi, terutama menjelang perayaan Imlek. Namanya Vihara Tri Dharma Hian Tian Siang Tie.
Vihara ini menjadi tempat ibadah bagi tiga ajaran sekaligus yakni Buddha, Tao, dan Konghucu. Kehadiran tiga ajaran tersebut mencerminkan harmoni dan kerukunan yang telah lama tumbuh di tengah masyarakat Sungai Kakap.
Saat perayaan Tahun Baru Imlek, Vihara ini selalu menghadrikan dekorasi-dekorasi menarik dan unik. Seperti tahun ini kembali menghadirkan dua buah lampion raksasa setinggi 4 meter 60 sentimeter dengan diameter 78 sentimeter.
Kabid Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Disporapar Kalbar, Rita Hastarita, saat melakukan kunjungan ke vihara tersebut mengatakan, bahwa Vihara Tri Dharma Sungai Kakap memiliki potensi besar sebagai objek wisata budaya dan religi di Kabupaten Kubu Raya.
“Vihara ini unik karena memadukan tiga ajaran sekaligus, yaitu Buddha, Taoisme, dan Konghucu,” ujar Rita.
Menurutnya, menjelang Imlek, pihak pengelola vihara telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut ribuan pengunjung yang diperkirakan akan datang.
“Tadi kita lihat sudah ada banyak persiapan, mulai dari pemasangan lampion besar berdiameter sekitar 7,6 meter, ribuan dupa yang disiapkan, hingga penambahan dekorasi dan aksesoris Imlek. Setiap tahun, pengunjung yang datang ke sini jumlahnya cukup banyak,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Vihara Tri Dharma Sungai Kakap, Agus Vedi mengatakan, proses persiapan dan dekorasi vihara telah dimulai sejak dua minggu lalu dan hingga kini masih terus berlangsung.
“Sekitar 50 sampai 60 persen sudah terpasang, dan dekorasi akan terus dilanjutkan sampai mendekati hari perayaan,” pungkasnya.
Menariknya, selain menghadirkan dua lampion raksasa, kata Agus, tahun ini Vihara Tri Dharma Sungai Kakap juga akan menggelar prosesi pembukaan mata naga untuk pertama kalinya. Naga itu akan menjalani ritual pembukaan mata pada 1 Maret mendatang di vihara tersebut.
“Ini pertama kali ada naga lokal di sini. Ukurannya cukup besar dan akan dilakukan prosesi buka mata naga di vihara ini,” kata Agus. (Lid)
KALBARONLINE.com - Di tepi pesisir Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, berdiri sebuah vihara yang tak hanya menjadi tempat ibadah, tapi juga tujuan wisata religi yang selalu ramai dikunjungi, terutama menjelang perayaan Imlek. Namanya Vihara Tri Dharma Hian Tian Siang Tie.
Vihara ini menjadi tempat ibadah bagi tiga ajaran sekaligus yakni Buddha, Tao, dan Konghucu. Kehadiran tiga ajaran tersebut mencerminkan harmoni dan kerukunan yang telah lama tumbuh di tengah masyarakat Sungai Kakap.
Saat perayaan Tahun Baru Imlek, Vihara ini selalu menghadrikan dekorasi-dekorasi menarik dan unik. Seperti tahun ini kembali menghadirkan dua buah lampion raksasa setinggi 4 meter 60 sentimeter dengan diameter 78 sentimeter.
Kabid Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Disporapar Kalbar, Rita Hastarita, saat melakukan kunjungan ke vihara tersebut mengatakan, bahwa Vihara Tri Dharma Sungai Kakap memiliki potensi besar sebagai objek wisata budaya dan religi di Kabupaten Kubu Raya.
“Vihara ini unik karena memadukan tiga ajaran sekaligus, yaitu Buddha, Taoisme, dan Konghucu,” ujar Rita.
Menurutnya, menjelang Imlek, pihak pengelola vihara telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut ribuan pengunjung yang diperkirakan akan datang.
“Tadi kita lihat sudah ada banyak persiapan, mulai dari pemasangan lampion besar berdiameter sekitar 7,6 meter, ribuan dupa yang disiapkan, hingga penambahan dekorasi dan aksesoris Imlek. Setiap tahun, pengunjung yang datang ke sini jumlahnya cukup banyak,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Vihara Tri Dharma Sungai Kakap, Agus Vedi mengatakan, proses persiapan dan dekorasi vihara telah dimulai sejak dua minggu lalu dan hingga kini masih terus berlangsung.
“Sekitar 50 sampai 60 persen sudah terpasang, dan dekorasi akan terus dilanjutkan sampai mendekati hari perayaan,” pungkasnya.
Menariknya, selain menghadirkan dua lampion raksasa, kata Agus, tahun ini Vihara Tri Dharma Sungai Kakap juga akan menggelar prosesi pembukaan mata naga untuk pertama kalinya. Naga itu akan menjalani ritual pembukaan mata pada 1 Maret mendatang di vihara tersebut.
“Ini pertama kali ada naga lokal di sini. Ukurannya cukup besar dan akan dilakukan prosesi buka mata naga di vihara ini,” kata Agus. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini