Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Senin, 09 Februari 2026 |
KALBARONLINE.com - Toko Rakyat Serba Ada Abdussalam (Torasera Abdussalam) yang berlokasi di Jalan Poros Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, resmi dibuka pada Senin (09/02/2026).
Torasera Abdussalam itu diresmikan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM RI, Ferry Juliantono, didampingi Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan dan Bupati Kubu Raya, Sujiwo, serta dihadiri sejumlah koperasi dan pimpinan pondok pesantren.
Menteri Ferry Juliantono mengapresiasi kehadiran Torasera Abdussalam yang dinilai sebagai model pertama pusat distribusi dan grosir rakyat yang terintegrasi dengan koperasi desa.
Menurutnya, Torasera ini akan berperan sebagai jembatan untuk mendukung operasional Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Kubu Raya.
“Torasera Abdussalam ini menjadi contoh pertama toko rakyat serba ada yang akan berfungsi sebagai pusat distribusi dan grosir, khususnya untuk kebutuhan pokok masyarakat. Mulai dari sembako, LPG subsidi 3 kilogram, minyak goreng, hingga kebutuhan harian lainnya,” ujar Ferry.
Ia menjelaskan, Torasera Abdussalam ini diproyeksikan mampu menjangkau sekitar 100 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang ada di Kabupaten Kubu Raya. Ke depan, model bisnis Tosera ini akan disusun secara matang melalui feasibility study agar dapat direplikasi di berbagai kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
“Ini sejalan dengan arahan Presiden. Setelah koperasi desa dibangun secara fisik, harus siap operasional. Salah satu kunci kesiapan itu adalah adanya pusat distribusi seperti Torasera ini,” jelasnya.
Ferry juga menyoroti profesionalisme pengelolaan Torasera Abdussalam, mulai dari kesiapan sumber daya manusia hingga penerapan sistem digitalisasi. Seluruh item dan sub-item barang tercatat dalam sistem, sehingga dapat dipantau melalui dashboard kasir maupun operasional.
“Kami dari Kementerian Koperasi juga bisa ikut mengontrol. Operasionalisasi adalah tahap yang sangat penting,” tegasnya.
Selain menjadi pusat distribusi, Torasera Abdussalam juga dirancang sebagai etalase produk lokal dan hasil produksi masyarakat. Sejumlah produk seperti roti, garam, air minum, dan komoditas lainnya sudah mulai dipasarkan.
Ferry berharap, Torasera Abdussalam mampu menjadi solusi pemasaran bagi pelaku UMKM lokal sekaligus membuka lapangan pekerjaan, khususnya bagi generasi Z dan milenial.
“Jangan takut berproduksi. Produk masyarakat sudah siap dijual di tosera maupun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Koperasi bisa menjadi pilihan masa depan bagi anak-anak muda,” pungkasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com - Toko Rakyat Serba Ada Abdussalam (Torasera Abdussalam) yang berlokasi di Jalan Poros Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, resmi dibuka pada Senin (09/02/2026).
Torasera Abdussalam itu diresmikan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM RI, Ferry Juliantono, didampingi Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan dan Bupati Kubu Raya, Sujiwo, serta dihadiri sejumlah koperasi dan pimpinan pondok pesantren.
Menteri Ferry Juliantono mengapresiasi kehadiran Torasera Abdussalam yang dinilai sebagai model pertama pusat distribusi dan grosir rakyat yang terintegrasi dengan koperasi desa.
Menurutnya, Torasera ini akan berperan sebagai jembatan untuk mendukung operasional Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Kubu Raya.
“Torasera Abdussalam ini menjadi contoh pertama toko rakyat serba ada yang akan berfungsi sebagai pusat distribusi dan grosir, khususnya untuk kebutuhan pokok masyarakat. Mulai dari sembako, LPG subsidi 3 kilogram, minyak goreng, hingga kebutuhan harian lainnya,” ujar Ferry.
Ia menjelaskan, Torasera Abdussalam ini diproyeksikan mampu menjangkau sekitar 100 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang ada di Kabupaten Kubu Raya. Ke depan, model bisnis Tosera ini akan disusun secara matang melalui feasibility study agar dapat direplikasi di berbagai kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
“Ini sejalan dengan arahan Presiden. Setelah koperasi desa dibangun secara fisik, harus siap operasional. Salah satu kunci kesiapan itu adalah adanya pusat distribusi seperti Torasera ini,” jelasnya.
Ferry juga menyoroti profesionalisme pengelolaan Torasera Abdussalam, mulai dari kesiapan sumber daya manusia hingga penerapan sistem digitalisasi. Seluruh item dan sub-item barang tercatat dalam sistem, sehingga dapat dipantau melalui dashboard kasir maupun operasional.
“Kami dari Kementerian Koperasi juga bisa ikut mengontrol. Operasionalisasi adalah tahap yang sangat penting,” tegasnya.
Selain menjadi pusat distribusi, Torasera Abdussalam juga dirancang sebagai etalase produk lokal dan hasil produksi masyarakat. Sejumlah produk seperti roti, garam, air minum, dan komoditas lainnya sudah mulai dipasarkan.
Ferry berharap, Torasera Abdussalam mampu menjadi solusi pemasaran bagi pelaku UMKM lokal sekaligus membuka lapangan pekerjaan, khususnya bagi generasi Z dan milenial.
“Jangan takut berproduksi. Produk masyarakat sudah siap dijual di tosera maupun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Koperasi bisa menjadi pilihan masa depan bagi anak-anak muda,” pungkasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini