Mempawah    

Anggaran Rp 15 Miliar Rumdis Bupati Mempawah Kembali Digugat, Muslim: Jangan Uji Kesabaran Rakyat!

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Kamis, 19 Februari 2026
Anggaran Rp 15 Miliar Rumdis Bupati Mempawah Kembali Digugat, Muslim: Jangan Uji Kesabaran Rakyat!
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Kamis 19 Febuari 2025, rencana pembangunan Rumah Dinas Bupati Mempawah dengan anggaran fantastis Rp 15 miliar kembali tersebar luas di media sosial. Hal ini pun memicu gelombang kemarahan publik.

Paket tersebut dijadwalkan memasuki tahap tender pada Februari 2026, dan informasi itu kini menjadi bahan perbincangan panas di tengah masyarakat.

‎‎Koordinator Aksi Aliansi Mahasiswa Pemuda Masyarakat Bersatu, Muslim, secara tegas menyebut Bupati Mempawah tidak konsisten, dan diduga mengingkari pernyataannya sendiri di hadapan massa aksi beberapa waktu lalu.

IMG-20260219-WA0020
null

"‎Jangan pernah anggap rakyat Mempawah lupa. Saat aksi berlangsung, sudah jelas disampaikan bahwa pembangunan rumah dinas ini tidak akan dilanjutkan dan akan dibahas kembali bersama tim pemkab. Sampai hari ini, tidak ada transparansi, tidak ada penjelasan resmi, dan tiba-tiba muncul dalam daftar tender. Ini mencederai kepercayaan publik,” tegas Muslim.

‎‎Menurutnya, langkah ini menunjukkan bahwa Bupati Mempawah tidak serius mendengar suara rakyat. ‎Di saat masyarakat masih menghadapi persoalan ekonomi, infrastruktur rusak, kebakaran hutan yang baru terjadi sErta pelayanan publik yang belum maksimal, justru anggaran Rp 15 miliar diprioritaskan untuk rumah dinas.

‎“Ini bukan soal bangunan. Ini soal hati nurani dan keberpihakan. Ketika rakyat masih berjuang, bupati malah bicara kenyamanan jabatan. Jangan sampai rakyat menilai kepemimpinan hari ini hanya sibuk membangun fasilitas untuk diri sendiri,” gugah Muslim.

IMG_20260219_200917
null

‎Dirinya pun menegaskan, jika proses tender ini tetap dilanjutkan tanpa penjelasan terbuka kepada masyarakat, maka aliansi mahasiswa akan menggelar aksi besar-besaran.

‎“Kalau ini tetap dipaksakan, kami pastikan Mempawah tidak akan diam. Kami akan turun dengan kekuatan lebih besar. Ini peringatan keras untuk bupati. Jangan uji kesabaran rakyat,” tegasnya lagi.

Terakhir, ‎ia juga mendesak Bupati Mempawah untuk segera menyampaikan klarifikasi resmi kepada publik dan menghentikan proses yang dinilai melukai rasa keadilan masyarakat. (FikA/*)

Artikel Selanjutnya
Pastikan Distribusi BBM Lancar, Polsek Putussibau Selatan Monitor SPBU PT Putra Kedamin Jaya
Kamis, 19 Februari 2026
Artikel Sebelumnya
Gagal Keluar Negeri, Liu Xiaodong Terdakwa Kasus Tambang Emas di Ketapang Jalani Sidang Perdana
Kamis, 19 Februari 2026

Berita terkait