Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Minggu, 01 Maret 2026 |
KALBARONLINE.com - Suasana sakral sekaligus meriah terasa sejak pagi hari di halaman Kelenteng Kwan Tie Bio, Kota Pontianak. Warga sudah memadati kawasan Jalan Diponegoro sejak pukul 06.00 WIB untuk menyaksikan ritual tradisi buka mata naga yang menjadi pembuka rangkaian perayaan Cap Go Meh tahun 2026.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, mulai dari warga lokal hingga pengunjung yang datang khusus untuk menyaksikan prosesi tersebut.
Sebanyak 49 replika naga ikut ambil bagian dalam rangkaian parade di sepanjang Jalan Diponegoro. Ukurannya pun beragam, mulai dari naga terpendek sepanjang 20 meter hingga naga terpanjang yang mencapai 118 meter.
Dari puluhan naga tersebut, tiga replika naga menjalani ritual buka mata di kelenteng. Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, prosesi ini dilakukan sebagai bentuk permohonan izin kepada leluhur agar pertunjukan yang digelar mendapat berkah, membawa keberuntungan, serta mengusir energi negatif.
Tak hanya menyaksikan, banyak warga juga ikut berpartisipasi secara langsung. Mereka terlihat berebut mengambil bagian jenggot naga hingga berjalan melewati bawah tubuh replika naga. Tradisi ini dipercaya dapat membawa hoki atau keberuntungan bagi siapa saja yang melakukannya.
Setelah menjalani ritual sakral tersebut, puluhan naga kini siap tampil memukau dalam Festival Naga Bersinar Cap Go Meh 2026 yang akan digelar pada 3 Maret mendatang di sepanjang Jalan Gajah Mada.
Festival tahunan ini dijadwalkan berlangsung usai pelaksanaan salat tarawih, mulai pukul 21.00 WIB hingga sekitar pukul 02.00 dini hari, sebelum waktu sahur tiba.
Tak heran jika acara ini selalu menjadi momen yang paling ditunggu masyarakat setiap tahunnya. Ribuan warga diperkirakan kembali memadati kawasan Jalan Gajah Mada untuk menikmati pertunjukan naga bersinar yang menjadi salah satu ikon perayaan Cap Go Meh di Pontianak. (Lid)
KALBARONLINE.com - Suasana sakral sekaligus meriah terasa sejak pagi hari di halaman Kelenteng Kwan Tie Bio, Kota Pontianak. Warga sudah memadati kawasan Jalan Diponegoro sejak pukul 06.00 WIB untuk menyaksikan ritual tradisi buka mata naga yang menjadi pembuka rangkaian perayaan Cap Go Meh tahun 2026.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, mulai dari warga lokal hingga pengunjung yang datang khusus untuk menyaksikan prosesi tersebut.
Sebanyak 49 replika naga ikut ambil bagian dalam rangkaian parade di sepanjang Jalan Diponegoro. Ukurannya pun beragam, mulai dari naga terpendek sepanjang 20 meter hingga naga terpanjang yang mencapai 118 meter.
Dari puluhan naga tersebut, tiga replika naga menjalani ritual buka mata di kelenteng. Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, prosesi ini dilakukan sebagai bentuk permohonan izin kepada leluhur agar pertunjukan yang digelar mendapat berkah, membawa keberuntungan, serta mengusir energi negatif.
Tak hanya menyaksikan, banyak warga juga ikut berpartisipasi secara langsung. Mereka terlihat berebut mengambil bagian jenggot naga hingga berjalan melewati bawah tubuh replika naga. Tradisi ini dipercaya dapat membawa hoki atau keberuntungan bagi siapa saja yang melakukannya.
Setelah menjalani ritual sakral tersebut, puluhan naga kini siap tampil memukau dalam Festival Naga Bersinar Cap Go Meh 2026 yang akan digelar pada 3 Maret mendatang di sepanjang Jalan Gajah Mada.
Festival tahunan ini dijadwalkan berlangsung usai pelaksanaan salat tarawih, mulai pukul 21.00 WIB hingga sekitar pukul 02.00 dini hari, sebelum waktu sahur tiba.
Tak heran jika acara ini selalu menjadi momen yang paling ditunggu masyarakat setiap tahunnya. Ribuan warga diperkirakan kembali memadati kawasan Jalan Gajah Mada untuk menikmati pertunjukan naga bersinar yang menjadi salah satu ikon perayaan Cap Go Meh di Pontianak. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini