Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Minggu, 01 Maret 2026 |
KALBARONLINE.com - Antusias warga menyaksikan ritual Naga Buka Mata di Klenteng Kwan Tie Bio, Jalan Diponegoro, Minggu (01/03/2026), tak cukup hanya dengan mengabadikan gambar dengan kamera ponsel dari jarak dekat. Sejumlah warga, bahkan rela berdesak-desakan berebut "jenggot" naga.
Jenggot berbahan benang wol berwarna merah tersebut diperebutkan karena dipercaya bisa mendatangkan rezeki dan kesehatan yang berlimpah dan perlindungan sepanjang tahun.
Bahkan, beberapa orang sengaja menyimpan helai jenggot naga yang didapat dan meletakkannya di dompet, rumah, atau tempat usaha sebagai jimat keberuntungan.
Tradisi ini sudah ada sejak lama, dan setiap perayaan Cap Go Meh, banyak orang rela berdesakan demi bisa menyentuh naga yang meliuk-liuk di tengah keramaian.
Ketua Panitia Cap Go Meh Pontianak, Hendry Pangestu Lim mengatakan, rebutan jenggot naga dalam perayaan Cap Go Meh bukan hanya tradisi tetapi juga memiliki makna mendalam bagi masyarakat.
“Itu udah biasa jenggot naga itu, setiap tahun masyarakat ingin mendapatkan baroka ya. Baroka jenggot naga ada sisi positifnya, mungkin ada keberkahan, keselamatan,” ungkapnya disela acara pembukaan ritual buka mata naga.
Kepercayaan bahwa jenggot naga membawa keberuntungan dan perlindungan masih kuat hingga kini, menjadikan perayaan ini lebih dari sekadar tontonan budaya tetapi juga bagian dari spiritualitas dan harapan untuk tahun yang lebih baik. (Lid)
KALBARONLINE.com - Antusias warga menyaksikan ritual Naga Buka Mata di Klenteng Kwan Tie Bio, Jalan Diponegoro, Minggu (01/03/2026), tak cukup hanya dengan mengabadikan gambar dengan kamera ponsel dari jarak dekat. Sejumlah warga, bahkan rela berdesak-desakan berebut "jenggot" naga.
Jenggot berbahan benang wol berwarna merah tersebut diperebutkan karena dipercaya bisa mendatangkan rezeki dan kesehatan yang berlimpah dan perlindungan sepanjang tahun.
Bahkan, beberapa orang sengaja menyimpan helai jenggot naga yang didapat dan meletakkannya di dompet, rumah, atau tempat usaha sebagai jimat keberuntungan.
Tradisi ini sudah ada sejak lama, dan setiap perayaan Cap Go Meh, banyak orang rela berdesakan demi bisa menyentuh naga yang meliuk-liuk di tengah keramaian.
Ketua Panitia Cap Go Meh Pontianak, Hendry Pangestu Lim mengatakan, rebutan jenggot naga dalam perayaan Cap Go Meh bukan hanya tradisi tetapi juga memiliki makna mendalam bagi masyarakat.
“Itu udah biasa jenggot naga itu, setiap tahun masyarakat ingin mendapatkan baroka ya. Baroka jenggot naga ada sisi positifnya, mungkin ada keberkahan, keselamatan,” ungkapnya disela acara pembukaan ritual buka mata naga.
Kepercayaan bahwa jenggot naga membawa keberuntungan dan perlindungan masih kuat hingga kini, menjadikan perayaan ini lebih dari sekadar tontonan budaya tetapi juga bagian dari spiritualitas dan harapan untuk tahun yang lebih baik. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini