Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Jumat, 13 Maret 2026 |
KALBARONLINE.com - Personel Polsek Hulu Gurung bersama masyarakat melakukan pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan tenggelam di Sungai Embau, Dusun Karya Bhakti 2, Desa Nanga Yen, Kecamatan Hulu Gurung, Kabupaten Kapuas Hulu, pada Kamis (12/03/2026).
Korban diketahui bernama Muhammad Sidik Bin Marjirin (7 tahun), warga Dusun Karya Bhakti 2 Desa Nanga Yen. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB saat korban bersama beberapa temannya pulang dari sekolah.
Kapolsek Hulu Gurung, IPTU Hariyono menjelaskan, bahwa sebelum kejadian, korban bersama teman-temannya sempat bermain di rumah temannya yang masih berada di dusun yang sama. Setelah itu mereka pulang ke rumah masing-masing dengan menyeberangi Sungai Embau.
“Pada saat menyeberang sungai, debit air Sungai Embau sedang meningkat dan arus cukup deras. Korban diduga tidak mampu menyeberang sehingga terseret arus dan tenggelam,” jelas IPTU Hariyono.
Mengetahui kejadian tersebut, saudara korban yang juga berada di lokasi langsung memberitahukan kepada warga sekitar. Warga kemudian beramai-ramai melakukan pencarian dengan menyelam dan menyisir aliran Sungai Embau.
Personel Polsek Hulu Gurung yang menerima laporan kejadian tersebut turut membantu proses pencarian bersama masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
Setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam, korban akhirnya ditemukan pada pukul 14.35 WIB di Lubuk Sindur Sungai Embau, sekitar 300 meter dari lokasi awal korban tenggelam. Korban ditemukan oleh warga bernama Karnadi dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Kapolsek Hulu Gurung IPTU Hariyono menambahkan, bahwa dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan kejadian tersebut murni merupakan kecelakaan.
“Pihak keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak bersedia dilakukan autopsi. Korban rencananya akan dimakamkan oleh pihak keluarga pada hari ini,” tambahnya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak, terutama saat berada di sekitar sungai.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengawasi anak-anak ketika bermain di sekitar sungai, terlebih saat kondisi debit air sedang meningkat dan arus sungai deras,” pungkas IPTU Hariyono. (Haq)
KALBARONLINE.com - Personel Polsek Hulu Gurung bersama masyarakat melakukan pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan tenggelam di Sungai Embau, Dusun Karya Bhakti 2, Desa Nanga Yen, Kecamatan Hulu Gurung, Kabupaten Kapuas Hulu, pada Kamis (12/03/2026).
Korban diketahui bernama Muhammad Sidik Bin Marjirin (7 tahun), warga Dusun Karya Bhakti 2 Desa Nanga Yen. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB saat korban bersama beberapa temannya pulang dari sekolah.
Kapolsek Hulu Gurung, IPTU Hariyono menjelaskan, bahwa sebelum kejadian, korban bersama teman-temannya sempat bermain di rumah temannya yang masih berada di dusun yang sama. Setelah itu mereka pulang ke rumah masing-masing dengan menyeberangi Sungai Embau.
“Pada saat menyeberang sungai, debit air Sungai Embau sedang meningkat dan arus cukup deras. Korban diduga tidak mampu menyeberang sehingga terseret arus dan tenggelam,” jelas IPTU Hariyono.
Mengetahui kejadian tersebut, saudara korban yang juga berada di lokasi langsung memberitahukan kepada warga sekitar. Warga kemudian beramai-ramai melakukan pencarian dengan menyelam dan menyisir aliran Sungai Embau.
Personel Polsek Hulu Gurung yang menerima laporan kejadian tersebut turut membantu proses pencarian bersama masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
Setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam, korban akhirnya ditemukan pada pukul 14.35 WIB di Lubuk Sindur Sungai Embau, sekitar 300 meter dari lokasi awal korban tenggelam. Korban ditemukan oleh warga bernama Karnadi dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Kapolsek Hulu Gurung IPTU Hariyono menambahkan, bahwa dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan kejadian tersebut murni merupakan kecelakaan.
“Pihak keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak bersedia dilakukan autopsi. Korban rencananya akan dimakamkan oleh pihak keluarga pada hari ini,” tambahnya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak, terutama saat berada di sekitar sungai.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengawasi anak-anak ketika bermain di sekitar sungai, terlebih saat kondisi debit air sedang meningkat dan arus sungai deras,” pungkas IPTU Hariyono. (Haq)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini