Pontianak    

Dua Insiden Kebakaran dalam Sepekan, Wako Edi Soroti Korsleting Listrik Sebagai Pemicu

Warga Diminta Rutin Cek Instalasi

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Kamis, 26 Maret 2026
Dua Insiden Kebakaran dalam Sepekan, Wako Edi Soroti Korsleting Listrik Sebagai Pemicu
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Dalam sepekan terakhir, dua peristiwa kebakaran terjadi di Kota Pontianak dan menghanguskan sedikitnya 10 unit rumah warga.

Kebakaran pertama terjadi di Jalan Komyosudarso, Gang Tamang 1, pada Selasa (24/03/2026) pagi yang menghanguskan empat unit rumah.

Selang sehari, kebakaran kembali terjadi di Jalan Parwasal, Pontianak Utara, Rabu (25/03/2026) malam, dengan enam rumah terdampak, termasuk usaha kue dan bengkel milik warga.

Menanggapi rentetan peristiwa tersebut, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyoroti dugaan korsleting listrik sebagai penyebab dominan kebakaran di wilayahnya. Hal itu disampaikannya usai menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Parwasal, Kamis (26/03/2026).

“Umumnya dari beberapa kejadian yang saya tanyakan, baik langsung ke masyarakat maupun melalui Polresta dan Polsek, indikasi sementara penyebabnya adalah korsleting listrik,” ujarnya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi jaringan listrik di rumah masing-masing, termasuk meteran, daya, hingga MCB. Pemeriksaan tersebut sebaiknya dilakukan oleh pihak yang berkompeten, termasuk dari PLN atau instalatir resmi.

Selain faktor listrik, Edi juga menyoroti kondisi bangunan di Pontianak yang masih banyak menggunakan material kayu, terutama pada bagian rangka atap.

“Kondisi bangunan lama yang masih menggunakan kayu dan dalam keadaan kering sangat mudah terbakar, sehingga api cepat membesar,” jelasnya.

Ia mengapresiasi peran puluhan relawan pemadam kebakaran swasta yang selama ini sigap membantu penanganan kebakaran di Kota Pontianak. Namun, dalam beberapa kasus, besarnya kobaran api membuat upaya pemadaman tidak sebanding dengan kecepatan penyebaran api.

“Sekarang ini ada 6 rumah yang terdampak akibat kebakaran. Walaupun kemarin malam air pasang, jadi sumber air juga sebenarnya dapat, tetapi kalah cepat dengan besarnya api,” tukasnya. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Kebakaran di Parwasal: Aksi Pemilik Bengkel Selamatkan Motor di Tengah Kobaran Api, Kerugian Capai Rp 200 Juta
Kamis, 26 Maret 2026
Artikel Sebelumnya
Ironi Krisis Air di Kayong Utara: Air Tak Mengalir, Tapi Meteran Tetap Berputar dan Tagihan Membengkak
Kamis, 26 Maret 2026

Berita terkait