Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Kamis, 26 Maret 2026 |
KALBARONLINE.com - Kebakaran hebat melanda enam unit rumah di Jalan Parwasal, Kelurahan Siantan Tengah, Kecamatan Pontianak Utara, Rabu (25/03/2026) malam. Api yang muncul sekitar pukul 20.15 WIB dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain yang berdempetan, membuat warga panik dan berupaya menyelamatkan diri.
Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat kobaran api dari salah satu rumah.
Saksi mata, Fendi (34 tahun), menuturkan bahwa saat kejadian dirinya sedang duduk di depan rumah. Ia kemudian melihat api sudah berkobar cukup besar dari arah belakang rumah milik Aphiau.
“Api cepat sekali membesar dan langsung merambat ke rumah di sebelah kiri dan kanan,” ujarnya.
Melihat kondisi tersebut, Fendi langsung berteriak meminta pertolongan warga dan menghubungi petugas pemadam kebakaran serta pihak kepolisian.
Hal serupa juga disampaikan saksi lainnya, Yuni (25 tahun), yang saat itu sedang berkumpul bersama keluarga di depan rumah.
“Saya lihat api sudah besar dari rumah Pak Aphiau, lalu langsung teriak minta tolong,” katanya.
Api dengan cepat menyebar karena bangunan rumah yang terbakar merupakan rumah kopel atau berdempetan dengan konstruksi semi permanen, menggunakan material papan, semen, dan atap seng.
Sekitar pukul 20.30 WIB, personel Polsek Pontianak Utara bersama sejumlah armada pemadam kebakaran swasta tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Sejumlah unit damkar yang terlibat di antaranya BPAS, RPKSH, Bhakti 28, UPKGM, Khonsun, BPADP, Bintang Timur, Pancha Bhakti, Tagana, hingga Jungkat.
Setelah berjibaku selama kurang lebih satu setengah jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB. Proses pendinginan kemudian dilanjutkan hingga pukul 23.00 WIB.
Adapun enam rumah yang terdampak kebakaran terdiri dari berbagai jenis usaha, mulai dari bengkel, usaha kue keranjang, ayam panggang, hingga toko bahan kue.
Beberapa bangunan dilaporkan mengalami kerusakan berat, bahkan ada yang terbakar hingga 100 persen.
Beruntung, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian material masih dalam pendataan pihak terkait.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan.
Petugas kepolisian juga telah melakukan pengamanan di lokasi kejadian guna menjaga status quo serta mengantisipasi kemungkinan penjarahan, mengingat masih terdapat barang milik warga di lokasi. (Lid)
KALBARONLINE.com - Kebakaran hebat melanda enam unit rumah di Jalan Parwasal, Kelurahan Siantan Tengah, Kecamatan Pontianak Utara, Rabu (25/03/2026) malam. Api yang muncul sekitar pukul 20.15 WIB dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain yang berdempetan, membuat warga panik dan berupaya menyelamatkan diri.
Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat kobaran api dari salah satu rumah.
Saksi mata, Fendi (34 tahun), menuturkan bahwa saat kejadian dirinya sedang duduk di depan rumah. Ia kemudian melihat api sudah berkobar cukup besar dari arah belakang rumah milik Aphiau.
“Api cepat sekali membesar dan langsung merambat ke rumah di sebelah kiri dan kanan,” ujarnya.
Melihat kondisi tersebut, Fendi langsung berteriak meminta pertolongan warga dan menghubungi petugas pemadam kebakaran serta pihak kepolisian.
Hal serupa juga disampaikan saksi lainnya, Yuni (25 tahun), yang saat itu sedang berkumpul bersama keluarga di depan rumah.
“Saya lihat api sudah besar dari rumah Pak Aphiau, lalu langsung teriak minta tolong,” katanya.
Api dengan cepat menyebar karena bangunan rumah yang terbakar merupakan rumah kopel atau berdempetan dengan konstruksi semi permanen, menggunakan material papan, semen, dan atap seng.
Sekitar pukul 20.30 WIB, personel Polsek Pontianak Utara bersama sejumlah armada pemadam kebakaran swasta tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Sejumlah unit damkar yang terlibat di antaranya BPAS, RPKSH, Bhakti 28, UPKGM, Khonsun, BPADP, Bintang Timur, Pancha Bhakti, Tagana, hingga Jungkat.
Setelah berjibaku selama kurang lebih satu setengah jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB. Proses pendinginan kemudian dilanjutkan hingga pukul 23.00 WIB.
Adapun enam rumah yang terdampak kebakaran terdiri dari berbagai jenis usaha, mulai dari bengkel, usaha kue keranjang, ayam panggang, hingga toko bahan kue.
Beberapa bangunan dilaporkan mengalami kerusakan berat, bahkan ada yang terbakar hingga 100 persen.
Beruntung, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian material masih dalam pendataan pihak terkait.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan.
Petugas kepolisian juga telah melakukan pengamanan di lokasi kejadian guna menjaga status quo serta mengantisipasi kemungkinan penjarahan, mengingat masih terdapat barang milik warga di lokasi. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini