Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sunday, 31 May 2026 |
KALBARONLINE.com – Satuan Brimob Polda Kalimantan Barat memulai pembangunan Monumen Perjuangan Brimob di Desa Merakai Panjang, Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu (31/5/2026). Monumen tersebut dibangun sebagai bentuk penghormatan atas jasa, pengabdian, dan pengorbanan personel Korps Brimob yang gugur dalam menjalankan tugas untuk bangsa dan negara.
Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Dansat Brimob Polda Kalbar, Kombes Pol Dede Rojudin, didampingi Kapolres Kapuas Hulu AKBP Roberto Apriyanto Uda.
Kegiatan diawali dengan kedatangan rombongan di Polsek Puring Kencana sekitar pukul 10.30 WIB. Selanjutnya, rombongan bertolak menuju lokasi pembangunan monumen di Desa Merakai Panjang pada pukul 11.00 WIB.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Kalbar Kompol Dr. Mujiono, Kabag Ops Polres Kapuas Hulu Kompol Nyandang, Kasat Lantas Polres Kapuas Hulu AKP Cahya Purnawan, Danramil 1206-18 Puring Kencana Kapten Rino, Camat Puring Kencana Piet Soemaryoto, Kapolsek Puring Kencana IPDA Eba Simatupang, perwakilan PT CNI Bukit Tugak Estate, Kepala Desa Merakai Panjang Emiliana Elin, serta masyarakat setempat.
Rangkaian acara berlangsung khidmat, diawali dengan pembukaan, sambutan Kepala Desa Merakai Panjang, sambutan Dansat Brimob Polda Kalbar, doa bersama, peletakan batu pertama, hingga penutupan.
Kepala Desa Merakai Panjang, Emiliana Elin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang hadir, khususnya Dansat Brimob Polda Kalbar dan Kapolres Kapuas Hulu.
Ia berharap pembangunan Monumen Perjuangan Brimob dapat menjadi ikon sejarah daerah sekaligus mendorong perhatian terhadap pembangunan infrastruktur, terutama akses jalan menuju lokasi monumen.
“Monumen ini diharapkan menjadi salah satu ikon daerah yang memperkuat identitas sejarah serta kebanggaan masyarakat Desa Merakai Panjang. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pembangunan hingga selesai dan bersama-sama menjaga serta merawatnya sebagai aset berharga bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Kombes Pol Dede Rojudin menegaskan bahwa pembangunan monumen tersebut memiliki makna penting sebagai simbol penghormatan kepada personel Brimob yang telah mengabdikan diri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menurutnya, monumen itu juga menjadi pengingat atas perjuangan enam personel Brimob yang kini dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kapuas Hulu.
“Enam personel Brimob yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kapuas Hulu merupakan anggota Brimob asal Kalimantan Selatan yang pernah bertugas di wilayah Nanga Kantuk, Kalimantan Barat,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dansat Brimob juga berpesan agar monumen yang dibangun dapat terus dijaga dan dirawat oleh seluruh elemen masyarakat.
Ia memastikan Sat Brimob Polda Kalbar akan melakukan kunjungan rutin ke lokasi monumen sebanyak dua kali dalam setahun, yakni saat peringatan Hari Bhayangkara dan Hari Ulang Tahun Korps Brimob.
Pembangunan Monumen Perjuangan Brimob ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol penghormatan terhadap para personel yang gugur, tetapi juga menjadi sarana edukasi sejarah bagi masyarakat dan generasi muda.
Selain itu, keberadaan monumen tersebut diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai patriotisme, semangat pengabdian, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Kegiatan peletakan batu pertama berlangsung hingga pukul 12.40 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, lancar, dan kondusif. (Haq)
KALBARONLINE.com – Satuan Brimob Polda Kalimantan Barat memulai pembangunan Monumen Perjuangan Brimob di Desa Merakai Panjang, Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu (31/5/2026). Monumen tersebut dibangun sebagai bentuk penghormatan atas jasa, pengabdian, dan pengorbanan personel Korps Brimob yang gugur dalam menjalankan tugas untuk bangsa dan negara.
Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Dansat Brimob Polda Kalbar, Kombes Pol Dede Rojudin, didampingi Kapolres Kapuas Hulu AKBP Roberto Apriyanto Uda.
Kegiatan diawali dengan kedatangan rombongan di Polsek Puring Kencana sekitar pukul 10.30 WIB. Selanjutnya, rombongan bertolak menuju lokasi pembangunan monumen di Desa Merakai Panjang pada pukul 11.00 WIB.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Kalbar Kompol Dr. Mujiono, Kabag Ops Polres Kapuas Hulu Kompol Nyandang, Kasat Lantas Polres Kapuas Hulu AKP Cahya Purnawan, Danramil 1206-18 Puring Kencana Kapten Rino, Camat Puring Kencana Piet Soemaryoto, Kapolsek Puring Kencana IPDA Eba Simatupang, perwakilan PT CNI Bukit Tugak Estate, Kepala Desa Merakai Panjang Emiliana Elin, serta masyarakat setempat.
Rangkaian acara berlangsung khidmat, diawali dengan pembukaan, sambutan Kepala Desa Merakai Panjang, sambutan Dansat Brimob Polda Kalbar, doa bersama, peletakan batu pertama, hingga penutupan.
Kepala Desa Merakai Panjang, Emiliana Elin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang hadir, khususnya Dansat Brimob Polda Kalbar dan Kapolres Kapuas Hulu.
Ia berharap pembangunan Monumen Perjuangan Brimob dapat menjadi ikon sejarah daerah sekaligus mendorong perhatian terhadap pembangunan infrastruktur, terutama akses jalan menuju lokasi monumen.
“Monumen ini diharapkan menjadi salah satu ikon daerah yang memperkuat identitas sejarah serta kebanggaan masyarakat Desa Merakai Panjang. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pembangunan hingga selesai dan bersama-sama menjaga serta merawatnya sebagai aset berharga bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Kombes Pol Dede Rojudin menegaskan bahwa pembangunan monumen tersebut memiliki makna penting sebagai simbol penghormatan kepada personel Brimob yang telah mengabdikan diri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menurutnya, monumen itu juga menjadi pengingat atas perjuangan enam personel Brimob yang kini dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kapuas Hulu.
“Enam personel Brimob yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kapuas Hulu merupakan anggota Brimob asal Kalimantan Selatan yang pernah bertugas di wilayah Nanga Kantuk, Kalimantan Barat,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dansat Brimob juga berpesan agar monumen yang dibangun dapat terus dijaga dan dirawat oleh seluruh elemen masyarakat.
Ia memastikan Sat Brimob Polda Kalbar akan melakukan kunjungan rutin ke lokasi monumen sebanyak dua kali dalam setahun, yakni saat peringatan Hari Bhayangkara dan Hari Ulang Tahun Korps Brimob.
Pembangunan Monumen Perjuangan Brimob ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol penghormatan terhadap para personel yang gugur, tetapi juga menjadi sarana edukasi sejarah bagi masyarakat dan generasi muda.
Selain itu, keberadaan monumen tersebut diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai patriotisme, semangat pengabdian, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Kegiatan peletakan batu pertama berlangsung hingga pukul 12.40 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, lancar, dan kondusif. (Haq)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini