Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 02 June 2026 |
KALBARONLINE.com – Maraknya aksi pencurian di berbagai wilayah Kota Pontianak belakangan ini mulai meresahkan masyarakat. Beragam barang menjadi sasaran pelaku, mulai dari perabotan rumah tangga, kendaraan bermotor, helm, hingga buah-buahan milik warga.
Menyikapi kondisi tersebut, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan Pemerintah Kota Pontianak telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk meningkatkan pengawasan dan patroli guna menekan angka kriminalitas, khususnya kasus pencurian yang belakangan semakin sering terjadi.
"Kita sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk meningkatkan pengawasan maupun patroli. Satpol PP kita dan seluruh unsur, termasuk kelompok kamtibmas di tingkat RT dan RW, kita minta untuk siaga," kata Edi, Selasa (2/6/2026).
Menurut Edi, meningkatnya kasus pencurian diduga turut dipengaruhi kondisi perekonomian yang saat ini cukup menantang sehingga mendorong sebagian orang melakukan tindakan melanggar hukum.
"Ada pengaruh dengan kondisi perekonomian juga, sehingga sekarang marak pelaku pencurian," ujarnya.
Edi mengungkapkan, tidak hanya barang milik masyarakat yang menjadi target pencurian. Sejumlah fasilitas dan aset milik pemerintah daerah juga turut menjadi sasaran para pelaku.
"Yang dicuri bukan hanya milik warga, aset pemerintah juga ada. Seperti kabel lampu, besi taman hingga pagar," ungkapnya.
Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar dan memperkuat sistem keamanan lingkungan secara bersama-sama.
Selain itu, pemasangan kamera pengawas atau CCTV dinilai menjadi salah satu langkah efektif untuk membantu aparat dalam mengungkap kasus pencurian yang terjadi di lingkungan masyarakat.
"Kita berharap masyarakat tetap waspada. Kemudian kalau ada CCTV itu sangat membantu dalam proses pengusutan oleh aparat," katanya.
Edi berharap sinergi antara masyarakat, pemerintah, aparat keamanan, serta kelompok keamanan lingkungan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan menjaga situasi Kota Pontianak tetap aman dan kondusif. (Lid)
KALBARONLINE.com – Maraknya aksi pencurian di berbagai wilayah Kota Pontianak belakangan ini mulai meresahkan masyarakat. Beragam barang menjadi sasaran pelaku, mulai dari perabotan rumah tangga, kendaraan bermotor, helm, hingga buah-buahan milik warga.
Menyikapi kondisi tersebut, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan Pemerintah Kota Pontianak telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk meningkatkan pengawasan dan patroli guna menekan angka kriminalitas, khususnya kasus pencurian yang belakangan semakin sering terjadi.
"Kita sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk meningkatkan pengawasan maupun patroli. Satpol PP kita dan seluruh unsur, termasuk kelompok kamtibmas di tingkat RT dan RW, kita minta untuk siaga," kata Edi, Selasa (2/6/2026).
Menurut Edi, meningkatnya kasus pencurian diduga turut dipengaruhi kondisi perekonomian yang saat ini cukup menantang sehingga mendorong sebagian orang melakukan tindakan melanggar hukum.
"Ada pengaruh dengan kondisi perekonomian juga, sehingga sekarang marak pelaku pencurian," ujarnya.
Edi mengungkapkan, tidak hanya barang milik masyarakat yang menjadi target pencurian. Sejumlah fasilitas dan aset milik pemerintah daerah juga turut menjadi sasaran para pelaku.
"Yang dicuri bukan hanya milik warga, aset pemerintah juga ada. Seperti kabel lampu, besi taman hingga pagar," ungkapnya.
Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar dan memperkuat sistem keamanan lingkungan secara bersama-sama.
Selain itu, pemasangan kamera pengawas atau CCTV dinilai menjadi salah satu langkah efektif untuk membantu aparat dalam mengungkap kasus pencurian yang terjadi di lingkungan masyarakat.
"Kita berharap masyarakat tetap waspada. Kemudian kalau ada CCTV itu sangat membantu dalam proses pengusutan oleh aparat," katanya.
Edi berharap sinergi antara masyarakat, pemerintah, aparat keamanan, serta kelompok keamanan lingkungan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan menjaga situasi Kota Pontianak tetap aman dan kondusif. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini