Pontianak    

1.419 PPPK Pemprov Kalbar Ikuti Orientasi, Gubernur Minta ASN Tingkatkan Kapasitas dan Integritas

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Tuesday, 02 June 2026
1.419 PPPK Pemprov Kalbar Ikuti Orientasi, Gubernur Minta ASN Tingkatkan Kapasitas dan Integritas
Sebanyak 1.419 PPPK Pemprov Kalbar mengikuti orientasi 2026. Norsan minta ASN profesional, adaptif, dan berintegritas (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Sebanyak 1.419 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengikuti Orientasi PPPK Tahun 2026 yang dibuka langsung oleh Gubernur Kalbar, Ria Norsan, di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalbar, Selasa (2/6/2026).

Peserta orientasi tersebut terdiri dari PPPK formasi tenaga teknis, tenaga kesehatan, dan guru yang diangkat pada tahun 2025. Kegiatan dilaksanakan dalam lima angkatan sebagai bagian dari pembinaan dan pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kalbar.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalbar Ria Norsan mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti orientasi dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kapasitas diri sebagai aparatur negara.

"Orientasi ini harus diikuti dengan baik. Ikuti seluruh prosesnya dan ambil ilmu yang diberikan oleh para pengajar," kata Norsan.

Menurutnya, orientasi PPPK menjadi bekal penting bagi para ASN untuk memahami tugas, tanggung jawab, serta peran mereka sebagai pelayan masyarakat yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik.

Sementara itu, Kepala BPSDM Kalbar, Windy Prihastari, menjelaskan bahwa orientasi PPPK merupakan amanat dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) yang wajib diikuti oleh seluruh PPPK hasil pengangkatan tahun 2025.

"PPPK yang mengikuti orientasi ini berjumlah 1.419 orang. Kegiatan ini wajib dilaksanakan untuk meng-upgrade pengetahuan mereka sekaligus memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai dasar ASN," ujarnya.

Windy menuturkan, meskipun sebagian besar peserta telah memiliki pengalaman bekerja di instansi pemerintah, orientasi tetap diperlukan untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat implementasi nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Menurutnya, tantangan pelayanan publik yang terus berkembang menuntut ASN menjadi aparatur yang profesional, inovatif, adaptif, dan mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat.

"ASN harus menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi maupun perubahan regulasi yang terus terjadi," katanya.

Dalam orientasi PPPK Kalbar 2026 ini, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai nilai-nilai dasar ASN, etika pemerintahan, tugas dan fungsi aparatur negara, hingga peran strategis ASN dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Windy berharap kegiatan tersebut dapat menjadi fondasi awal bagi para PPPK untuk menjalankan tugas dan pengabdian secara optimal di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

"Semoga orientasi ini menjadi awal perjalanan pengabdian yang penuh semangat, dedikasi, dan kontribusi terbaik untuk Kalimantan Barat," tutupnya. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Pencurian Marak di Pontianak, Edi Kamtono Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Tuesday, 02 June 2026
Artikel Sebelumnya
Penerimaan Pajak Daerah Pontianak Lampaui Target, Opsen Kendaraan Bermotor Sumbang Rp124,87 Miliar
Tuesday, 02 June 2026

Berita terkait