Kubu Raya    

Hari Ketiga, Tim SAR Gabungan Intensif Cari Korban Diterkam Buaya di Sungai Karawang Kubu Raya

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Friday, 26 June 2026
Hari Ketiga, Tim SAR Gabungan Intensif Cari Korban Diterkam Buaya di Sungai Karawang Kubu Raya
Hari ketiga, Tim SAR Gabungan terus mencari korban diterkam buaya di Sungai Karawang, Kubu Raya, hadapi kendala (Dok. SAR Pontianak)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap korban yang diduga diterkam buaya di Sungai Karawang, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, pada hari ketiga operasi pencarian, Kamis (25/6/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, mengatakan, sejak pukul 06.00 WIB, tim kembali melakukan penyisiran permukaan di sekitar lokasi kejadian dengan radius pencarian mencapai 3 Nautical Mile (NM).

Korban yang hingga kini masih dalam pencarian diketahui bernama Sulyadi (41), yang diduga menjadi korban serangan buaya saat berada di perairan Sungai Karawang.

I Made Junetra menjelaskan, proses pencarian menghadapi sejumlah tantangan di lapangan. Salah satunya adalah keberadaan buaya yang diduga masih berada di sekitar lokasi kejadian.

"Buaya sering tidak langsung meninggalkan lokasi serangan dan berpotensi menyerang kembali tim SAR maupun masyarakat yang ikut melakukan pencarian. Oleh karena itu, seluruh personel diwajibkan selalu waspada serta menggunakan alat pelindung diri dan pengamanan ekstra," ujarnya.

Selain ancaman buaya, perilaku satwa tersebut yang kerap menyembunyikan mangsanya juga menjadi kendala dalam proses pencarian. Buaya biasanya menyimpan mangsa di bawah akar pohon, semak rawa, lubang tebing sungai, hingga tumpukan kayu, sehingga korban tidak selalu dapat ditemukan dalam waktu singkat.

"Pencarian difokuskan pada titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi buaya menyimpan mangsa," tambahnya.

Tantangan lainnya datang dari kondisi air Sungai Karawang yang keruh dengan tingkat visibilitas sangat rendah. Karakteristik sungai di wilayah Kalimantan yang berwarna coklat pekat membuat jarak pandang penyelam kerap kurang dari 50 sentimeter.

Di sisi lain, arus sungai yang cukup deras juga berpotensi membawa korban menjauh dari titik awal kejadian. Kondisi tersebut membuat Tim SAR harus melakukan perhitungan drift sekaligus memperluas area pencarian agar peluang menemukan korban semakin besar.

Hingga berita ini diterbitkan, Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap Sulyadi dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang bertugas di lapangan. (*)

Artikel Selanjutnya
Sambut 1 Muharam 1448 H, Kodim 1206/Putussibau Gelar Doa Bersama Perkuat Semangat Pengabdian
Friday, 26 June 2026
Artikel Sebelumnya
Tiga Kali Ledakan Iringi Kebakaran Rumah dan Gudang di Ketapang, Satu Truk hingga Dua Motor Hangus
Friday, 26 June 2026

Berita terkait