Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Saturday, 27 June 2026 |
KALBARONLINE.com – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah dan gudang di Jalan Gunung Jati, Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Kamis (25/6/2026) malam.
Peristiwa yang terjadi tidak jauh dari kawasan Keraton Matan Tanjungpura itu membuat warga panik setelah terdengar tiga kali suara ledakan. Kobaran api dengan cepat membesar hingga menghanguskan satu unit rumah, satu gudang berisi barang-barang bekas, satu unit mobil truk, serta dua unit sepeda motor.
Berdasarkan keterangan warga, di lokasi kebakaran diduga terdapat bahan bakar minyak (BBM) yang disimpan dalam jeriken dan drum. Banyaknya BBM di lokasi diduga membuat api semakin cepat membesar.
Salah seorang warga, Ujang, mengatakan kebakaran terjadi tidak lama setelah waktu salat Isya. Menurutnya, kobaran api dengan cepat meluas karena diduga banyaknya BBM yang berada di lokasi.
"Kebakaran habis Isya. Api cepat membesar karena minyak pun banyak," ujarnya.
Ujang juga mengaku mendengar beberapa kali suara ledakan saat kebakaran berlangsung. Berdasarkan informasi yang diterimanya, api diduga bermula dari area mobil truk sebelum menyambar BBM yang tersimpan di lokasi. Namun, informasi tersebut masih sebatas dugaan dan belum dipastikan oleh pihak berwenang.
Sementara itu, warga lainnya, Iting, mengaku sempat terkejut saat mendengar tiga kali ledakan yang bahkan terasa hingga ke rumahnya.
"Kami lagi kumpul, tiba-tiba kaget dengar ledakan tiga kali. Rumah kami sampai terasa bergetar," katanya.
Menurut Iting, saat tiba di lokasi, kobaran api sudah sangat besar sehingga warga tidak berani mendekat untuk memberikan pertolongan.
Petugas pemadam kebakaran bersama warga kemudian berupaya memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran maupun ada tidaknya korban jiwa masih belum diketahui. Dugaan penyebab kebakaran yang beredar di kalangan warga masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah dan gudang di Jalan Gunung Jati, Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Kamis (25/6/2026) malam.
Peristiwa yang terjadi tidak jauh dari kawasan Keraton Matan Tanjungpura itu membuat warga panik setelah terdengar tiga kali suara ledakan. Kobaran api dengan cepat membesar hingga menghanguskan satu unit rumah, satu gudang berisi barang-barang bekas, satu unit mobil truk, serta dua unit sepeda motor.
Berdasarkan keterangan warga, di lokasi kebakaran diduga terdapat bahan bakar minyak (BBM) yang disimpan dalam jeriken dan drum. Banyaknya BBM di lokasi diduga membuat api semakin cepat membesar.
Salah seorang warga, Ujang, mengatakan kebakaran terjadi tidak lama setelah waktu salat Isya. Menurutnya, kobaran api dengan cepat meluas karena diduga banyaknya BBM yang berada di lokasi.
"Kebakaran habis Isya. Api cepat membesar karena minyak pun banyak," ujarnya.
Ujang juga mengaku mendengar beberapa kali suara ledakan saat kebakaran berlangsung. Berdasarkan informasi yang diterimanya, api diduga bermula dari area mobil truk sebelum menyambar BBM yang tersimpan di lokasi. Namun, informasi tersebut masih sebatas dugaan dan belum dipastikan oleh pihak berwenang.
Sementara itu, warga lainnya, Iting, mengaku sempat terkejut saat mendengar tiga kali ledakan yang bahkan terasa hingga ke rumahnya.
"Kami lagi kumpul, tiba-tiba kaget dengar ledakan tiga kali. Rumah kami sampai terasa bergetar," katanya.
Menurut Iting, saat tiba di lokasi, kobaran api sudah sangat besar sehingga warga tidak berani mendekat untuk memberikan pertolongan.
Petugas pemadam kebakaran bersama warga kemudian berupaya memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran maupun ada tidaknya korban jiwa masih belum diketahui. Dugaan penyebab kebakaran yang beredar di kalangan warga masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini