Pontianak    

Pontianak Promosikan UMKM dan Ekonomi Kreatif di Indonesia City Expo 2026, Bidik Peluang Investasi

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Thursday, 02 July 2026
Pontianak Promosikan UMKM dan Ekonomi Kreatif di Indonesia City Expo 2026, Bidik Peluang Investasi
Ketua Dekranasda Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie memperlihatkan hasil kerajinan para pengrajin Kota Pontianak di ajang Indonesia City Expo 2026 di Medan (Dok. Dekranasda Pontianak)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Kehadiran Kota Pontianak dalam Indonesia City Expo (ICE) 2026 tak sekadar mengikuti pameran. Pemerintah Kota Pontianak memanfaatkan ajang yang menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Medan itu untuk memperkenalkan potensi daerah, mendorong promosi UMKM, serta membuka peluang investasi dan kerja sama.

Di balik setiap produk UMKM yang dipamerkan dan karya ekonomi kreatif yang ditampilkan, tersimpan harapan agar Pontianak semakin dikenal di tingkat nasional. Semakin luas potensi kota diperkenalkan, semakin besar pula peluang terbukanya pasar, investasi, dan kolaborasi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan Indonesia City Expo menjadi momentum strategis untuk mempromosikan keunggulan Kota Pontianak sekaligus memperluas jejaring dengan pemerintah daerah maupun dunia usaha.

"Kita ingin potensi Kota Pontianak semakin dikenal luas. Ketika investasi bertambah, UMKM berkembang, dan kerja sama antardaerah semakin kuat, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat melalui tumbuhnya perekonomian dan meningkatnya kesejahteraan," ujarnya saat mengunjungi stan Pemerintah Kota Pontianak di ICE 2026, Rabu (1/7/2026).

Menurut Edi, Indonesia City Expo juga menjadi ruang berbagi pengalaman antardaerah. Berbagai inovasi pelayanan publik, transformasi digital, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan ekonomi dipertemukan dalam satu forum yang dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia menilai keberhasilan sebuah pameran bukan diukur dari kemegahan stan, melainkan dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat setelah kegiatan berakhir.

"Ketika produk lokal semakin diminati, investasi mulai berdatangan, dan inovasi pelayanan terus berkembang, di situlah sebuah pameran menjadi awal lahirnya peluang baru bagi Kota Pontianak dan warganya," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, mengatakan pihaknya mengajak perajin akar keladi air untuk mempromosikan produk unggulan Kota Pontianak di ICE 2026. Beragam produk kerajinan khas daerah turut dipamerkan kepada para pengunjung.

"Pengunjung dapat melihat langsung bagaimana pembuatan produk dari keladi air di stan Kota Pontianak sembari menikmati kopi khas Pontianak dan makanan ringan saat berkunjung," ujarnya.

Yanieta berharap seluruh produk yang dibawa ke pameran dapat terjual habis sehingga mampu meningkatkan semangat para perajin untuk terus berinovasi dan menghasilkan produk-produk baru.

"Melihat antusiasme pengunjung pada ICE 2026, saya optimistis produk Kota Pontianak akan semakin diminati sehingga peluang repeat order semakin terbuka luas," pungkasnya. (*)

Artikel Selanjutnya
Dinkes Pontianak Luncurkan Mobile CKG, Warga Bisa Cek Kesehatan Gratis di Berbagai Lokasi
Thursday, 02 July 2026
Artikel Sebelumnya
Jangan Berhenti Minum Antibiotik Saat Merasa Sembuh, Apoteker RSUD SSMA Pontianak Ingatkan Bahaya Resistensi
Thursday, 02 July 2026

Berita terkait