Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Thursday, 02 July 2026 |
KALBARONLINE.com – Kehadiran Kota Pontianak dalam Indonesia City Expo (ICE) 2026 tak sekadar mengikuti pameran. Pemerintah Kota Pontianak memanfaatkan ajang yang menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Medan itu untuk memperkenalkan potensi daerah, mendorong promosi UMKM, serta membuka peluang investasi dan kerja sama.
Di balik setiap produk UMKM yang dipamerkan dan karya ekonomi kreatif yang ditampilkan, tersimpan harapan agar Pontianak semakin dikenal di tingkat nasional. Semakin luas potensi kota diperkenalkan, semakin besar pula peluang terbukanya pasar, investasi, dan kolaborasi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan Indonesia City Expo menjadi momentum strategis untuk mempromosikan keunggulan Kota Pontianak sekaligus memperluas jejaring dengan pemerintah daerah maupun dunia usaha.
"Kita ingin potensi Kota Pontianak semakin dikenal luas. Ketika investasi bertambah, UMKM berkembang, dan kerja sama antardaerah semakin kuat, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat melalui tumbuhnya perekonomian dan meningkatnya kesejahteraan," ujarnya saat mengunjungi stan Pemerintah Kota Pontianak di ICE 2026, Rabu (1/7/2026).
Menurut Edi, Indonesia City Expo juga menjadi ruang berbagi pengalaman antardaerah. Berbagai inovasi pelayanan publik, transformasi digital, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan ekonomi dipertemukan dalam satu forum yang dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menilai keberhasilan sebuah pameran bukan diukur dari kemegahan stan, melainkan dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat setelah kegiatan berakhir.
"Ketika produk lokal semakin diminati, investasi mulai berdatangan, dan inovasi pelayanan terus berkembang, di situlah sebuah pameran menjadi awal lahirnya peluang baru bagi Kota Pontianak dan warganya," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, mengatakan pihaknya mengajak perajin akar keladi air untuk mempromosikan produk unggulan Kota Pontianak di ICE 2026. Beragam produk kerajinan khas daerah turut dipamerkan kepada para pengunjung.
"Pengunjung dapat melihat langsung bagaimana pembuatan produk dari keladi air di stan Kota Pontianak sembari menikmati kopi khas Pontianak dan makanan ringan saat berkunjung," ujarnya.
Yanieta berharap seluruh produk yang dibawa ke pameran dapat terjual habis sehingga mampu meningkatkan semangat para perajin untuk terus berinovasi dan menghasilkan produk-produk baru.
"Melihat antusiasme pengunjung pada ICE 2026, saya optimistis produk Kota Pontianak akan semakin diminati sehingga peluang repeat order semakin terbuka luas," pungkasnya. (*)
KALBARONLINE.com – Kehadiran Kota Pontianak dalam Indonesia City Expo (ICE) 2026 tak sekadar mengikuti pameran. Pemerintah Kota Pontianak memanfaatkan ajang yang menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Medan itu untuk memperkenalkan potensi daerah, mendorong promosi UMKM, serta membuka peluang investasi dan kerja sama.
Di balik setiap produk UMKM yang dipamerkan dan karya ekonomi kreatif yang ditampilkan, tersimpan harapan agar Pontianak semakin dikenal di tingkat nasional. Semakin luas potensi kota diperkenalkan, semakin besar pula peluang terbukanya pasar, investasi, dan kolaborasi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan Indonesia City Expo menjadi momentum strategis untuk mempromosikan keunggulan Kota Pontianak sekaligus memperluas jejaring dengan pemerintah daerah maupun dunia usaha.
"Kita ingin potensi Kota Pontianak semakin dikenal luas. Ketika investasi bertambah, UMKM berkembang, dan kerja sama antardaerah semakin kuat, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat melalui tumbuhnya perekonomian dan meningkatnya kesejahteraan," ujarnya saat mengunjungi stan Pemerintah Kota Pontianak di ICE 2026, Rabu (1/7/2026).
Menurut Edi, Indonesia City Expo juga menjadi ruang berbagi pengalaman antardaerah. Berbagai inovasi pelayanan publik, transformasi digital, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan ekonomi dipertemukan dalam satu forum yang dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menilai keberhasilan sebuah pameran bukan diukur dari kemegahan stan, melainkan dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat setelah kegiatan berakhir.
"Ketika produk lokal semakin diminati, investasi mulai berdatangan, dan inovasi pelayanan terus berkembang, di situlah sebuah pameran menjadi awal lahirnya peluang baru bagi Kota Pontianak dan warganya," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, mengatakan pihaknya mengajak perajin akar keladi air untuk mempromosikan produk unggulan Kota Pontianak di ICE 2026. Beragam produk kerajinan khas daerah turut dipamerkan kepada para pengunjung.
"Pengunjung dapat melihat langsung bagaimana pembuatan produk dari keladi air di stan Kota Pontianak sembari menikmati kopi khas Pontianak dan makanan ringan saat berkunjung," ujarnya.
Yanieta berharap seluruh produk yang dibawa ke pameran dapat terjual habis sehingga mampu meningkatkan semangat para perajin untuk terus berinovasi dan menghasilkan produk-produk baru.
"Melihat antusiasme pengunjung pada ICE 2026, saya optimistis produk Kota Pontianak akan semakin diminati sehingga peluang repeat order semakin terbuka luas," pungkasnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini