Kayong Utara    

MTQ Kalbar ke-39 di Kayong Utara Bawa Dampak Ekonomi, 42 Rumah Warga Jadi Homestay

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Tuesday, 28 July 2026
MTQ Kalbar ke-39 di Kayong Utara Bawa Dampak Ekonomi, 42 Rumah Warga Jadi Homestay
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-39 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara membawa dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pemilik rumah yang dijadikan homestay bagi peserta dan pendamping kafilah.

Menjelang pelaksanaan MTQ yang berlangsung pada 1–9 Agustus 2026, panitia telah menyiapkan sebanyak 42 homestay yang berasal dari rumah-rumah warga di Kecamatan Sukadana untuk menampung kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

MTQ Kalbar ke-39 di Kayong Utara Bawa Dampak Ekonomi, 42 Rumah Warga Jadi Homestayy
Pelataran Sail Karimata Jalan Tanah Merah, Desa Sutera, Kecamatan Sukadana sebagai tempat Pembukaan dan Penutupan Cabang Musabaqah Seni Baca Al-Qurán (Gol. Tilawah Remaja, Dewasa, Canet) pada Acara MTQ XXXIV Provinsi Kalbar Tahun 2026 di Kabupaten Kayong Utara (Foto: DIB For KALBARONLINE.com)

Ketua I Panitia MTQ Kalbar ke-39, Tasfirani, mengatakan seluruh kebutuhan akomodasi kafilah telah dipersiapkan dengan baik. Setiap kafilah akan menempati tiga rumah yang telah ditentukan panitia.

"Terkait penginapan kafilah dari seluruh kabupaten dan kota, panitia sudah menyiapkan 42 homestay atau rumah penduduk. Setiap kafilah mendapatkan tiga rumah," kata Tasfirani di Sukadana, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, pemilihan homestay dilakukan dengan mempertimbangkan kapasitas bangunan, kelayakan tempat tinggal, serta kedekatan dengan masjid atau musala.

MTQ Kalbar ke-39 di Kayong Utara Bawa Dampak Ekonomi, 42 Rumah Warga Jadi Homestayyy
Suasana mengikuti gladi bersih menjelang pembukaan MTQ XXXIV Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara (Foto: DIB For KALBARONLINE.com)

Hal tersebut dilakukan agar peserta lebih mudah menjalankan ibadah sekaligus memanfaatkan fasilitas pendukung selama mengikuti kegiatan MTQ.

"Rumah atau homestay dipilih yang dekat dengan tempat ibadah, baik masjid maupun musala, untuk memudahkan akses fasilitas toilet serta pertemuan kafilah," ujarnya.

Tasfirani menambahkan, seluruh pemilik homestay telah berkoordinasi dengan panitia, liaison officer (LO) masing-masing kafilah, serta petugas keamanan, kesehatan, dan konsumsi yang bertugas selama pelaksanaan MTQ.

"Sampai saat ini seluruhnya sudah terkoordinasi, baik dengan pemilik homestay, LO masing-masing kafilah, maupun petugas keamanan, kesehatan, dan konsumsi di setiap homestay," katanya.

MTQ Kalbar ke-39 di Kayong Utara Bawa Dampak Ekonomi, 42 Rumah Warga Jadi Homestayyyyy
Panggung MTQ XXXIV Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara (Foto: DIB For KALBARONLINE.com)

Selain menyediakan akomodasi bagi peserta, panitia juga telah menyiapkan penginapan bagi tamu VVIP, VIP, serta tamu undangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat maupun pemerintah kabupaten dan kota.

Kehadiran ribuan peserta, pendamping, panitia, serta tamu diperkirakan turut meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat Sukadana.

Sektor yang terdampak antara lain penginapan, kuliner, transportasi, perdagangan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

MTQ Kalbar ke-39 di Kayong Utara Bawa Dampak Ekonomi, 42 Rumah Warga Jadi Homestayyyy
Masjid Al-Hikmah Jalan Tanah Merah, Desa Sutera, Kecamatan Sukadana sebagai tempat Cabang Hafalan Al-Qurán (Golongan 10 dan 20 Juz) pada Acara MTQ XXXIV Provinsi Kalbar Tahun 2026 di Kabupaten Kayong Utara (Foto: DIB For KALBARONLINE.com)

Salah seorang pemilik homestay yang akan menerima kafilah dari Kota Singkawang, Noorhabib, mengaku bersyukur atas penyelenggaraan MTQ di Sukadana.

"Saya merasa bersyukur bahwa MTQ dilaksanakan di Sukadana, karena memberikan berkah bagi kami warga Kayong Utara, khususnya warga Sukadana. Semoga kita bisa menjadi tuan rumah yang baik dan pelaksanaan MTQ di Sukadana berjalan sukses," ujarnya. (*)

Artikel Selanjutnya
Pontianak Dorong RTH Privat di Sekolah dan Kelurahan untuk Wujudkan Kota Hijau
Tuesday, 28 July 2026
Artikel Sebelumnya
Terduga Pelaku Pembakaran Lahan di Pontianak Selatan Diamankan, Lahan Disegel dan Terancam Denda
Tuesday, 28 July 2026

Berita terkait