Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 28 July 2026 |
KALBARONLINE.com – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-39 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara membawa dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pemilik rumah yang dijadikan homestay bagi peserta dan pendamping kafilah.
Menjelang pelaksanaan MTQ yang berlangsung pada 1–9 Agustus 2026, panitia telah menyiapkan sebanyak 42 homestay yang berasal dari rumah-rumah warga di Kecamatan Sukadana untuk menampung kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
Ketua I Panitia MTQ Kalbar ke-39, Tasfirani, mengatakan seluruh kebutuhan akomodasi kafilah telah dipersiapkan dengan baik. Setiap kafilah akan menempati tiga rumah yang telah ditentukan panitia.
"Terkait penginapan kafilah dari seluruh kabupaten dan kota, panitia sudah menyiapkan 42 homestay atau rumah penduduk. Setiap kafilah mendapatkan tiga rumah," kata Tasfirani di Sukadana, Senin (27/7/2026).
Menurutnya, pemilihan homestay dilakukan dengan mempertimbangkan kapasitas bangunan, kelayakan tempat tinggal, serta kedekatan dengan masjid atau musala.

Hal tersebut dilakukan agar peserta lebih mudah menjalankan ibadah sekaligus memanfaatkan fasilitas pendukung selama mengikuti kegiatan MTQ.
"Rumah atau homestay dipilih yang dekat dengan tempat ibadah, baik masjid maupun musala, untuk memudahkan akses fasilitas toilet serta pertemuan kafilah," ujarnya.
Tasfirani menambahkan, seluruh pemilik homestay telah berkoordinasi dengan panitia, liaison officer (LO) masing-masing kafilah, serta petugas keamanan, kesehatan, dan konsumsi yang bertugas selama pelaksanaan MTQ.
"Sampai saat ini seluruhnya sudah terkoordinasi, baik dengan pemilik homestay, LO masing-masing kafilah, maupun petugas keamanan, kesehatan, dan konsumsi di setiap homestay," katanya.
Selain menyediakan akomodasi bagi peserta, panitia juga telah menyiapkan penginapan bagi tamu VVIP, VIP, serta tamu undangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat maupun pemerintah kabupaten dan kota.
Kehadiran ribuan peserta, pendamping, panitia, serta tamu diperkirakan turut meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat Sukadana.
Sektor yang terdampak antara lain penginapan, kuliner, transportasi, perdagangan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Salah seorang pemilik homestay yang akan menerima kafilah dari Kota Singkawang, Noorhabib, mengaku bersyukur atas penyelenggaraan MTQ di Sukadana.
"Saya merasa bersyukur bahwa MTQ dilaksanakan di Sukadana, karena memberikan berkah bagi kami warga Kayong Utara, khususnya warga Sukadana. Semoga kita bisa menjadi tuan rumah yang baik dan pelaksanaan MTQ di Sukadana berjalan sukses," ujarnya. (*)
KALBARONLINE.com – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-39 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara membawa dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pemilik rumah yang dijadikan homestay bagi peserta dan pendamping kafilah.
Menjelang pelaksanaan MTQ yang berlangsung pada 1–9 Agustus 2026, panitia telah menyiapkan sebanyak 42 homestay yang berasal dari rumah-rumah warga di Kecamatan Sukadana untuk menampung kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
Ketua I Panitia MTQ Kalbar ke-39, Tasfirani, mengatakan seluruh kebutuhan akomodasi kafilah telah dipersiapkan dengan baik. Setiap kafilah akan menempati tiga rumah yang telah ditentukan panitia.
"Terkait penginapan kafilah dari seluruh kabupaten dan kota, panitia sudah menyiapkan 42 homestay atau rumah penduduk. Setiap kafilah mendapatkan tiga rumah," kata Tasfirani di Sukadana, Senin (27/7/2026).
Menurutnya, pemilihan homestay dilakukan dengan mempertimbangkan kapasitas bangunan, kelayakan tempat tinggal, serta kedekatan dengan masjid atau musala.

Hal tersebut dilakukan agar peserta lebih mudah menjalankan ibadah sekaligus memanfaatkan fasilitas pendukung selama mengikuti kegiatan MTQ.
"Rumah atau homestay dipilih yang dekat dengan tempat ibadah, baik masjid maupun musala, untuk memudahkan akses fasilitas toilet serta pertemuan kafilah," ujarnya.
Tasfirani menambahkan, seluruh pemilik homestay telah berkoordinasi dengan panitia, liaison officer (LO) masing-masing kafilah, serta petugas keamanan, kesehatan, dan konsumsi yang bertugas selama pelaksanaan MTQ.
"Sampai saat ini seluruhnya sudah terkoordinasi, baik dengan pemilik homestay, LO masing-masing kafilah, maupun petugas keamanan, kesehatan, dan konsumsi di setiap homestay," katanya.
Selain menyediakan akomodasi bagi peserta, panitia juga telah menyiapkan penginapan bagi tamu VVIP, VIP, serta tamu undangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat maupun pemerintah kabupaten dan kota.
Kehadiran ribuan peserta, pendamping, panitia, serta tamu diperkirakan turut meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat Sukadana.
Sektor yang terdampak antara lain penginapan, kuliner, transportasi, perdagangan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Salah seorang pemilik homestay yang akan menerima kafilah dari Kota Singkawang, Noorhabib, mengaku bersyukur atas penyelenggaraan MTQ di Sukadana.
"Saya merasa bersyukur bahwa MTQ dilaksanakan di Sukadana, karena memberikan berkah bagi kami warga Kayong Utara, khususnya warga Sukadana. Semoga kita bisa menjadi tuan rumah yang baik dan pelaksanaan MTQ di Sukadana berjalan sukses," ujarnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini