Ketapang    

Bupati Ketapang Buka Pagelaran Seni Budaya Melayu Manis Mata, Ajak Jaga Warisan Budaya

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Thursday, 30 July 2026
Bupati Ketapang Buka Pagelaran Seni Budaya Melayu Manis Mata, Ajak Jaga Warisan Budaya
Bupati Ketapang buka Pagelaran Seni Budaya Melayu Manis Mata dan ajak masyarakat menjaga warisan budaya daerah (Foto: Adi LC/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Bupati Ketapang secara resmi membuka Pagelaran Seni Budaya Melayu (PSBM) di Kecamatan Manis Mata, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Tancapkan Persaudaraan – Marwah Melayu Tak Lekang Oleh Waktu – Menjaga Marwah Menjunjung Tuah” tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 29 Juli hingga 1 Agustus 2026, bertempat di Lapangan Bola Manis Mata.

Pembukaan PSBM berlangsung meriah dengan berbagai pertunjukan seni budaya Melayu, seperti syair gulung, atraksi pencak silat, serta tari-tarian khas Melayu.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus DPC Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kecamatan Manis Mata, Marau, dan Air Upas.

Dalam sambutannya, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi kepada panitia dan pengurus DPC MABM Manis Mata yang telah mampu menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan baik meski waktu persiapan yang relatif singkat.

"Saya sangat mengapresiasi jajaran panitia dan pengurus DPC MABM Kecamatan Manis Mata. Walaupun dengan waktu singkat, pelaksanaan kegiatan hingga pembukaan dinilai baik dan sukses. Ini menunjukkan bukti kebersamaan yang kuat untuk mencapai hasil yang baik," ujarnya.

Bupati mengajak masyarakat menjadikan pagelaran budaya tersebut sebagai momentum mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, sekaligus menjaga warisan budaya Melayu sebagai bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Ketapang.

"Dengan semangat persaudaraan, saya yakin masyarakat Ketapang akan terus hidup berdampingan secara harmonis dalam bingkai budaya masing-masing, Bhinneka Tunggal Ika, saling menghormati adat dan budaya, serta bersama-sama membangun daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing," katanya.

Menurutnya, tema PSBM tahun ini memiliki makna penting bahwa persaudaraan merupakan fondasi utama dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai.

Sementara itu, marwah Melayu merupakan jati diri dan nilai luhur yang harus terus dijaga melalui adat, bahasa, seni, dan budaya agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Pembukaan PSBM turut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang, staf ahli dan kepala OPD, Ketua MABM Kabupaten Ketapang beserta pengurus, anggota DPRD Ketapang, Forkopimcam Manis Mata, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, perwakilan perusahaan, serta tamu undangan lainnya. (Adi LC)

Artikel Selanjutnya
Bupati Ketapang Lepas 32 Siswa Sekolah Rakyat ke Pontianak, Dorong Pembangunan Gedung Permanen
Thursday, 30 July 2026
Artikel Sebelumnya
Bupati Ketapang Lepas 32 Siswa Sekolah Rakyat ke Pontianak, Dorong Pembangunan Gedung Permanen
Thursday, 30 July 2026

Berita terkait