Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Thursday, 30 July 2026 |
KALBARONLINE.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) terus memperkuat tata kelola aset negara melalui pengamanan legalitas infrastruktur strategis ketenagalistrikan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan sertifikat Gardu Induk (GI) 150 kV Bukuan oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kepada PLN.
Sertifikasi aset tersebut menjadi langkah penting dalam memberikan kepastian hukum terhadap aset strategis negara sekaligus mendukung tata kelola penyelenggaraan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan transparan.
Dengan legalitas yang semakin kuat, PLN dapat mengelola infrastruktur ketenagalistrikan secara optimal untuk menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
Manager PLN UPT Balikpapan, Jati Pharmadita, mengatakan sertifikasi aset merupakan fondasi penting dalam memastikan pengelolaan aset negara berjalan tertib dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
"Pengamanan aset negara melalui sertifikasi menjadi tonggak penting dalam menjaga legalitas infrastruktur ketenagalistrikan. Dengan kepastian hukum yang kuat, PLN dapat memastikan setiap aset dikelola secara maksimal untuk mendukung layanan listrik tanpa kedip bagi masyarakat dalam semarak HUT ke-81 RI," ujar Jati.
Menurutnya, perlindungan terhadap aset negara tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan publik.
"Setiap aset memiliki peran krusial dalam menyokong sistem kelistrikan. Oleh karena itu, kami terus berupaya memastikan seluruh infrastruktur strategis memiliki legalitas yang jelas sehingga mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi negara dan masyarakat luas," tambahnya.
Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa pengamanan aset merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga kekayaan negara sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan.
"Dedikasi PLN tidak hanya diwujudkan melalui keandalan penyediaan tenaga listrik untuk masyarakat, tetapi juga melalui kepatuhan tata kelola dan pengamanan aset negara. Sinergi bersama ATR/BPN menjadi langkah nyata perseroan untuk memastikan setiap aset strategis terjaga kepastian hukumnya," tutup Riko.
Melalui sertifikasi aset strategis tersebut, PLN berharap seluruh infrastruktur ketenagalistrikan dapat terus mendukung operasional yang berkelanjutan serta menghadirkan layanan listrik yang andal bagi masyarakat.
KALBARONLINE.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) terus memperkuat tata kelola aset negara melalui pengamanan legalitas infrastruktur strategis ketenagalistrikan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan sertifikat Gardu Induk (GI) 150 kV Bukuan oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kepada PLN.
Sertifikasi aset tersebut menjadi langkah penting dalam memberikan kepastian hukum terhadap aset strategis negara sekaligus mendukung tata kelola penyelenggaraan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan transparan.
Dengan legalitas yang semakin kuat, PLN dapat mengelola infrastruktur ketenagalistrikan secara optimal untuk menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
Manager PLN UPT Balikpapan, Jati Pharmadita, mengatakan sertifikasi aset merupakan fondasi penting dalam memastikan pengelolaan aset negara berjalan tertib dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
"Pengamanan aset negara melalui sertifikasi menjadi tonggak penting dalam menjaga legalitas infrastruktur ketenagalistrikan. Dengan kepastian hukum yang kuat, PLN dapat memastikan setiap aset dikelola secara maksimal untuk mendukung layanan listrik tanpa kedip bagi masyarakat dalam semarak HUT ke-81 RI," ujar Jati.
Menurutnya, perlindungan terhadap aset negara tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan publik.
"Setiap aset memiliki peran krusial dalam menyokong sistem kelistrikan. Oleh karena itu, kami terus berupaya memastikan seluruh infrastruktur strategis memiliki legalitas yang jelas sehingga mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi negara dan masyarakat luas," tambahnya.
Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa pengamanan aset merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga kekayaan negara sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan.
"Dedikasi PLN tidak hanya diwujudkan melalui keandalan penyediaan tenaga listrik untuk masyarakat, tetapi juga melalui kepatuhan tata kelola dan pengamanan aset negara. Sinergi bersama ATR/BPN menjadi langkah nyata perseroan untuk memastikan setiap aset strategis terjaga kepastian hukumnya," tutup Riko.
Melalui sertifikasi aset strategis tersebut, PLN berharap seluruh infrastruktur ketenagalistrikan dapat terus mendukung operasional yang berkelanjutan serta menghadirkan layanan listrik yang andal bagi masyarakat.
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini