Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Monday, 17 August 2026 |
KALBARONLINE.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Ketapang berlangsung khidmat dan penuh makna di halaman Kantor Bupati Ketapang, Senin (17/8/2026) pagi.
Rangkaian peringatan tidak hanya diisi dengan upacara pengibaran Sang Merah Putih, tetapi juga penyerahan remisi, penghargaan bagi desa berprestasi, serta doa bersama lintas agama.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengatakan, momentum kemerdekaan harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata.
Menurutnya, semangat perjuangan para pahlawan saat ini dapat diwujudkan melalui pembangunan, pelayanan kepada masyarakat, menjaga persatuan, serta memperkuat gotong royong.
“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan kerja keras, kebersamaan, integritas dan pengabdian untuk membangun Kabupaten Ketapang,” ujar Alexander Wilyo.
Upacara pengibaran Sang Merah Putih berlangsung khidmat dengan melibatkan Paskibraka serta unsur TNI dan Polri. Dalam rangkaian upacara tersebut, Bupati Ketapang memimpin pembacaan teks Pancasila.
Sementara itu, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dilakukan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, sedangkan Teks Proklamasi Kemerdekaan dibacakan Ketua DPRD Kabupaten Ketapang.
Alexander menilai, kemerdekaan juga harus dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, pada momentum tersebut Pemkab Ketapang menyerahkan Surat Keputusan (SK) remisi kepada narapidana dan anak binaan.
“Remisi ini merupakan bagian dari pembinaan dan kesempatan bagi mereka untuk memperbaiki diri, kembali ke tengah masyarakat dan memberikan kontribusi yang positif,” katanya.
Selain penyerahan remisi, Pemkab Ketapang turut memberikan penghargaan kepada sejumlah desa yang dinilai berhasil dalam mendorong inovasi dan pembangunan di wilayahnya.
Desa Kalinilam, Kecamatan Delta Pawan, berhasil meraih Juara 1 tingkat Kabupaten dan Provinsi. Kemudian Juara 2 diraih Desa Mekarjaya, Kecamatan Sei Melayu Rayak, disusul Desa Baru, Kecamatan Benua Kayong sebagai Juara 3.
Sementara kategori prestasi diberikan kepada Desa Rangkung, Kecamatan Marau.
Alexander mengatakan, penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah desa untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi masyarakat.
“Desa merupakan ujung tombak pembangunan. Kita ingin desa terus bergerak, berinovasi dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang mandiri dan berkeadilan,” ungkapnya.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 RI kemudian ditutup dengan doa bersama lintas agama yang dipimpin Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang bersama para pemuka agama.
Doa tersebut secara khusus dipanjatkan agar Kabupaten Ketapang segera mendapatkan hujan setelah menghadapi kemarau panjang, kekeringan dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Doa juga ditujukan bagi keselamatan, kesehatan dan kekuatan para petugas gabungan serta relawan yang hingga kini masih berjibaku melakukan penanganan karhutla di sejumlah wilayah Ketapang.
“Kita berdoa agar hujan segera turun dan kondisi di Ketapang kembali aman. Kita juga mendoakan para petugas dan relawan yang berada di lapangan agar selalu diberikan kesehatan, keselamatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas,” kata Alexander.
Ia menegaskan, semangat kemerdekaan di Kabupaten Ketapang harus terus diwujudkan melalui kepedulian, persatuan dan gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan daerah. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Ketapang berlangsung khidmat dan penuh makna di halaman Kantor Bupati Ketapang, Senin (17/8/2026) pagi.
Rangkaian peringatan tidak hanya diisi dengan upacara pengibaran Sang Merah Putih, tetapi juga penyerahan remisi, penghargaan bagi desa berprestasi, serta doa bersama lintas agama.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengatakan, momentum kemerdekaan harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata.
Menurutnya, semangat perjuangan para pahlawan saat ini dapat diwujudkan melalui pembangunan, pelayanan kepada masyarakat, menjaga persatuan, serta memperkuat gotong royong.
“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan kerja keras, kebersamaan, integritas dan pengabdian untuk membangun Kabupaten Ketapang,” ujar Alexander Wilyo.
Upacara pengibaran Sang Merah Putih berlangsung khidmat dengan melibatkan Paskibraka serta unsur TNI dan Polri. Dalam rangkaian upacara tersebut, Bupati Ketapang memimpin pembacaan teks Pancasila.
Sementara itu, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dilakukan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, sedangkan Teks Proklamasi Kemerdekaan dibacakan Ketua DPRD Kabupaten Ketapang.
Alexander menilai, kemerdekaan juga harus dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, pada momentum tersebut Pemkab Ketapang menyerahkan Surat Keputusan (SK) remisi kepada narapidana dan anak binaan.
“Remisi ini merupakan bagian dari pembinaan dan kesempatan bagi mereka untuk memperbaiki diri, kembali ke tengah masyarakat dan memberikan kontribusi yang positif,” katanya.
Selain penyerahan remisi, Pemkab Ketapang turut memberikan penghargaan kepada sejumlah desa yang dinilai berhasil dalam mendorong inovasi dan pembangunan di wilayahnya.
Desa Kalinilam, Kecamatan Delta Pawan, berhasil meraih Juara 1 tingkat Kabupaten dan Provinsi. Kemudian Juara 2 diraih Desa Mekarjaya, Kecamatan Sei Melayu Rayak, disusul Desa Baru, Kecamatan Benua Kayong sebagai Juara 3.
Sementara kategori prestasi diberikan kepada Desa Rangkung, Kecamatan Marau.
Alexander mengatakan, penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah desa untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi masyarakat.
“Desa merupakan ujung tombak pembangunan. Kita ingin desa terus bergerak, berinovasi dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang mandiri dan berkeadilan,” ungkapnya.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 RI kemudian ditutup dengan doa bersama lintas agama yang dipimpin Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang bersama para pemuka agama.
Doa tersebut secara khusus dipanjatkan agar Kabupaten Ketapang segera mendapatkan hujan setelah menghadapi kemarau panjang, kekeringan dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Doa juga ditujukan bagi keselamatan, kesehatan dan kekuatan para petugas gabungan serta relawan yang hingga kini masih berjibaku melakukan penanganan karhutla di sejumlah wilayah Ketapang.
“Kita berdoa agar hujan segera turun dan kondisi di Ketapang kembali aman. Kita juga mendoakan para petugas dan relawan yang berada di lapangan agar selalu diberikan kesehatan, keselamatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas,” kata Alexander.
Ia menegaskan, semangat kemerdekaan di Kabupaten Ketapang harus terus diwujudkan melalui kepedulian, persatuan dan gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan daerah. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini