Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 25 August 2026 |
KALBARONLINE.com – Pebulu tangkis Indonesia Panji Reswara Utama Gunawan harus melewati pertarungan panjang sebelum memastikan kemenangan pada hari pertama Polytron Pontianak International Challenge 2026.
Bermain di GOR Terpadu Ayani, Pontianak, Selasa (25/8/2026), Panji menundukkan wakil Malaysia, Jia Ho Chung, melalui tiga gim dengan skor 21-19, 19-21, 21-15.
Panji mengawali pertandingan dengan persaingan ketat. Perolehan angka kedua pemain terus berdekatan hingga akhirnya wakil Indonesia mampu mengamankan gim pertama.
Jia Ho Chung kemudian memberikan perlawanan lebih kuat pada gim kedua. Panji yang sempat kehilangan fokus harus menyerahkan gim tersebut dengan skor 19-21 sehingga pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Pada gim ketiga, Panji kembali menemukan ritme permainannya. Ia mampu menjaga konsistensi hingga menutup pertandingan dengan kemenangan 21-15.
Usai pertandingan, Panji mengakui laga tersebut menguras banyak tenaga. Ia menyebut permainan lawan yang agresif membuat pertandingan berlangsung dalam reli-reli panjang.
“Rally yang sangat melelahkan. Kalau mengandalkan pukulan enggak ya. Saya lihat tadi lawan bermain agak grusak-grusuk juga, terus sama akhirnya main agak melambatkan, tapi akhirnya main tenaga juga,” kata Panji.
Menurutnya, pertandingan akhirnya banyak ditentukan melalui reli panjang. Situasi tersebut membuat kedua pemain harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk mempertahankan permainan.
“Ujung-ujungnya maksa reli, untung-untungan juga,” ujarnya.
Panji juga mengakui sempat kehilangan ketenangan pada gim kedua. Ia merasa terlalu terburu-buru sehingga permainan yang ditampilkan menjadi kurang rapi.
“Kurang tenang juga, saya agak terburu-buru di set kedua. Permainan lumayan kacau karena kurang fokus,” ungkapnya.
Pengalaman dari laga tersebut menjadi bahan evaluasi Panji untuk pertandingan selanjutnya. Ia ingin mematangkan kembali permainan sekaligus menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan yang menurutnya terasa cukup lambat.
“Pertandingan selanjutnya rencananya lebih dimatangkan lagi. Ini juga tadi di lapangan terasa agak lambat kalau buat mukul,” katanya.
Panji tidak menyebut ada pemain tertentu yang menjadi lawan paling ditakutinya pada turnamen ini. Ia memilih menjaga fokus dan tampil maksimal dalam setiap pertandingan.
“Tidak ada pemain yang ditakutin sih. Yang penting all out, optimis aja, harus menang, main setnya,” tuturnya.
Selain mengevaluasi permainan, Panji juga akan memperbaiki waktu istirahat. Ia mengaku kurang mendapatkan waktu pemulihan sebelum pertandingan sehingga kondisi stamina sempat menurun.
“Yang dimatangkan istirahat. Kemarin istirahat kurang, jadi stamina agak berkurang,” pungkasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com – Pebulu tangkis Indonesia Panji Reswara Utama Gunawan harus melewati pertarungan panjang sebelum memastikan kemenangan pada hari pertama Polytron Pontianak International Challenge 2026.
Bermain di GOR Terpadu Ayani, Pontianak, Selasa (25/8/2026), Panji menundukkan wakil Malaysia, Jia Ho Chung, melalui tiga gim dengan skor 21-19, 19-21, 21-15.
Panji mengawali pertandingan dengan persaingan ketat. Perolehan angka kedua pemain terus berdekatan hingga akhirnya wakil Indonesia mampu mengamankan gim pertama.
Jia Ho Chung kemudian memberikan perlawanan lebih kuat pada gim kedua. Panji yang sempat kehilangan fokus harus menyerahkan gim tersebut dengan skor 19-21 sehingga pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Pada gim ketiga, Panji kembali menemukan ritme permainannya. Ia mampu menjaga konsistensi hingga menutup pertandingan dengan kemenangan 21-15.
Usai pertandingan, Panji mengakui laga tersebut menguras banyak tenaga. Ia menyebut permainan lawan yang agresif membuat pertandingan berlangsung dalam reli-reli panjang.
“Rally yang sangat melelahkan. Kalau mengandalkan pukulan enggak ya. Saya lihat tadi lawan bermain agak grusak-grusuk juga, terus sama akhirnya main agak melambatkan, tapi akhirnya main tenaga juga,” kata Panji.
Menurutnya, pertandingan akhirnya banyak ditentukan melalui reli panjang. Situasi tersebut membuat kedua pemain harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk mempertahankan permainan.
“Ujung-ujungnya maksa reli, untung-untungan juga,” ujarnya.
Panji juga mengakui sempat kehilangan ketenangan pada gim kedua. Ia merasa terlalu terburu-buru sehingga permainan yang ditampilkan menjadi kurang rapi.
“Kurang tenang juga, saya agak terburu-buru di set kedua. Permainan lumayan kacau karena kurang fokus,” ungkapnya.
Pengalaman dari laga tersebut menjadi bahan evaluasi Panji untuk pertandingan selanjutnya. Ia ingin mematangkan kembali permainan sekaligus menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan yang menurutnya terasa cukup lambat.
“Pertandingan selanjutnya rencananya lebih dimatangkan lagi. Ini juga tadi di lapangan terasa agak lambat kalau buat mukul,” katanya.
Panji tidak menyebut ada pemain tertentu yang menjadi lawan paling ditakutinya pada turnamen ini. Ia memilih menjaga fokus dan tampil maksimal dalam setiap pertandingan.
“Tidak ada pemain yang ditakutin sih. Yang penting all out, optimis aja, harus menang, main setnya,” tuturnya.
Selain mengevaluasi permainan, Panji juga akan memperbaiki waktu istirahat. Ia mengaku kurang mendapatkan waktu pemulihan sebelum pertandingan sehingga kondisi stamina sempat menurun.
“Yang dimatangkan istirahat. Kemarin istirahat kurang, jadi stamina agak berkurang,” pungkasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini