Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 25 August 2026 |
KALBARONLINE.com – Polresta Pontianak masih mendalami sejumlah fakta dalam kecelakaan yang melibatkan mobil yang dikendarai ES, sekretaris DPW Partai PSI Kalbar, dengan sepeda motor di Jalan Sultan Abdurrahman, Kamis (20/8/2026).
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 08.35 WIB di depan RS Mitra Medika. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, mobil yang dikendarai ES diduga menabrak sepeda motor yang melaju searah di depannya saat hendak berbelok.
Pengendara sepeda motor bersama penumpangnya terjatuh dan mengalami luka. Keduanya kemudian mendapatkan penanganan medis di RS Mitra Medika.
Selain menyelidiki penyebab kecelakaan, polisi kini mendalami temuan sebuah pod getar vape atau K-Pods yang berdasarkan pemeriksaan disebut positif mengandung etomidate. Perangkat tersebut ditemukan seseorang yang untuk sementara disebut MR X setelah kecelakaan terjadi.
Persoalan kepemilikan perangkat tersebut masih menjadi bagian dari penyelidikan. Polisi juga belum memastikan apakah K-Pods tersebut berkaitan dengan kecelakaan.
Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto mengatakan, keterangan mengenai kepemilikan K-Pods saat ini masih bersumber dari informasi MR X yang belum berhasil dimintai keterangan secara langsung.
“Dari pantauan CCTV, yang bersangkutan (MR X) mengatakan bahwa K-Pods ini milik ES. Namun, ini masih praduga tidak bersalah,” kata Endang.
Endang menegaskan, polisi belum menemukan bukti yang menunjukkan ES menggunakan K-Pods tersebut. Karena itu, keberadaan perangkat tersebut belum dapat dikaitkan dengan kondisi ES maupun penyebab kecelakaan.
Polisi masih berupaya menemukan MR X untuk dimintai keterangan dan memperjelas bagaimana perangkat tersebut ditemukan serta informasi mengenai kepemilikannya.
Di sisi lain, pemeriksaan urine terhadap ES menunjukkan adanya kandungan benzodiazepin atau benzo. Polisi menyebut ES memiliki riwayat gangguan kecemasan dan menjalani pengobatan sejak 2023.
Namun, temuan tersebut juga belum dinyatakan sebagai penyebab kecelakaan. Polisi masih melakukan pendalaman dengan mengacu pada bukti serta keterangan yang diperoleh selama proses penyelidikan.
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Pontianak AKP Supriyanto mengatakan kedua pihak telah menyatakan kesepakatan untuk berdamai.
Meski demikian, penanganan perkara kecelakaan masih berjalan karena korban masih menjalani pengobatan. Polisi juga masih menunggu pernyataan resmi dari kedua pihak terkait kesepakatan tersebut.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan rekaman CCTV, polisi sementara menduga kecelakaan dipicu faktor manusia. Pengemudi mobil diduga kurang memperhatikan kendaraan yang berada di depannya.
Polresta Pontianak masih melanjutkan penyelidikan untuk memastikan rangkaian kejadian, termasuk mendalami temuan K-Pods dan keterangan pihak-pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut. (Lid)
KALBARONLINE.com – Polresta Pontianak masih mendalami sejumlah fakta dalam kecelakaan yang melibatkan mobil yang dikendarai ES, sekretaris DPW Partai PSI Kalbar, dengan sepeda motor di Jalan Sultan Abdurrahman, Kamis (20/8/2026).
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 08.35 WIB di depan RS Mitra Medika. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, mobil yang dikendarai ES diduga menabrak sepeda motor yang melaju searah di depannya saat hendak berbelok.
Pengendara sepeda motor bersama penumpangnya terjatuh dan mengalami luka. Keduanya kemudian mendapatkan penanganan medis di RS Mitra Medika.
Selain menyelidiki penyebab kecelakaan, polisi kini mendalami temuan sebuah pod getar vape atau K-Pods yang berdasarkan pemeriksaan disebut positif mengandung etomidate. Perangkat tersebut ditemukan seseorang yang untuk sementara disebut MR X setelah kecelakaan terjadi.
Persoalan kepemilikan perangkat tersebut masih menjadi bagian dari penyelidikan. Polisi juga belum memastikan apakah K-Pods tersebut berkaitan dengan kecelakaan.
Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto mengatakan, keterangan mengenai kepemilikan K-Pods saat ini masih bersumber dari informasi MR X yang belum berhasil dimintai keterangan secara langsung.
“Dari pantauan CCTV, yang bersangkutan (MR X) mengatakan bahwa K-Pods ini milik ES. Namun, ini masih praduga tidak bersalah,” kata Endang.
Endang menegaskan, polisi belum menemukan bukti yang menunjukkan ES menggunakan K-Pods tersebut. Karena itu, keberadaan perangkat tersebut belum dapat dikaitkan dengan kondisi ES maupun penyebab kecelakaan.
Polisi masih berupaya menemukan MR X untuk dimintai keterangan dan memperjelas bagaimana perangkat tersebut ditemukan serta informasi mengenai kepemilikannya.
Di sisi lain, pemeriksaan urine terhadap ES menunjukkan adanya kandungan benzodiazepin atau benzo. Polisi menyebut ES memiliki riwayat gangguan kecemasan dan menjalani pengobatan sejak 2023.
Namun, temuan tersebut juga belum dinyatakan sebagai penyebab kecelakaan. Polisi masih melakukan pendalaman dengan mengacu pada bukti serta keterangan yang diperoleh selama proses penyelidikan.
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Pontianak AKP Supriyanto mengatakan kedua pihak telah menyatakan kesepakatan untuk berdamai.
Meski demikian, penanganan perkara kecelakaan masih berjalan karena korban masih menjalani pengobatan. Polisi juga masih menunggu pernyataan resmi dari kedua pihak terkait kesepakatan tersebut.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan rekaman CCTV, polisi sementara menduga kecelakaan dipicu faktor manusia. Pengemudi mobil diduga kurang memperhatikan kendaraan yang berada di depannya.
Polresta Pontianak masih melanjutkan penyelidikan untuk memastikan rangkaian kejadian, termasuk mendalami temuan K-Pods dan keterangan pihak-pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini