Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 25 August 2026 |
KALBARONLINE.com – Akhmad Raihan Nur Iswin mengawali perjalanan di Polytron Pontianak International Challenge 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Tunggal putra Indonesia itu menghentikan perlawanan wakil Inggris, Chun Chuen So, hanya dalam dua gim di GOR Terpadu Ayani, Pontianak, Selasa (25/8/2026).
Raihan tampil agresif sejak gim pertama. Permainannya membuat Chun Chuen So kesulitan mengembangkan permainan hingga pertandingan berakhir dengan skor telak 21-3 dan 21-5.
Kemenangan tersebut menjadi modal awal bagi Raihan untuk mengejar target yang sudah dipasangnya di turnamen kali ini. Ia membidik tiket ke babak perempat final, meski fokus utamanya tetap melewati setiap pertandingan satu per satu.
“Targetnya setiap pertandingan menang. Mungkin quarter final lah,” ujarnya.
Polytron Pontianak International Challenge 2026 juga menjadi turnamen Indonesia Masters keempat yang diikuti Raihan. Sebelumnya, ia telah tampil di Medan dan dua kali di Yogyakarta.
“Ini pertandingan keempat Indonesia Masters. Pertama di Medan, dua kali di Jogja, dan Pontianak yang keempat. Persiapannya saya latihan rutin setiap hari,” kata Akhmad usai pertandingan.
Menghadapi turnamen di Pontianak, Raihan tidak melakukan persiapan yang berbeda secara khusus. Ia lebih memusatkan perhatian pada dua aspek, yakni akurasi pukulan dan kondisi fisik.
“Ada persiapan khusus pertandingan kali ini, matangkan akurasi sama fisik itu saja,” katanya.
Menariknya, ketika ditanya mengenai pemain yang paling diwaspadai, Raihan tidak menunjuk pebulu tangkis dari luar negeri. Ia justru menyebut rekan senegaranya, Chico Aura Dwi Wardoyo.
Menurut Raihan, Chico menjadi salah satu pemain yang sulit ia hadapi, bahkan ketika keduanya bertemu dalam sesi latihan.
“Pemain yang paling ditakuti ada dari Indonesia, Chico Aura. Pas latihan saya kalah terus sama dia, sulit,” ungkapnya.
Terlepas dari target dan persaingan yang akan dihadapi pada babak berikutnya, Raihan mengaku puas dengan penampilannya di laga perdana. Hampir seluruh pukulan yang dimainkan mampu dieksekusi sesuai harapan.
“Hari ini melawan Inggris, senang sih, terus masuk semua bolanya. Enak mainnya,” tuturnya.
Raihan juga turut merasakan kondisi kabut asap yang menyelimuti Pontianak akibat kebakaran hutan dan lahan. Namun, menurutnya, kondisi tersebut tidak sampai mengganggu penampilannya selama berada di dalam arena pertandingan.
“Di lapangan terasa, tapi tidak masalah. AC-nya dingin, aman lah,” pungkasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com – Akhmad Raihan Nur Iswin mengawali perjalanan di Polytron Pontianak International Challenge 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Tunggal putra Indonesia itu menghentikan perlawanan wakil Inggris, Chun Chuen So, hanya dalam dua gim di GOR Terpadu Ayani, Pontianak, Selasa (25/8/2026).
Raihan tampil agresif sejak gim pertama. Permainannya membuat Chun Chuen So kesulitan mengembangkan permainan hingga pertandingan berakhir dengan skor telak 21-3 dan 21-5.
Kemenangan tersebut menjadi modal awal bagi Raihan untuk mengejar target yang sudah dipasangnya di turnamen kali ini. Ia membidik tiket ke babak perempat final, meski fokus utamanya tetap melewati setiap pertandingan satu per satu.
“Targetnya setiap pertandingan menang. Mungkin quarter final lah,” ujarnya.
Polytron Pontianak International Challenge 2026 juga menjadi turnamen Indonesia Masters keempat yang diikuti Raihan. Sebelumnya, ia telah tampil di Medan dan dua kali di Yogyakarta.
“Ini pertandingan keempat Indonesia Masters. Pertama di Medan, dua kali di Jogja, dan Pontianak yang keempat. Persiapannya saya latihan rutin setiap hari,” kata Akhmad usai pertandingan.
Menghadapi turnamen di Pontianak, Raihan tidak melakukan persiapan yang berbeda secara khusus. Ia lebih memusatkan perhatian pada dua aspek, yakni akurasi pukulan dan kondisi fisik.
“Ada persiapan khusus pertandingan kali ini, matangkan akurasi sama fisik itu saja,” katanya.
Menariknya, ketika ditanya mengenai pemain yang paling diwaspadai, Raihan tidak menunjuk pebulu tangkis dari luar negeri. Ia justru menyebut rekan senegaranya, Chico Aura Dwi Wardoyo.
Menurut Raihan, Chico menjadi salah satu pemain yang sulit ia hadapi, bahkan ketika keduanya bertemu dalam sesi latihan.
“Pemain yang paling ditakuti ada dari Indonesia, Chico Aura. Pas latihan saya kalah terus sama dia, sulit,” ungkapnya.
Terlepas dari target dan persaingan yang akan dihadapi pada babak berikutnya, Raihan mengaku puas dengan penampilannya di laga perdana. Hampir seluruh pukulan yang dimainkan mampu dieksekusi sesuai harapan.
“Hari ini melawan Inggris, senang sih, terus masuk semua bolanya. Enak mainnya,” tuturnya.
Raihan juga turut merasakan kondisi kabut asap yang menyelimuti Pontianak akibat kebakaran hutan dan lahan. Namun, menurutnya, kondisi tersebut tidak sampai mengganggu penampilannya selama berada di dalam arena pertandingan.
“Di lapangan terasa, tapi tidak masalah. AC-nya dingin, aman lah,” pungkasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini