Pontianak    

Comeback Usai Cedera 6 Bulan, Chiara Marvella Menang di Polytron Pontianak International Challenge 2026

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 26 August 2026
Comeback Usai Cedera 6 Bulan, Chiara Marvella Menang di Polytron Pontianak International Challenge 2026
Chiara Marvella comeback usai cedera enam bulan dengan kemenangan di Polytron Pontianak International Challenge 2026 (Foto: MC)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Chiara Marvella Handoyo, mengawali kiprahnya di Polytron Pontianak International Challenge 2026 dengan hasil positif.

Bertanding di GOR Terpadu Ayani, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (26/8/2026), Chiara sukses menaklukkan wakil India, Naishaa Kaur Bhatoye, dalam dua gim langsung dengan skor 21-12, 21-16.

Kemenangan tersebut terasa spesial bagi Chiara. Sebab, turnamen ini menjadi momen comeback setelah dirinya harus menepi selama enam bulan akibat cedera.

Usai pertandingan, Chiara mengaku bersyukur bisa kembali tampil di lapangan dan menjalani laga tanpa mengalami kendala berarti.

“Ini bisa berlangsung, saya berharapnya bisa menampilkan yang terbaik. Ini karena kemarin setelah cedera juga lama, jadi ini baru kembali lagi setelah enam bulan,” ujar Chiara.

Meski berhasil melangkah ke babak berikutnya, Chiara tidak ingin membebani dirinya dengan target besar. Fokus utamanya adalah menjaga kondisi fisik agar dapat melewati setiap pertandingan dengan baik.

“Targetnya saya mau selesai main tanpa cedera di setiap match-nya, dan berjuang semaksimal yang saya bisa,” katanya.

Menghadapi persaingan di sektor tunggal putri, Chiara menyadari banyak pemain kuat yang berada dalam jalur pertandingannya. Beberapa di antaranya berasal dari Kanada, Indonesia, hingga Chinese Taipei.

Untuk menghadapi persaingan tersebut, Chiara memilih fokus menjaga kebugaran tubuh serta mempertahankan karakter permainannya yang mengandalkan pola menyerang.

“Persiapannya mau jaga badan sih terutama, dan mainnya juga mau menerapkan permainan pola saya kan menyerang. Jadi saya mau menerapkan permainan serang saya bisa masuk dan bisa menang dengan pola saya,” ucapnya.

Saat menghadapi Naishaa, Chiara mengakui sempat mendapat perlawanan ketat terutama pada gim kedua. Beberapa reli panjang membuat pertandingan berjalan lebih melelahkan hingga dirinya sempat melakukan kesalahan sendiri.

Namun, Chiara mampu kembali mengendalikan permainan dan menjaga ritme hingga akhirnya memastikan kemenangan serta tiket menuju babak selanjutnya. (Jau)

Artikel Selanjutnya
Ayah Korban Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Anak 3 Tahun di Sambas
Wednesday, 26 August 2026
Artikel Sebelumnya
Karhutla di Pontianak Terkendali, BPBD Tegaskan Pembakar Lahan Akan Ditindak
Wednesday, 26 August 2026

Berita terkait