Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Wednesday, 26 August 2026 |
KALBARONLINE.com – Sebanyak 172 personel TNI diterjunkan ke Kota Pontianak, Kalimantan Barat, untuk membantu upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Personel tersebut tergabung dalam Satgas Penyuluh Pati dan Pamen TNI wilayah Kota Pontianak. Mereka akan menjalankan pendekatan nonfisik dengan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya karhutla serta cara pembukaan lahan yang lebih aman.
Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Hari Mulyanto, mengatakan pengerahan personel tersebut merupakan tindak lanjut perintah Panglima TNI untuk membantu penanganan karhutla melalui kegiatan penyuluhan kepada masyarakat.
“Kami hadir di Kalimantan Barat, khususnya di Pontianak, untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait kebakaran hutan dan lahan yang terjadi,” kata Hari saat sosialisasi penanganan dan pencegahan karhutla di Pontianak, Rabu (26/8/2026).
Menurut Hari, edukasi kepada masyarakat menjadi hal penting agar pembukaan lahan tidak dilakukan dengan cara yang berpotensi memicu kebakaran dan menimbulkan kerugian.
“Kalau membuka lahan ini diharapkan dengan cara-cara yang lebih baik sehingga tidak menimbulkan kerugian ataupun bencana yang berdampak kurang bagus, baik kepada masyarakat sekitar maupun dunia internasional,” ujarnya.
Sebanyak 172 personel tersebut nantinya akan dibagi ke dalam 14 tim yang bertugas melakukan penyuluhan di wilayah kabupaten/kota di Kalimantan Barat.
Hari menyebut, penanganan karhutla saat ini terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, baik melalui langkah fisik maupun nonfisik.
“Saat ini sedang kita atasi dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat, baik secara fisik maupun nonfisik. Diharapkan kebakaran ini dapat segera teratasi,” katanya.
Selain penanganan di lapangan, evaluasi dan mitigasi juga akan terus dilakukan. Menurut Hari, pengalaman menghadapi karhutla pada tahun-tahun sebelumnya menjadi bahan untuk memperbaiki strategi pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Kita adakan evaluasi, analisa terhadap langkah-langkah yang sudah kita laksanakan. Kemungkinan kalau ada hal-hal yang perlu kita tingkatkan, ada hal yang perlu kita perbaiki supaya kejadian ini tidak berulang kembali,” pungkasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com – Sebanyak 172 personel TNI diterjunkan ke Kota Pontianak, Kalimantan Barat, untuk membantu upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Personel tersebut tergabung dalam Satgas Penyuluh Pati dan Pamen TNI wilayah Kota Pontianak. Mereka akan menjalankan pendekatan nonfisik dengan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya karhutla serta cara pembukaan lahan yang lebih aman.
Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Hari Mulyanto, mengatakan pengerahan personel tersebut merupakan tindak lanjut perintah Panglima TNI untuk membantu penanganan karhutla melalui kegiatan penyuluhan kepada masyarakat.
“Kami hadir di Kalimantan Barat, khususnya di Pontianak, untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait kebakaran hutan dan lahan yang terjadi,” kata Hari saat sosialisasi penanganan dan pencegahan karhutla di Pontianak, Rabu (26/8/2026).
Menurut Hari, edukasi kepada masyarakat menjadi hal penting agar pembukaan lahan tidak dilakukan dengan cara yang berpotensi memicu kebakaran dan menimbulkan kerugian.
“Kalau membuka lahan ini diharapkan dengan cara-cara yang lebih baik sehingga tidak menimbulkan kerugian ataupun bencana yang berdampak kurang bagus, baik kepada masyarakat sekitar maupun dunia internasional,” ujarnya.
Sebanyak 172 personel tersebut nantinya akan dibagi ke dalam 14 tim yang bertugas melakukan penyuluhan di wilayah kabupaten/kota di Kalimantan Barat.
Hari menyebut, penanganan karhutla saat ini terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, baik melalui langkah fisik maupun nonfisik.
“Saat ini sedang kita atasi dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat, baik secara fisik maupun nonfisik. Diharapkan kebakaran ini dapat segera teratasi,” katanya.
Selain penanganan di lapangan, evaluasi dan mitigasi juga akan terus dilakukan. Menurut Hari, pengalaman menghadapi karhutla pada tahun-tahun sebelumnya menjadi bahan untuk memperbaiki strategi pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Kita adakan evaluasi, analisa terhadap langkah-langkah yang sudah kita laksanakan. Kemungkinan kalau ada hal-hal yang perlu kita tingkatkan, ada hal yang perlu kita perbaiki supaya kejadian ini tidak berulang kembali,” pungkasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini