Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 28 August 2026 |
KALBARONLINE.com - Nur’Aini (54), warga Jalan Kom Yos Soedarso, Jalan Jeruju II, Kecamatan Pontianak Barat, menyampaikan terima kasih atas bantuan Pemerintah Kota Pontianak setelah rumahnya terbakar pada Kamis (27/8/2026) dini hari.
Rumah tersebut dihuni dua kepala keluarga dengan jumlah sembilan jiwa. Kebakaran membuat keluarga terdampak kehilangan tempat tinggal dan sejumlah kebutuhan dasar.
Nur’Aini bersyukur karena Pemkot Pontianak melalui Dinas Sosial bergerak cepat menyalurkan bantuan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu keluarganya memenuhi kebutuhan sementara setelah kebakaran.
“Bantuan ini sangat membantu kami,” ujarnya, Jumat (28/8/2026).
Musibah kebakaran terjadi begitu cepat. Dalam kondisi tersebut, keselamatan keluarga menjadi hal utama, sementara sejumlah barang tidak sempat diselamatkan.
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengatakan, bantuan yang diberikan Pemkot Pontianak merupakan bentuk kepedulian kepada warga yang tertimpa musibah.
“Pemberian bantuan ini untuk meringankan beban warga yang terkena musibah kebakaran,” ujarnya.
Bahasan menjelaskan, bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban warga, bukan mengganti seluruh kerugian akibat kebakaran.
Adapun bantuan yang diberikan meliputi makanan siap saji selama tujuh hari, selimut, beras, alat masak, handuk, sabun, dan perlengkapan mandi.
Untuk penanganan rumah, Bahasan menyebut Pemkot Pontianak melalui dinas terkait akan mengupayakan bantuan material sebagaimana mekanisme yang biasa dilakukan terhadap warga terdampak kebakaran.
“Untuk rumahnya, insyaallah Pemerintah Kota Pontianak melalui dinas terkait akan memberikan bantuan berupa material, seperti biasa di tempat-tempat lain,” jelasnya.
Di kesempatan tersebut, Bahasan juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terlebih dalam kondisi cuaca panas seperti saat ini.
Ia mengingatkan, kebakaran sering kali bermula dari sumber api kecil yang kemudian membesar.
“Kita minta warga tetap siaga dan waspada terhadap hal-hal yang bisa memantik munculnya api. Api itu datangnya dari kecil menjadi besar,” ujarnya.
Ia mencontohkan puntung rokok yang dibuang sembarangan juga dapat menjadi pemicu kebakaran. Karena itu, masyarakat diminta tidak meremehkan hal-hal kecil yang berpotensi menimbulkan api.
“Bagi yang merokok, jangan buang puntung rokok sembarangan. Itu salah satu yang bisa memantik datangnya api,” pesannya.
Bahasan menambahkan, cuaca panas dan kering membuat potensi kebakaran semakin tinggi. Warga diminta lebih berhati-hati saat menggunakan listrik, kompor, obat nyamuk, lilin, maupun benda lain yang berisiko menimbulkan api.
“Situasinya memang sangat panas. Kita diam di luar saja berkeringat dan gerah. Jadi kita harus lebih waspada,” pungkasnya. (*)
KALBARONLINE.com - Nur’Aini (54), warga Jalan Kom Yos Soedarso, Jalan Jeruju II, Kecamatan Pontianak Barat, menyampaikan terima kasih atas bantuan Pemerintah Kota Pontianak setelah rumahnya terbakar pada Kamis (27/8/2026) dini hari.
Rumah tersebut dihuni dua kepala keluarga dengan jumlah sembilan jiwa. Kebakaran membuat keluarga terdampak kehilangan tempat tinggal dan sejumlah kebutuhan dasar.
Nur’Aini bersyukur karena Pemkot Pontianak melalui Dinas Sosial bergerak cepat menyalurkan bantuan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu keluarganya memenuhi kebutuhan sementara setelah kebakaran.
“Bantuan ini sangat membantu kami,” ujarnya, Jumat (28/8/2026).
Musibah kebakaran terjadi begitu cepat. Dalam kondisi tersebut, keselamatan keluarga menjadi hal utama, sementara sejumlah barang tidak sempat diselamatkan.
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengatakan, bantuan yang diberikan Pemkot Pontianak merupakan bentuk kepedulian kepada warga yang tertimpa musibah.
“Pemberian bantuan ini untuk meringankan beban warga yang terkena musibah kebakaran,” ujarnya.
Bahasan menjelaskan, bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban warga, bukan mengganti seluruh kerugian akibat kebakaran.
Adapun bantuan yang diberikan meliputi makanan siap saji selama tujuh hari, selimut, beras, alat masak, handuk, sabun, dan perlengkapan mandi.
Untuk penanganan rumah, Bahasan menyebut Pemkot Pontianak melalui dinas terkait akan mengupayakan bantuan material sebagaimana mekanisme yang biasa dilakukan terhadap warga terdampak kebakaran.
“Untuk rumahnya, insyaallah Pemerintah Kota Pontianak melalui dinas terkait akan memberikan bantuan berupa material, seperti biasa di tempat-tempat lain,” jelasnya.
Di kesempatan tersebut, Bahasan juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terlebih dalam kondisi cuaca panas seperti saat ini.
Ia mengingatkan, kebakaran sering kali bermula dari sumber api kecil yang kemudian membesar.
“Kita minta warga tetap siaga dan waspada terhadap hal-hal yang bisa memantik munculnya api. Api itu datangnya dari kecil menjadi besar,” ujarnya.
Ia mencontohkan puntung rokok yang dibuang sembarangan juga dapat menjadi pemicu kebakaran. Karena itu, masyarakat diminta tidak meremehkan hal-hal kecil yang berpotensi menimbulkan api.
“Bagi yang merokok, jangan buang puntung rokok sembarangan. Itu salah satu yang bisa memantik datangnya api,” pesannya.
Bahasan menambahkan, cuaca panas dan kering membuat potensi kebakaran semakin tinggi. Warga diminta lebih berhati-hati saat menggunakan listrik, kompor, obat nyamuk, lilin, maupun benda lain yang berisiko menimbulkan api.
“Situasinya memang sangat panas. Kita diam di luar saja berkeringat dan gerah. Jadi kita harus lebih waspada,” pungkasnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini