Kapuas Hulu    

Hadapi Karhutla di TNDS, Kodim Putussibau Bangun Sumur Bor di Titik Hotspot

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Friday, 28 August 2026
Hadapi Karhutla di TNDS, Kodim Putussibau Bangun Sumur Bor di Titik Hotspot
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS), Kodim 1206/Putussibau membangun sumur bor di salah satu titik hotspot di Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu.

Pembangunan sumur bor tersebut dilaksanakan selama dua hari, 27–28 Agustus 2026, tepatnya di wilayah Lanjak. Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan karhutla.

Sumur bor dibuat untuk mendukung ketersediaan sumber air yang dapat digunakan dalam penanganan dan pemadaman karhutla di kawasan TNDS.

Pelaksanaannya melibatkan Koramil 1206-03/Batang Lupar bersama personel Polisi Kehutanan (Polhut) pengelola TNDS, Manggala Agni, Polsek Batang Lupar, personel Yonif 644/Walet Sakti (Wls), serta unsur Forkopimcam Batang Lupar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Batang Lupar, Ketua TNDS Kapuas Hulu, dan Danramil Batang Lupar, PaSandi Kodim 1206/Psb selaku Dansatgas.

Sebelum kegiatan dimulai, seluruh personel terlebih dahulu mengikuti apel persiapan. Dalam kesempatan tersebut, Kepala TNDS dan Pa Sandi Kodim 1206/Putussibau menyampaikan arahan sekaligus memberikan motivasi kepada personel agar kegiatan berjalan aman dan lancar.

Namun, menuju titik hotspot bukan perkara mudah. Lokasi sasaran berada di ujung kawasan danau sehingga tim gabungan harus menempuh perjalanan cukup lama dengan medan yang berat dan ekstrem.

Kondisi tersebut membuat kerja sama dan kekompakan seluruh personel menjadi faktor penting dalam pelaksanaan kegiatan.

Melalui sinergi TNI, Polri, pengelola TNDS, Manggala Agni, Yonif 644/Wls, dan Forkopimcam Batang Lupar, pembuatan sumur bor diharapkan dapat memberikan dukungan nyata untuk mempercepat penanganan sekaligus mencegah meluasnya karhutla di kawasan TNDS.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergitas lintas sektor dalam menjaga kawasan Taman Nasional Danau Sentarum dari ancaman kebakaran serta memastikan penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat dan efektif. (Haq)

Artikel Selanjutnya
Tolak Perda Peladang Dicabut, DAD Kalbar: Jangan Kambing Hitamkan Peladang Tradisional
Friday, 28 August 2026
Artikel Sebelumnya
Tolak Perda Peladang Dicabut, DAD Kalbar: Jangan Kambing Hitamkan Peladang Tradisional
Friday, 28 August 2026

Berita terkait