Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sunday, 30 August 2026 |
KALBARONLINE.com – Baru sekitar dua bulan dipasangkan, Wahyu Agung Prasetyo/Pulung Ramadhan langsung mencetak prestasi dengan menjuarai Polytron Pontianak International Challenge 2026.
Pasangan ganda putra Indonesia tersebut memastikan gelar juara setelah menundukkan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo pada partai final di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Minggu (30/8/2026).
Wahyu/Pulung tampil solid dan mampu mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor 22-20, 21-15.
Gelar tersebut terasa semakin spesial karena Polytron Pontianak International Challenge 2026 menjadi turnamen perdana yang dijalani Wahyu dan Pulung sebagai pasangan.
Wahyu Agung Prasetyo mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia tak menyangka pasangan yang baru terbentuk bisa langsung meraih gelar juara pada turnamen perdana.
“Rasanya alhamdulillah senang. Apalagi kita pasangan baru, pertandingan perdana juga, tetapi kita bisa juara. Kita bersyukur,” ujar Wahyu.
Menurut Wahyu, sejak awal pertandingan dirinya bersama Pulung berusaha tampil tanpa beban berlebihan dan memberikan kemampuan terbaik hingga pertandingan berakhir.
“Di pertandingan ini nothing tulus, kita tampil memberikan yang terbaik dengan tekad juga,” katanya.
Namun, kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Wahyu menyebut kedua pasangan sudah saling mengetahui karakter permainan masing-masing sehingga perolehan poin berlangsung ketat, terutama pada gim pertama.
“Pertandingannya berat. Kita tahu mereka, mereka juga tahu kita. Jadi kita tahu satu sama lain, mendapatkan poin itu tidak mudah,” ungkapnya.
Kejar-kejaran angka terjadi hingga memasuki poin kritis pada gim pertama. Wahyu/Pulung akhirnya mampu mengamankan gim tersebut dengan skor 22-20.
Memasuki gim kedua, Wahyu/Pulung mulai menemukan ritme permainan. Mereka mampu menjaga keunggulan hingga menutup laga dengan kemenangan 21-15.
Di balik kemenangan tersebut, Pulung Ramadhan mengakui masih terdapat sejumlah hal yang harus dibenahi dari permainan mereka. Salah satunya menjaga fokus dan konsistensi sepanjang pertandingan.
“Di dalam pertandingan kita sempat kehilangan fokus dan agak terburu-buru juga. Fokus menurun dan kurang konsisten,” ujar Pulung.
Meski sempat kehilangan fokus, pasangan baru tersebut mampu melakukan evaluasi di tengah pertandingan dan menjaga momentum hingga akhir.
Pulung mengungkapkan, persiapan mereka sebagai pasangan baru telah dilakukan sekitar dua bulan. Waktu yang relatif singkat tersebut menjadi tantangan tersendiri untuk membangun chemistry dan pola permainan.
“Persiapan kita kurang lebih dua bulan. Kita pasangan baru,” katanya.
Gelar juara Polytron Pontianak International Challenge 2026 menjadi modal penting bagi Wahyu/Pulung untuk melanjutkan perjalanan mereka sebagai pasangan.
Keduanya membuktikan bahwa meski baru dipasangkan, komunikasi, keberanian bermain lepas, serta kemampuan beradaptasi mampu menjadi modal untuk bersaing.
Bagi Wahyu, gelar tersebut juga menjadi bukti bahwa mereka mampu memanfaatkan kesempatan dengan maksimal sejak pertandingan pertama sebagai pasangan.
Kemenangan Wahyu Agung Prasetyo/Pulung Ramadhan sekaligus menambah warna persaingan ganda putra Indonesia di Polytron Pontianak International Challenge 2026. Berstatus sebagai pasangan baru, mereka justru mampu berdiri di podium tertinggi setelah melewati final yang berlangsung ketat. (Lid)
KALBARONLINE.com – Baru sekitar dua bulan dipasangkan, Wahyu Agung Prasetyo/Pulung Ramadhan langsung mencetak prestasi dengan menjuarai Polytron Pontianak International Challenge 2026.
Pasangan ganda putra Indonesia tersebut memastikan gelar juara setelah menundukkan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo pada partai final di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Minggu (30/8/2026).
Wahyu/Pulung tampil solid dan mampu mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor 22-20, 21-15.
Gelar tersebut terasa semakin spesial karena Polytron Pontianak International Challenge 2026 menjadi turnamen perdana yang dijalani Wahyu dan Pulung sebagai pasangan.
Wahyu Agung Prasetyo mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia tak menyangka pasangan yang baru terbentuk bisa langsung meraih gelar juara pada turnamen perdana.
“Rasanya alhamdulillah senang. Apalagi kita pasangan baru, pertandingan perdana juga, tetapi kita bisa juara. Kita bersyukur,” ujar Wahyu.
Menurut Wahyu, sejak awal pertandingan dirinya bersama Pulung berusaha tampil tanpa beban berlebihan dan memberikan kemampuan terbaik hingga pertandingan berakhir.
“Di pertandingan ini nothing tulus, kita tampil memberikan yang terbaik dengan tekad juga,” katanya.
Namun, kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Wahyu menyebut kedua pasangan sudah saling mengetahui karakter permainan masing-masing sehingga perolehan poin berlangsung ketat, terutama pada gim pertama.
“Pertandingannya berat. Kita tahu mereka, mereka juga tahu kita. Jadi kita tahu satu sama lain, mendapatkan poin itu tidak mudah,” ungkapnya.
Kejar-kejaran angka terjadi hingga memasuki poin kritis pada gim pertama. Wahyu/Pulung akhirnya mampu mengamankan gim tersebut dengan skor 22-20.
Memasuki gim kedua, Wahyu/Pulung mulai menemukan ritme permainan. Mereka mampu menjaga keunggulan hingga menutup laga dengan kemenangan 21-15.
Di balik kemenangan tersebut, Pulung Ramadhan mengakui masih terdapat sejumlah hal yang harus dibenahi dari permainan mereka. Salah satunya menjaga fokus dan konsistensi sepanjang pertandingan.
“Di dalam pertandingan kita sempat kehilangan fokus dan agak terburu-buru juga. Fokus menurun dan kurang konsisten,” ujar Pulung.
Meski sempat kehilangan fokus, pasangan baru tersebut mampu melakukan evaluasi di tengah pertandingan dan menjaga momentum hingga akhir.
Pulung mengungkapkan, persiapan mereka sebagai pasangan baru telah dilakukan sekitar dua bulan. Waktu yang relatif singkat tersebut menjadi tantangan tersendiri untuk membangun chemistry dan pola permainan.
“Persiapan kita kurang lebih dua bulan. Kita pasangan baru,” katanya.
Gelar juara Polytron Pontianak International Challenge 2026 menjadi modal penting bagi Wahyu/Pulung untuk melanjutkan perjalanan mereka sebagai pasangan.
Keduanya membuktikan bahwa meski baru dipasangkan, komunikasi, keberanian bermain lepas, serta kemampuan beradaptasi mampu menjadi modal untuk bersaing.
Bagi Wahyu, gelar tersebut juga menjadi bukti bahwa mereka mampu memanfaatkan kesempatan dengan maksimal sejak pertandingan pertama sebagai pasangan.
Kemenangan Wahyu Agung Prasetyo/Pulung Ramadhan sekaligus menambah warna persaingan ganda putra Indonesia di Polytron Pontianak International Challenge 2026. Berstatus sebagai pasangan baru, mereka justru mampu berdiri di podium tertinggi setelah melewati final yang berlangsung ketat. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini