Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sunday, 30 August 2026 |
KALBARONLINE.com - Ganda putri Korea Selatan Kim Yu Jung/Lee Yu Lim tampil dominan dan berhasil menjuarai Polytron Pontianak International Challenge 2026.
Kim/Lee memastikan gelar juara setelah mengalahkan pasangan Chinese Taipei, Tsai Ruo Lin/Wang Yi Zhen, pada partai final yang berlangsung di GOR Terpadu A. Yani Pontianak, Minggu (30/8/2026).
Kim/Lee tampil agresif sejak awal pertandingan dan mampu mengendalikan permainan. Mereka akhirnya menyudahi perlawanan Tsai/Wang dalam dua gim langsung dengan skor 21-5, 21-14.
Gelar juara tersebut terasa istimewa bagi Kim/Lee. Kim mengaku sempat merasakan ketegangan karena mereka sudah cukup lama tidak mencapai partai final pada turnamen internasional.
“Hari ini kami sudah lama tidak mencapai final di turnamen internasional, jadi awalnya saya cukup tegang dan penasaran akan seperti apa jalannya pertandingan,” ujar Kim.
Namun, rasa tegang tersebut perlahan hilang setelah pertandingan berjalan sesuai dengan rencana. Kim/Lee mampu mengontrol permainan hingga akhirnya mengamankan gelar juara.
“Tapi semuanya berjalan sesuai dengan yang kami inginkan. Kami bisa memainkan pertandingan dengan baik dan akhirnya meraih kemenangan,” katanya.
Lee menilai strategi menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka di partai final. Menurutnya, pasangan Chinese Taipei memiliki kekuatan dari sisi power sehingga Kim/Lee berusaha mengambil inisiatif serangan sejak awal.
“Para pemain Taiwan punya tenaga yang cukup kuat. Kami berpikir kalau kami kalah dari segi power, pertandingan akan menjadi sulit,” kata Lee.
Karena itu, Kim/Lee berusaha membangun serangan dengan baik dan tidak memberikan kesempatan kepada lawan untuk mengembangkan permainan.
“Kami juga berusaha membangun serangan dengan baik dan mengambil inisiatif untuk menyerang terlebih dahulu. Menurut saya, itu yang menjadi salah satu faktor kami bisa memenangkan pertandingan,” ujarnya.
Gelar juara Polytron Pontianak International Challenge 2026 menjadi modal positif bagi Kim/Lee untuk menghadapi turnamen berikutnya. Keduanya dijadwalkan kembali bertanding pada pekan depan.
Kim menilai pengalaman bertanding di Pontianak memberikan keuntungan tersendiri. Adaptasi terhadap kondisi pertandingan yang sudah mereka rasakan di Pontianak dinilai dapat membantu menghadapi turnamen selanjutnya.
“Untuk turnamen berikutnya, kami akan bertanding lagi minggu depan. Karena kami sudah lebih dulu beradaptasi dengan kondisi pertandingan seperti ini, saya pikir kami akan sedikit lebih unggul dalam hal adaptasi,” tuturnya.
Kim pun bertekad membawa momentum positif tersebut ke turnamen berikutnya.
“Kami akan berusaha menampilkan pertandingan yang bagus lagi,” pungkas Kim. (Lid)
KALBARONLINE.com - Ganda putri Korea Selatan Kim Yu Jung/Lee Yu Lim tampil dominan dan berhasil menjuarai Polytron Pontianak International Challenge 2026.
Kim/Lee memastikan gelar juara setelah mengalahkan pasangan Chinese Taipei, Tsai Ruo Lin/Wang Yi Zhen, pada partai final yang berlangsung di GOR Terpadu A. Yani Pontianak, Minggu (30/8/2026).
Kim/Lee tampil agresif sejak awal pertandingan dan mampu mengendalikan permainan. Mereka akhirnya menyudahi perlawanan Tsai/Wang dalam dua gim langsung dengan skor 21-5, 21-14.
Gelar juara tersebut terasa istimewa bagi Kim/Lee. Kim mengaku sempat merasakan ketegangan karena mereka sudah cukup lama tidak mencapai partai final pada turnamen internasional.
“Hari ini kami sudah lama tidak mencapai final di turnamen internasional, jadi awalnya saya cukup tegang dan penasaran akan seperti apa jalannya pertandingan,” ujar Kim.
Namun, rasa tegang tersebut perlahan hilang setelah pertandingan berjalan sesuai dengan rencana. Kim/Lee mampu mengontrol permainan hingga akhirnya mengamankan gelar juara.
“Tapi semuanya berjalan sesuai dengan yang kami inginkan. Kami bisa memainkan pertandingan dengan baik dan akhirnya meraih kemenangan,” katanya.
Lee menilai strategi menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka di partai final. Menurutnya, pasangan Chinese Taipei memiliki kekuatan dari sisi power sehingga Kim/Lee berusaha mengambil inisiatif serangan sejak awal.
“Para pemain Taiwan punya tenaga yang cukup kuat. Kami berpikir kalau kami kalah dari segi power, pertandingan akan menjadi sulit,” kata Lee.
Karena itu, Kim/Lee berusaha membangun serangan dengan baik dan tidak memberikan kesempatan kepada lawan untuk mengembangkan permainan.
“Kami juga berusaha membangun serangan dengan baik dan mengambil inisiatif untuk menyerang terlebih dahulu. Menurut saya, itu yang menjadi salah satu faktor kami bisa memenangkan pertandingan,” ujarnya.
Gelar juara Polytron Pontianak International Challenge 2026 menjadi modal positif bagi Kim/Lee untuk menghadapi turnamen berikutnya. Keduanya dijadwalkan kembali bertanding pada pekan depan.
Kim menilai pengalaman bertanding di Pontianak memberikan keuntungan tersendiri. Adaptasi terhadap kondisi pertandingan yang sudah mereka rasakan di Pontianak dinilai dapat membantu menghadapi turnamen selanjutnya.
“Untuk turnamen berikutnya, kami akan bertanding lagi minggu depan. Karena kami sudah lebih dulu beradaptasi dengan kondisi pertandingan seperti ini, saya pikir kami akan sedikit lebih unggul dalam hal adaptasi,” tuturnya.
Kim pun bertekad membawa momentum positif tersebut ke turnamen berikutnya.
“Kami akan berusaha menampilkan pertandingan yang bagus lagi,” pungkas Kim. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini