Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Thursday, 27 August 2026 |
KALBARONLINE.com – Antusiasme warga Kalimantan Barat menyaksikan Polytron Pontianak International Challenge 2026 ternyata di luar dugaan panitia. Hingga memasuki hari ketiga, turnamen bulutangkis internasional yang berlangsung di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak itu mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Ketua Panitia Polytron Pontianak International Challenge 2026, Yuni Kartika, mengatakan pelaksanaan turnamen hingga hari ketiga berjalan dengan baik. Namun, salah satu hal yang paling mendapat perhatian panitia adalah tingginya jumlah penonton yang hadir langsung ke arena pertandingan.
“Luar biasa. Bagi kami sebagai panitia penyelenggara, antusiasme penonton di luar dugaan,” ungkap Yuni.
Menurutnya, GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak memiliki kapasitas sekitar 1.700 penonton. Melihat antusiasme yang sudah terlihat sejak babak awal, panitia memperkirakan jumlah penonton akan semakin meningkat ketika turnamen memasuki babak semifinal dan final.
“Kalau mereka datang, kami berharap stadion bisa penuh pada Sabtu dan Minggu. Ini menunjukkan antusiasme yang sangat positif terhadap bulu tangkis Indonesia dan BWF,” kata Yuni.
Antusiasme masyarakat tersebut juga terlihat dari penjualan tiket. Panitia berharap masyarakat yang telah membeli tiket dapat hadir langsung ke GOR untuk memberikan dukungan kepada para pemain yang bertanding.
Dukungan penonton dinilai dapat menciptakan atmosfer pertandingan yang lebih meriah sekaligus memberikan pengalaman tersendiri bagi para atlet yang tampil di Pontianak.
Di sisi lain, Yuni mengatakan Polytron Pontianak International Challenge 2026 juga menjadi kesempatan penting bagi pemain Indonesia, terutama atlet muda, untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level internasional.
“Saya melihat sejauh ini sangat baik. Yang kami prioritaskan adalah bagaimana pemain-pemain Indonesia, terutama pemain muda, bisa mendapatkan pengalaman dan berprestasi,” ujar Yuni.
Menurutnya, sejumlah pemain senior juga memanfaatkan turnamen di Pontianak untuk mencoba sektor permainan yang berbeda. Ia mencontohkan Apri dan Bagas yang tampil di sektor ganda campuran.
Bagi PBSI, kesempatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman bertanding sekaligus membantu pemain muda mengumpulkan poin ranking internasional.
“Bagi PBSI, turnamen ini menjadi salah satu kesempatan bagi pemain muda untuk meraih poin ranking internasional, meningkatkan peringkat, dan nantinya bisa bertanding di level yang lebih tinggi,” katanya.
Hingga hari ketiga, sejumlah wakil Indonesia masih mampu melangkah di tengah persaingan ketat. Para pemain harus menghadapi lawan-lawan tangguh dari sejumlah negara Asia, di antaranya Malaysia, Thailand, China Taipei dan Jepang.
Yuni berharap para atlet Indonesia dapat memanfaatkan turnamen tersebut untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah jam terbang di level internasional.
“Harapannya, mereka mendapatkan pengalaman dan jam terbang, sekaligus bisa mengukur kemampuan mereka dibandingkan pemain dari negara lain. Kami tentunya ingin sebanyak mungkin wakil Indonesia tampil di lima partai final nanti,” ujarnya.
Dengan persaingan yang semakin mengerucut menuju babak akhir, panitia berharap dukungan masyarakat Kalimantan Barat terus meningkat. Kehadiran penonton diharapkan tidak hanya memeriahkan pertandingan, tetapi juga menunjukkan bahwa Pontianak mampu menghadirkan atmosfer kompetisi bulutangkis bertaraf internasional.
KALBARONLINE.com – Antusiasme warga Kalimantan Barat menyaksikan Polytron Pontianak International Challenge 2026 ternyata di luar dugaan panitia. Hingga memasuki hari ketiga, turnamen bulutangkis internasional yang berlangsung di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak itu mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Ketua Panitia Polytron Pontianak International Challenge 2026, Yuni Kartika, mengatakan pelaksanaan turnamen hingga hari ketiga berjalan dengan baik. Namun, salah satu hal yang paling mendapat perhatian panitia adalah tingginya jumlah penonton yang hadir langsung ke arena pertandingan.
“Luar biasa. Bagi kami sebagai panitia penyelenggara, antusiasme penonton di luar dugaan,” ungkap Yuni.
Menurutnya, GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak memiliki kapasitas sekitar 1.700 penonton. Melihat antusiasme yang sudah terlihat sejak babak awal, panitia memperkirakan jumlah penonton akan semakin meningkat ketika turnamen memasuki babak semifinal dan final.
“Kalau mereka datang, kami berharap stadion bisa penuh pada Sabtu dan Minggu. Ini menunjukkan antusiasme yang sangat positif terhadap bulu tangkis Indonesia dan BWF,” kata Yuni.
Antusiasme masyarakat tersebut juga terlihat dari penjualan tiket. Panitia berharap masyarakat yang telah membeli tiket dapat hadir langsung ke GOR untuk memberikan dukungan kepada para pemain yang bertanding.
Dukungan penonton dinilai dapat menciptakan atmosfer pertandingan yang lebih meriah sekaligus memberikan pengalaman tersendiri bagi para atlet yang tampil di Pontianak.
Di sisi lain, Yuni mengatakan Polytron Pontianak International Challenge 2026 juga menjadi kesempatan penting bagi pemain Indonesia, terutama atlet muda, untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level internasional.
“Saya melihat sejauh ini sangat baik. Yang kami prioritaskan adalah bagaimana pemain-pemain Indonesia, terutama pemain muda, bisa mendapatkan pengalaman dan berprestasi,” ujar Yuni.
Menurutnya, sejumlah pemain senior juga memanfaatkan turnamen di Pontianak untuk mencoba sektor permainan yang berbeda. Ia mencontohkan Apri dan Bagas yang tampil di sektor ganda campuran.
Bagi PBSI, kesempatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman bertanding sekaligus membantu pemain muda mengumpulkan poin ranking internasional.
“Bagi PBSI, turnamen ini menjadi salah satu kesempatan bagi pemain muda untuk meraih poin ranking internasional, meningkatkan peringkat, dan nantinya bisa bertanding di level yang lebih tinggi,” katanya.
Hingga hari ketiga, sejumlah wakil Indonesia masih mampu melangkah di tengah persaingan ketat. Para pemain harus menghadapi lawan-lawan tangguh dari sejumlah negara Asia, di antaranya Malaysia, Thailand, China Taipei dan Jepang.
Yuni berharap para atlet Indonesia dapat memanfaatkan turnamen tersebut untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah jam terbang di level internasional.
“Harapannya, mereka mendapatkan pengalaman dan jam terbang, sekaligus bisa mengukur kemampuan mereka dibandingkan pemain dari negara lain. Kami tentunya ingin sebanyak mungkin wakil Indonesia tampil di lima partai final nanti,” ujarnya.
Dengan persaingan yang semakin mengerucut menuju babak akhir, panitia berharap dukungan masyarakat Kalimantan Barat terus meningkat. Kehadiran penonton diharapkan tidak hanya memeriahkan pertandingan, tetapi juga menunjukkan bahwa Pontianak mampu menghadirkan atmosfer kompetisi bulutangkis bertaraf internasional.
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini