Pontianak    

Naik ke Level Super 100, Yuni Kartika Sebut Indonesia Masters Jadi Tantangan Baru Pontianak

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Monday, 31 August 2026
Naik ke Level Super 100, Yuni Kartika Sebut Indonesia Masters Jadi Tantangan Baru Pontianak
Ketua Panitia Pelaksana Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026, Yuni Kartika, saat menyampaikan keterangan dalam konferensi pers di Hotel Aston Pontianak, Senin (31/8/2026) (Foto: istimewa)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Ketua Panitia Pelaksana Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026, Yuni Kartika, menyebut peningkatan level turnamen menjadi tantangan sekaligus kebanggaan bagi Pontianak sebagai tuan rumah.

Hal tersebut disampaikannya dalam konferensi pers Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 di Hotel Aston Pontianak, Senin (31/8/2026).

Setelah sukses menggelar Polytron Pontianak International Challenge 2026, Pontianak kembali menjadi tuan rumah turnamen bulu tangkis internasional melalui Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 yang berlangsung 1-6 September 2026.

Turnamen yang digelar di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak tersebut memiliki level kompetisi lebih tinggi karena masuk dalam rangkaian BWF World Tour Super 100.

“Setelah International Challenge, sekarang Pontianak langsung naik level dengan hadirnya Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 yang merupakan rangkaian BWF World Tour Super 100. Ini menjadi tantangan bagi kami sebagai penyelenggara, tetapi sekaligus kebanggaan karena masyarakat Pontianak dapat kembali menyaksikan pertandingan dengan persaingan yang lebih ketat,” ujar Yuni.

Menurut Yuni, peningkatan level turnamen menjadi tantangan tersendiri bagi penyelenggara. Namun, pengalaman menggelar Polytron Pontianak International Challenge 2026 menjadi bekal penting untuk kembali menghadirkan pertandingan bulu tangkis internasional di Pontianak.

Ia juga menyoroti antusiasme masyarakat pada Polytron Pontianak International Challenge 2026. Menurutnya, dukungan penonton pada turnamen sebelumnya sangat luar biasa dan diharapkan kembali hadir pada Indonesia Masters 2026.

Yuni bahkan berharap atmosfer pertandingan kali ini dapat berlangsung lebih meriah dengan semakin banyak masyarakat yang datang ke GOR Terpadu Ahmad Yani.

“Dengan harga tiket yang tetap terjangkau, penyelenggara ingin semakin banyak Badminton Lovers datang ke GOR Terpadu Ahmad Yani dan merasakan langsung atmosfer pertandingan internasional,” katanya.

Harga tiket Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 sendiri tetap dipatok Rp20.000. Harga tersebut sama dengan tiket Polytron Pontianak International Challenge 2026 sebelumnya.

Setiap pembelian tiket juga mendapatkan voucher makan dan minum senilai Rp10.000. Tiket dapat dibeli secara online melalui tiket.com maupun di Ticket Box yang tersedia di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak.

Menurut Yuni, harga tiket yang terjangkau diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk menyaksikan pertandingan bulu tangkis internasional secara langsung.

Apalagi, Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 menghadirkan persaingan yang lebih tinggi dengan status sebagai bagian dari BWF World Tour Super 100.

Turnamen tersebut diikuti 356 atlet dari 17 negara. Selain Indonesia, peserta berasal dari Tiongkok, Hong Kong, Prancis, India, Jepang, Korea, Malaysia, Portugal, Singapura, Thailand, Chinese Taipei, Amerika Serikat, Jerman, Vietnam, Kanada, dan Finlandia.

Yuni berharap antusiasme masyarakat tidak hanya menjadi kemeriahan di tribun, tetapi juga memberikan energi tambahan bagi para atlet yang bertanding.

Ia menilai kehadiran penonton menjadi bagian penting dalam menciptakan atmosfer pertandingan internasional di Pontianak.

Penyelenggaraan Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 juga menjadi kelanjutan dari rangkaian turnamen internasional yang digelar di Kota Khatulistiwa.

Sebelumnya, Polytron Pontianak International Challenge 2026 berlangsung pada 25-30 Agustus 2026 dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Dengan pengalaman tersebut, Yuni berharap penyelenggaraan Indonesia Masters 2026 dapat berlangsung lancar sekaligus semakin memperkuat posisi Pontianak sebagai salah satu kota yang mampu menggelar event bulu tangkis internasional.

“Setelah International Challenge, sekarang Pontianak langsung naik level. Ini tentu menjadi tantangan bagi kami, tetapi kami juga bangga karena masyarakat Pontianak bisa kembali menyaksikan pertandingan internasional dengan persaingan yang lebih ketat,” pungkasnya.

Artikel Selanjutnya
Pemain China dan Thailand Berdatangan, Indah Cahya Siap Hadapi Persaingan Ketat di Pontianak
Monday, 31 August 2026
Artikel Sebelumnya
Pemain China dan Thailand Berdatangan, Indah Cahya Siap Hadapi Persaingan Ketat di Pontianak
Monday, 31 August 2026

Berita terkait