Ketapang    

Karhutla Mengganas, Api Nyaris Sambar Rumah Warga di Tanjungpura Residence Ketapang

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Monday, 14 September 2026
Karhutla Mengganas, Api Nyaris Sambar Rumah Warga di Tanjungpura Residence Ketapang
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali mengancam permukiman warga di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Kali ini, kobaran api nyaris merembet ke rumah warga di Kompleks Tanjungpura Residence, Blok E, Desa Kali Nilam, Kecamatan Delta Pawan, Senin (14/9/2026) malam.

Api dilaporkan membesar sekitar pukul 19.00 WIB. Tiupan angin yang cukup kencang membuat kobaran api dengan cepat meluas dan menyulitkan warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Situasi semakin mencekam ketika bunga api beterbangan ke arah permukiman. Bahkan, kobaran api sempat menyambar bagian atap salah satu rumah warga.

Warga setempat, Suryana (31), mengatakan kepanikan sempat terjadi karena api berada sangat dekat dengan rumah-rumah warga. Sejumlah keluarga bahkan memilih mengungsi untuk menghindari risiko api menjalar ke permukiman.

“Untung Damkar cepat datang. Keluarga saya tadi bahkan sudah mengungsi karena api begitu besar,” kata Suryana.

Menurut dia, kondisi angin membuat bunga api beterbangan dan meningkatkan ancaman terhadap rumah warga.

“Bunga api terbang. Sempat kena atap rumah orang,” ujarnya.

Sedikitnya lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Petugas berjibaku memadamkan api di lahan yang berada di sekitar kompleks sekaligus melakukan penyekatan agar kobaran tidak kembali mendekati permukiman.

Suryana mengaku bersyukur api akhirnya dapat dikendalikan. Namun, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

“Alhamdulillah, api bisa dipadamkan Damkar, tapi ini masih proses pendinginan,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti luas lahan yang terbakar maupun penyebab kebakaran. Namun, api telah berhasil dijinakkan oleh tim damkar.

Kondisi tersebut menjadi perhatian warga mengingat lokasi kebakaran berada sangat dekat dengan kawasan permukiman. (Adi LC)

Artikel Selanjutnya
Empat Tahun Dilepasliarkan, Orang Utan Kumbang Kembali Ditemukan di Tengah Karhutla Kayong Utara
Monday, 14 September 2026
Artikel Sebelumnya
Empat Tahun Dilepasliarkan, Orang Utan Kumbang Kembali Ditemukan di Tengah Karhutla Kayong Utara
Monday, 14 September 2026

Berita terkait