Pontianak    

Wako Pontianak Minta Maaf soal Krisis Air Bersih, Janjikan PDAM Beri Diskon 30 Persen

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Monday, 14 September 2026
Wako Pontianak Minta Maaf soal Krisis Air Bersih, Janjikan PDAM Beri Diskon 30 Persen
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait gangguan layanan air bersih akibat kemarau panjang dan meningkatnya kadar garam pada sumber air baku Sungai Kapuas.

Edi mengatakan, pemerintah kota memahami kondisi tersebut membuat masyarakat khawatir dan tidak nyaman karena air merupakan kebutuhan dasar sehari-hari.

“Atas nama Pemerintah Kota Pontianak, saya mohon maaf. Kita akan terus memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terlayani sampai kondisi kembali normal,” kata Edi.

Untuk mengatasi krisis tersebut, Pemkot Pontianak menyiapkan dua kebijakan utama. Pertama, memperkuat distribusi air tawar bersih ke kelurahan, kecamatan, serta sejumlah titik publik yang mudah dijangkau masyarakat.

Setiap kelurahan dan kecamatan diminta menyiapkan penampungan air. Masjid yang memiliki bak penampungan juga dapat dimanfaatkan sebagai titik pengambilan air bagi warga.

“Saat ini sekitar seribu ton air tawar per hari terus kita produksi dan salurkan. Distribusi akan kita sesuaikan dengan kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Kebijakan kedua yakni memberikan diskon 30 persen bagi pelanggan rumah tangga Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa.

Selain itu, Pemkot Pontianak mempercepat perbaikan pipa dari Penepat sekaligus menambah sumber air baku tawar. Pemerintah kota juga berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Kapuas Kementerian Pekerjaan Umum untuk memperkuat sistem penyediaan air baku.

Untuk jangka panjang, Pemkot Pontianak mendorong penambahan jaringan pipa dan pembangunan bendung karet di kawasan Penepat melalui koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Edi memastikan pemerintah kota akan terus berupaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama kondisi belum kembali normal.

“Saya memahami kondisi ini tidak mudah bagi warga,” katanya. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Kodaeral XII Amankan 5 Truk Bawa 23,6 Juta Batang Rokok di Pelabuhan Dwikora
Monday, 14 September 2026
Artikel Sebelumnya
Dua Pria di Manis Mata Diamankan, Polisi Temukan Sabu 2 Gram
Monday, 14 September 2026

Berita terkait