Ketapang    

RS Pratama Sandai Mulai Layani IGD dan Rawat Inap, Gratis hingga Desember 2026

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Monday, 14 September 2026
RS Pratama Sandai Mulai Layani IGD dan Rawat Inap, Gratis hingga Desember 2026
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Rumah Sakit (RS) Pratama Sandai Pangeran Ratu Kusuma Anom mulai membuka pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan rawat inap bagi masyarakat, Senin (14/9/2026).

Pembukaan layanan tersebut dihadiri Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama Kepala Dinas Kesehatan Ketapang dr. Feria Kowira, Direktur RS Pratama Sandai Pangeran Ratu Kusuma Anom beserta jajaran, unsur TNI, Forkopimcam Sandai, anggota DPRD, tokoh masyarakat, kepala desa dan sejumlah undangan lainnya.

Bupati Ketapang Alexander Wilyo menegaskan, pembukaan layanan IGD dan rawat inap tersebut bukan merupakan peresmian keseluruhan rumah sakit. Sejumlah fasilitas lainnya masih dalam tahap pembangunan dan persiapan.

“Pelayanan IGD dan rawat inap kita mulai lebih dahulu agar masyarakat tidak perlu menunggu sampai seluruh fasilitas selesai untuk mendapatkan manfaat rumah sakit ini,” kata Alexander.

Menurutnya, kehadiran RS Pratama Sandai diharapkan dapat mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sandai dan kecamatan sekitarnya, seperti Simpang Hulu, Simpang Dua, Sungai Laur hingga Nanga Tayap.

Sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat, Alexander menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan di RS Pratama Sandai digratiskan hingga Desember 2026.

Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik sehingga rumah sakit tidak hanya menjadi bangunan, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Rumah sakit ini kita bangun bukan hanya untuk menjadi sebuah bangunan yang berdiri megah, tetapi harus benar-benar hidup, berfungsi dan memberikan manfaat,” ujarnya.

Alexander juga menekankan pelayanan publik harus tetap berjalan meski Kabupaten Ketapang saat ini menghadapi kemarau panjang, krisis air bersih dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Bencana bukan alasan untuk menghentikan pelayanan. Justru dalam kondisi sulit seperti sekarang, masyarakat semakin membutuhkan kehadiran pemerintah,” tegasnya.

Selain membuka layanan kesehatan, Pemkab Ketapang juga menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan di lokasi tersebut. Masyarakat dapat mengurus dokumen seperti KTP dan Kartu Keluarga tanpa harus datang jauh ke pusat pemerintahan.

Alexander berharap RS Pratama Sandai terus berkembang dan melengkapi fasilitasnya sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat.

“Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti. Ketapang harus terus bergerak, Ketapang harus terus melayani,” pungkasnya. (Adi LC)

Artikel Selanjutnya
DPRD Kalbar Pertanyakan Kemampuan Pemprov Tangani Karhutla dan Penjabaran Anggaran Rp60 Miliar
Monday, 14 September 2026
Artikel Sebelumnya
Link-AR Borneo Soroti Rencana Perluasan Sawit hingga 3,9 Juta Hektare di Kalbar
Monday, 14 September 2026

Berita terkait