Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Monday, 14 September 2026 |
KALBARONLINE.com – Rumah Sakit (RS) Pratama Sandai Pangeran Ratu Kusuma Anom mulai membuka pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan rawat inap bagi masyarakat, Senin (14/9/2026).
Pembukaan layanan tersebut dihadiri Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama Kepala Dinas Kesehatan Ketapang dr. Feria Kowira, Direktur RS Pratama Sandai Pangeran Ratu Kusuma Anom beserta jajaran, unsur TNI, Forkopimcam Sandai, anggota DPRD, tokoh masyarakat, kepala desa dan sejumlah undangan lainnya.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menegaskan, pembukaan layanan IGD dan rawat inap tersebut bukan merupakan peresmian keseluruhan rumah sakit. Sejumlah fasilitas lainnya masih dalam tahap pembangunan dan persiapan.
“Pelayanan IGD dan rawat inap kita mulai lebih dahulu agar masyarakat tidak perlu menunggu sampai seluruh fasilitas selesai untuk mendapatkan manfaat rumah sakit ini,” kata Alexander.
Menurutnya, kehadiran RS Pratama Sandai diharapkan dapat mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sandai dan kecamatan sekitarnya, seperti Simpang Hulu, Simpang Dua, Sungai Laur hingga Nanga Tayap.
Sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat, Alexander menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan di RS Pratama Sandai digratiskan hingga Desember 2026.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik sehingga rumah sakit tidak hanya menjadi bangunan, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Rumah sakit ini kita bangun bukan hanya untuk menjadi sebuah bangunan yang berdiri megah, tetapi harus benar-benar hidup, berfungsi dan memberikan manfaat,” ujarnya.
Alexander juga menekankan pelayanan publik harus tetap berjalan meski Kabupaten Ketapang saat ini menghadapi kemarau panjang, krisis air bersih dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Bencana bukan alasan untuk menghentikan pelayanan. Justru dalam kondisi sulit seperti sekarang, masyarakat semakin membutuhkan kehadiran pemerintah,” tegasnya.
Selain membuka layanan kesehatan, Pemkab Ketapang juga menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan di lokasi tersebut. Masyarakat dapat mengurus dokumen seperti KTP dan Kartu Keluarga tanpa harus datang jauh ke pusat pemerintahan.
Alexander berharap RS Pratama Sandai terus berkembang dan melengkapi fasilitasnya sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat.
“Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti. Ketapang harus terus bergerak, Ketapang harus terus melayani,” pungkasnya. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Rumah Sakit (RS) Pratama Sandai Pangeran Ratu Kusuma Anom mulai membuka pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan rawat inap bagi masyarakat, Senin (14/9/2026).
Pembukaan layanan tersebut dihadiri Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama Kepala Dinas Kesehatan Ketapang dr. Feria Kowira, Direktur RS Pratama Sandai Pangeran Ratu Kusuma Anom beserta jajaran, unsur TNI, Forkopimcam Sandai, anggota DPRD, tokoh masyarakat, kepala desa dan sejumlah undangan lainnya.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menegaskan, pembukaan layanan IGD dan rawat inap tersebut bukan merupakan peresmian keseluruhan rumah sakit. Sejumlah fasilitas lainnya masih dalam tahap pembangunan dan persiapan.
“Pelayanan IGD dan rawat inap kita mulai lebih dahulu agar masyarakat tidak perlu menunggu sampai seluruh fasilitas selesai untuk mendapatkan manfaat rumah sakit ini,” kata Alexander.
Menurutnya, kehadiran RS Pratama Sandai diharapkan dapat mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sandai dan kecamatan sekitarnya, seperti Simpang Hulu, Simpang Dua, Sungai Laur hingga Nanga Tayap.
Sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat, Alexander menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan di RS Pratama Sandai digratiskan hingga Desember 2026.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik sehingga rumah sakit tidak hanya menjadi bangunan, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Rumah sakit ini kita bangun bukan hanya untuk menjadi sebuah bangunan yang berdiri megah, tetapi harus benar-benar hidup, berfungsi dan memberikan manfaat,” ujarnya.
Alexander juga menekankan pelayanan publik harus tetap berjalan meski Kabupaten Ketapang saat ini menghadapi kemarau panjang, krisis air bersih dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Bencana bukan alasan untuk menghentikan pelayanan. Justru dalam kondisi sulit seperti sekarang, masyarakat semakin membutuhkan kehadiran pemerintah,” tegasnya.
Selain membuka layanan kesehatan, Pemkab Ketapang juga menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan di lokasi tersebut. Masyarakat dapat mengurus dokumen seperti KTP dan Kartu Keluarga tanpa harus datang jauh ke pusat pemerintahan.
Alexander berharap RS Pratama Sandai terus berkembang dan melengkapi fasilitasnya sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat.
“Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti. Ketapang harus terus bergerak, Ketapang harus terus melayani,” pungkasnya. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini