Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 22 September 2026 |
KALBARONLINE.com – Antusiasme masyarakat menyambut operasi pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bekerja sama dengan Perum Bulog di kawasan Lapangan Sepakat, Kelurahan Sampit, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Selasa (22/9/2026) pagi.
Sebanyak 1.000 paket sembako bersubsidi yang disiapkan pemerintah ludes terjual hanya dalam waktu sekitar satu jam.
Setiap paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula 1 kilogram. Jika dibeli dengan harga normal, nilai satu paket mencapai sekitar Rp130.200.
Namun, melalui subsidi pemerintah daerah, harga paket tersebut ditekan menjadi Rp90 ribu. Harga itu kemudian kembali mendapat subsidi melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) bank daerah, sehingga masyarakat cukup membayar Rp50 ribu per paket.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan skema subsidi tersebut diberikan agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kalau harga normal sekitar Rp130.200, kemudian disubsidi pemerintah daerah menjadi Rp90 ribu, lalu disubsidi lagi menggunakan dana CSR bank daerah sehingga masyarakat cukup membayar Rp50 ribu,” kata Norsan.
Menurutnya, operasi pasar murah tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang tengah menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di Kabupaten Ketapang.
Selain dampak karhutla dan kabut asap, pemerintah juga mempertimbangkan kondisi harga sejumlah kebutuhan pangan yang dinilai cukup tinggi.
“Pasar murah ini sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang terdampak bencana karhutla dan kabut asap, ditambah dengan tingginya harga pangan di Kabupaten Ketapang,” ujarnya.
Tingginya antusiasme warga terlihat dari antrean masyarakat di lokasi kegiatan. Selain membeli sembako bersubsidi, warga juga memanfaatkan kehadiran Gubernur Kalbar untuk menyampaikan sejumlah keluhan secara langsung.
Pemerintah berharap pemberian subsidi melalui operasi pasar murah tersebut dapat membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat, terutama di tengah kondisi karhutla dan kabut asap yang masih terjadi di Kabupaten Ketapang. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Antusiasme masyarakat menyambut operasi pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bekerja sama dengan Perum Bulog di kawasan Lapangan Sepakat, Kelurahan Sampit, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Selasa (22/9/2026) pagi.
Sebanyak 1.000 paket sembako bersubsidi yang disiapkan pemerintah ludes terjual hanya dalam waktu sekitar satu jam.
Setiap paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula 1 kilogram. Jika dibeli dengan harga normal, nilai satu paket mencapai sekitar Rp130.200.
Namun, melalui subsidi pemerintah daerah, harga paket tersebut ditekan menjadi Rp90 ribu. Harga itu kemudian kembali mendapat subsidi melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) bank daerah, sehingga masyarakat cukup membayar Rp50 ribu per paket.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan skema subsidi tersebut diberikan agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kalau harga normal sekitar Rp130.200, kemudian disubsidi pemerintah daerah menjadi Rp90 ribu, lalu disubsidi lagi menggunakan dana CSR bank daerah sehingga masyarakat cukup membayar Rp50 ribu,” kata Norsan.
Menurutnya, operasi pasar murah tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang tengah menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di Kabupaten Ketapang.
Selain dampak karhutla dan kabut asap, pemerintah juga mempertimbangkan kondisi harga sejumlah kebutuhan pangan yang dinilai cukup tinggi.
“Pasar murah ini sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang terdampak bencana karhutla dan kabut asap, ditambah dengan tingginya harga pangan di Kabupaten Ketapang,” ujarnya.
Tingginya antusiasme warga terlihat dari antrean masyarakat di lokasi kegiatan. Selain membeli sembako bersubsidi, warga juga memanfaatkan kehadiran Gubernur Kalbar untuk menyampaikan sejumlah keluhan secara langsung.
Pemerintah berharap pemberian subsidi melalui operasi pasar murah tersebut dapat membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat, terutama di tengah kondisi karhutla dan kabut asap yang masih terjadi di Kabupaten Ketapang. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini