Pontianak    

Di Tengah Kabut Asap, 1.000 Paket Sembako dan 10 Ribu Liter Air Dibagikan ke Ojol Pontianak

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Tuesday, 08 September 2026
Di Tengah Kabut Asap, 1.000 Paket Sembako dan 10 Ribu Liter Air Dibagikan ke Ojol Pontianak
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Dewi Sartika bahagia. Di tengah kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), ia mendapat paket sembako dari Insan Maritim Peduli.

Sejak pagi, Dewi bersama pengemudi ojek online lainnya telah berkumpul di Taman Alun Kapuas, Pontianak, Selasa (8/9/2026).

Sedikitnya 1.000 paket sembako dan 10 ribu liter air bersih dibagikan kepada pengemudi ojek online dan warga yang hadir. Bantuan tersebut disambut antusias masyarakat, terutama mereka yang tetap harus bekerja di luar ruangan saat kabut asap masih terasa.

“Dengan adanya bantuan ini kami merasa sebagai ojol terbantulah, apalagi di musim kabut asap,” kata Dewi usai menerima bantuan.

Paket sembako yang diterimanya berisi air mineral, mi instan, dan minyak goreng. Bantuan tersebut akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kami sangat berterima kasih sekali, sudah peduli sama kami, ojol,” katanya.

Ungkapan senada disampaikan Sandora. Ia menyebut bantuan tersebut pasti bermanfaat bagi para pengemudi ojek online, terlebih di tengah kondisi kabut asap yang membuat aktivitas di luar ruangan menjadi lebih berat.

“Semoga bencana ini cepat berlalu. Dan semoga pemerintah mendapatkan solusinya untuk kami sebagai ojol,” harapnya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi aksi sosial yang dilakukan Insan Maritim Peduli. Menurutnya, bantuan sembako dan air bersih tersebut menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi masyarakat, terutama pekerja informal yang tetap harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang belum sepenuhnya membaik.

“Terima kasih kepada Insan Maritim Peduli yang telah ikut membantu masyarakat Kota Pontianak. Bantuan seperti ini sangat bermanfaat, apalagi bagi warga yang bekerja di lapangan seperti pengemudi ojek online,” ujarnya.

Edi mengatakan, Pemerintah Kota Pontianak terus berupaya menangani dampak kabut asap, baik dari sisi kesehatan, distribusi air bersih, maupun imbauan kepada masyarakat. Namun, ia menilai kolaborasi berbagai pihak tetap dibutuhkan agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak warga.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kepedulian dari berbagai pihak akan sangat membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Ia juga mengingatkan warga yang beraktivitas di luar rumah agar tetap menggunakan masker, memperbanyak minum air putih, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan pernapasan.

Untuk warga yang membutuhkan layanan kesehatan, puskesmas dan fasilitas kesehatan di Kota Pontianak tetap disiagakan.

“Kalau ada keluhan sesak atau gangguan pernapasan, segera datang ke fasilitas kesehatan,” pesannya.

Edi berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong di Kota Pontianak. Ia juga berharap kondisi kabut asap segera membaik sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan lebih nyaman.

“Mudah-mudahan bantuan ini memberi manfaat dan menjadi bagian dari semangat kita untuk saling membantu. Kita berharap kabut asap segera berkurang dan kondisi Kota Pontianak semakin membaik,” pungkasnya. (*)

Artikel Selanjutnya
Pemkot Pontianak Buka Ruang Kolaborasi dengan Mahasiswa, Bahas Karhutla hingga Kabel Internet
Monday, 07 September 2026
Artikel Sebelumnya
Hari Fisioterapi Sedunia, RSUD SSMA Pontianak Ajak Warga Kenali Kebugaran dan Keseimbangan Tubuh
Monday, 07 September 2026

Berita terkait