Pontianak    

Dinkes Pontianak Catat Kenaikan Kasus ISPA di Tengah Kabut Asap Karhutla

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 29 July 2026
Dinkes Pontianak Catat Kenaikan Kasus ISPA di Tengah Kabut Asap Karhutla
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pontianak mencatat adanya peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dalam sepekan terakhir di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko, mengatakan berdasarkan data mingguan, jumlah kasus ISPA pada periode 20–26 Juli 2026 mencapai 1.285 kasus.

Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya, yakni 14–20 Juli 2026 yang tercatat sebanyak 1.192 kasus.

"Kalau dilihat dari data mingguan tanggal 20 sampai 26 Juli memang ada sedikit peningkatan dibandingkan minggu sebelumnya. Minggu sebelumnya 1.192 kasus, sedangkan minggu kemarin 1.285 kasus," kata Saptiko, Rabu (29/7/2026).

Meski terjadi peningkatan kasus, Saptiko menegaskan pihaknya belum dapat memastikan bahwa kenaikan tersebut disebabkan langsung oleh kondisi kabut asap.

"Sebenarnya belum tentu ribuan kasus ISPA karena kondisi asap saat ini, belum tentu juga karena asap," ujarnya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan bertambahnya kasus, Dinkes Kota Pontianak telah melakukan pemantauan harian serta memastikan seluruh puskesmas memiliki kesiapan logistik dan obat-obatan.

"Sekarang kita sudah memulai monitor harian. Semua puskesmas sudah kita siapkan, logistik juga sudah tersedia untuk penanganan kasus ISPA yang kemungkinan meningkat," katanya.

Saptiko mengimbau kelompok rentan, seperti penderita penyakit jantung, penderita asma, ibu hamil, bayi, balita, dan lanjut usia (lansia), agar mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kabut asap dalam kondisi pekat.

"Kelompok rentan sebaiknya tidak beraktivitas di luar ketika asap memang tebal," ujarnya.

Sementara itu, masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah diminta menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap.

"Bagi orang dewasa yang tetap beraktivitas di luar, gunakan masker. Maskernya juga sebaiknya dibasahi pada bagian depan," katanya.

Dinkes Kota Pontianak memastikan pemantauan terhadap perkembangan kasus ISPA terus dilakukan seiring meningkatnya risiko gangguan kesehatan akibat musim kemarau dan karhutla. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Kuasa Hukum VP Soroti Proses Penyidikan Kasus Kematian Veggie, Minta Polisi Transparan
Wednesday, 29 July 2026
Artikel Sebelumnya
214 Sertipikat Tanah PTSL Diserahkan ke Warga Sungai Bakau Kecil Mempawah
Wednesday, 29 July 2026

Berita terkait