Kapuas Hulu    

Tak Punya SPBU dan Masuk Wilayah 3T, Harga Pertalite di Bunut Hilir Tetap Stabil

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Tuesday, 08 September 2026
Tak Punya SPBU dan Masuk Wilayah 3T, Harga Pertalite di Bunut Hilir Tetap Stabil
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Camat Bunut Hilir Candra Ardiansyah menyampaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayahnya tetap stabil, meski Kecamatan Bunut Hilir masuk kategori daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta tidak memiliki stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Menurut Candra, kondisi tersebut tidak terlepas dari Surat Edaran Bupati Kapuas Hulu Nomor 3664 Tahun 2026 tentang pengendalian harga BBM subsidi Pertalite tingkat pengecer.

Ia menilai kebijakan tersebut lahir dari kepekaan Bupati Kapuas Hulu dalam mencari solusi yang tepat di tengah lonjakan harga Pertalite.

“Kebijakan tersebut tentunya sangat dirasakan manfaatnya bagi segenap masyarakat sebagai konsumen. Walaupun banyak pihak yang pro dan kontra, tetapi bagi kami, kemanfaatannya sangat besar dan berarti apalagi dalam situasi sekarang ini,” ucap Candra kepada KALBARONLINE.com, Selasa (8/9/2026).

Sebagai tindak lanjut, Candra mengatakan pihak kecamatan yang merupakan kepanjangan tangan bupati di wilayah wajib mengambil langkah nyata untuk membantu menstabilkan harga Pertalite sesuai dengan surat edaran tersebut.

“Berangkat dari semua itu, inilah hasil kerja yang dapat kami lakukan yaitu melakukan peninjauan, pengawasan serta monitoring ke kios-kios BBM dan mendengar keluhan dari pengecer dan mencari solusi bersama agar mereka dapat mematuhi surat edaran yang dimaksud,” tuturnya.

Candra menegaskan, upaya pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan kebijakan pengendalian harga Pertalite dapat berjalan di tingkat pengecer.

“Walaupun Kecamatan Bunut Hilir ini termasuk kategori Kecamatan 3T, bahkan tidak ada SPBU, tetapi harga BBM Pertalite tetap stabil,” pungkasnya. (Haq)

Artikel Selanjutnya
Air PDAM Makin Asin, Warga Pontianak Terpaksa Antre Air Bersih
Tuesday, 08 September 2026
Artikel Sebelumnya
Bupati Alexander Wilyo: Ketapang Rumah Besar Semua Umat, Toleransi Jadi Modal Pembangunan
Tuesday, 08 September 2026

Berita terkait