Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Thursday, 24 September 2026 |
KALBARONLINE.com – Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Kalimantan Barat menggelar hospital visit ke RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Lindungi Anak dari Asap untuk mendampingi ibu dan bayi di tengah dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.
Kepala Divisi SDM dan Konseling AIMI Kalbar Nadia Mutmaina mengatakan, kunjungan difokuskan pada ibu yang baru melahirkan dan memiliki bayi usia dini. Mereka mendapat edukasi dan konseling mengenai menyusui.
“Hari ini kami bertemu dengan empat ibu yang baru melahirkan dan memberikan edukasi tentang menyusui,” kata Nadia.
Salah satu ibu yang ditemui baru dua hari melahirkan. Karena bayinya belum menjalani rawat gabung, tim juga memberikan edukasi mengenai cara memerah ASI.
Menurut Nadia, edukasi menyusui idealnya sudah diberikan sejak masa kehamilan. Karena itu, AIMI Kalbar berharap dapat memperkuat kerja sama dengan rumah sakit, termasuk melalui penyelenggaraan kelas ibu hamil.
“Edukasi seperti ini disampaikan saat ibu hamil akan lebih efektif daripada ketika baru melahirkan. Semoga ke depan bisa terealisasi kelas ibu hamil di rumah sakit ini,” tuturnya.
Kepala Seksi Keperawatan RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak, Trisna Safriana, mengatakan edukasi tentang menyusui sangat penting bagi ibu pascamelahirkan.
Menurutnya, nutrisi yang didapatkan bayi melalui ASI dapat memberikan perlindungan terhadap infeksi sehingga bayi tidak mudah sakit serta dapat membantu mencegah stunting.
“Dengan pemberian edukasi akan meningkatkan motivasi ibu dalam memberikan ASI pada bayi sehingga bayi mendapatkan asupan gizi yang cukup,” ujar Trisna.
Ia berharap kehadiran AIMI Kalbar dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada ibu menyusui dapat membantu memaksimalkan pelayanan edukasi tentang pentingnya ASI bagi ibu pascamelahirkan di UPT RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak. (*)
KALBARONLINE.com – Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Kalimantan Barat menggelar hospital visit ke RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Lindungi Anak dari Asap untuk mendampingi ibu dan bayi di tengah dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.
Kepala Divisi SDM dan Konseling AIMI Kalbar Nadia Mutmaina mengatakan, kunjungan difokuskan pada ibu yang baru melahirkan dan memiliki bayi usia dini. Mereka mendapat edukasi dan konseling mengenai menyusui.
“Hari ini kami bertemu dengan empat ibu yang baru melahirkan dan memberikan edukasi tentang menyusui,” kata Nadia.
Salah satu ibu yang ditemui baru dua hari melahirkan. Karena bayinya belum menjalani rawat gabung, tim juga memberikan edukasi mengenai cara memerah ASI.
Menurut Nadia, edukasi menyusui idealnya sudah diberikan sejak masa kehamilan. Karena itu, AIMI Kalbar berharap dapat memperkuat kerja sama dengan rumah sakit, termasuk melalui penyelenggaraan kelas ibu hamil.
“Edukasi seperti ini disampaikan saat ibu hamil akan lebih efektif daripada ketika baru melahirkan. Semoga ke depan bisa terealisasi kelas ibu hamil di rumah sakit ini,” tuturnya.
Kepala Seksi Keperawatan RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak, Trisna Safriana, mengatakan edukasi tentang menyusui sangat penting bagi ibu pascamelahirkan.
Menurutnya, nutrisi yang didapatkan bayi melalui ASI dapat memberikan perlindungan terhadap infeksi sehingga bayi tidak mudah sakit serta dapat membantu mencegah stunting.
“Dengan pemberian edukasi akan meningkatkan motivasi ibu dalam memberikan ASI pada bayi sehingga bayi mendapatkan asupan gizi yang cukup,” ujar Trisna.
Ia berharap kehadiran AIMI Kalbar dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada ibu menyusui dapat membantu memaksimalkan pelayanan edukasi tentang pentingnya ASI bagi ibu pascamelahirkan di UPT RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini