Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sunday, 04 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Kelurahan Tanjung Hulu keluar sebagai juara Bahasan Cup II setelah mengalahkan Kelurahan Saigon melalui drama adu penalti dengan skor 5-4, Sabtu (3/10/2026) malam.
Pertandingan final yang berlangsung di Lapangan Timur Arena, Pontianak Timur, berjalan sengit. Kedua tim saling jual beli serangan hingga waktu normal berakhir dengan skor imbang 1-1. Tanjung Hulu kemudian memastikan gelar juara melalui adu penalti.
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan berharap Bahasan Cup dapat terus menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah pembinaan prestasi olahraga di Kota Pontianak.
Selama penyelenggaraan turnamen, Bahasan melihat antusiasme tinggi dari pemain, ofisial, pelatih, panitia, hingga masyarakat. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah mengikuti kompetisi.
“Kepada juara dari tim Kelurahan Tanjung Hulu, semoga prestasinya tetap dipertahankan. Terus semangat berlatih, mengevaluasi diri, dan meningkatkan prestasi,” ujar Bahasan.
Menurut Bahasan, suasana kebersamaan yang tercipta selama turnamen menjadi salah satu nilai penting yang ingin terus dipertahankan. Ia memastikan Bahasan Cup kembali digelar tahun depan melalui penyelenggaraan Bahasan Cup III.
“Turnamen ini kita agendakan setiap tahun. Insya Allah tahun depan ada Bahasan Cup III. Mudah-mudahan lebih baik, lebih meriah, lebih disiplin dan profesional, tetapi tetap dalam suasana kekeluargaan,” ujarnya.
Bahasan menilai turnamen seperti ini dapat menjadi sarana bagi pemain untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, sekaligus meningkatkan prestasi.
Karena itu, jumlah peserta pada penyelenggaraan tahun depan berpeluang ditambah. Jika Bahasan Cup II diikuti 34 tim, jumlah peserta pada edisi berikutnya ditargetkan dapat meningkat menjadi 36 hingga 38 tim.
Menurutnya, minat untuk mengikuti turnamen juga mulai datang dari sejumlah lembaga dan mitra pemerintah di Kota Pontianak.
“Sudah ada yang menghubungi saya, menawarkan diri untuk ikut turnamen. Artinya antusiasmenya cukup besar,” katanya.
Bahasan berharap perluasan peserta membuat Bahasan Cup semakin terbuka dan kompetitif, sekaligus mempererat hubungan antarkomunitas, lembaga, dan masyarakat melalui olahraga.
“Semoga turnamen ini terus berkembang, melahirkan prestasi, dan yang paling penting memperkuat kebersamaan serta silaturahmi masyarakat,” pungkasnya.
Pada Bahasan Cup II, juara ketiga diraih Kelurahan Siantan Hulu, sedangkan Kelurahan Bansir Laut menempati peringkat keempat.
Gelar pemain terbaik sekaligus top skor diraih Asep dari Kelurahan Saigon dengan torehan enam gol selama kompetisi. Sementara kiper terbaik diberikan kepada Ali dari Kelurahan Tanjung Hulu.
Pada laga eksibisi perempuan, Bahasan FC keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan Berang-berang FC. (*)
KALBARONLINE.com – Kelurahan Tanjung Hulu keluar sebagai juara Bahasan Cup II setelah mengalahkan Kelurahan Saigon melalui drama adu penalti dengan skor 5-4, Sabtu (3/10/2026) malam.
Pertandingan final yang berlangsung di Lapangan Timur Arena, Pontianak Timur, berjalan sengit. Kedua tim saling jual beli serangan hingga waktu normal berakhir dengan skor imbang 1-1. Tanjung Hulu kemudian memastikan gelar juara melalui adu penalti.
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan berharap Bahasan Cup dapat terus menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah pembinaan prestasi olahraga di Kota Pontianak.
Selama penyelenggaraan turnamen, Bahasan melihat antusiasme tinggi dari pemain, ofisial, pelatih, panitia, hingga masyarakat. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah mengikuti kompetisi.
“Kepada juara dari tim Kelurahan Tanjung Hulu, semoga prestasinya tetap dipertahankan. Terus semangat berlatih, mengevaluasi diri, dan meningkatkan prestasi,” ujar Bahasan.
Menurut Bahasan, suasana kebersamaan yang tercipta selama turnamen menjadi salah satu nilai penting yang ingin terus dipertahankan. Ia memastikan Bahasan Cup kembali digelar tahun depan melalui penyelenggaraan Bahasan Cup III.
“Turnamen ini kita agendakan setiap tahun. Insya Allah tahun depan ada Bahasan Cup III. Mudah-mudahan lebih baik, lebih meriah, lebih disiplin dan profesional, tetapi tetap dalam suasana kekeluargaan,” ujarnya.
Bahasan menilai turnamen seperti ini dapat menjadi sarana bagi pemain untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, sekaligus meningkatkan prestasi.
Karena itu, jumlah peserta pada penyelenggaraan tahun depan berpeluang ditambah. Jika Bahasan Cup II diikuti 34 tim, jumlah peserta pada edisi berikutnya ditargetkan dapat meningkat menjadi 36 hingga 38 tim.
Menurutnya, minat untuk mengikuti turnamen juga mulai datang dari sejumlah lembaga dan mitra pemerintah di Kota Pontianak.
“Sudah ada yang menghubungi saya, menawarkan diri untuk ikut turnamen. Artinya antusiasmenya cukup besar,” katanya.
Bahasan berharap perluasan peserta membuat Bahasan Cup semakin terbuka dan kompetitif, sekaligus mempererat hubungan antarkomunitas, lembaga, dan masyarakat melalui olahraga.
“Semoga turnamen ini terus berkembang, melahirkan prestasi, dan yang paling penting memperkuat kebersamaan serta silaturahmi masyarakat,” pungkasnya.
Pada Bahasan Cup II, juara ketiga diraih Kelurahan Siantan Hulu, sedangkan Kelurahan Bansir Laut menempati peringkat keempat.
Gelar pemain terbaik sekaligus top skor diraih Asep dari Kelurahan Saigon dengan torehan enam gol selama kompetisi. Sementara kiper terbaik diberikan kepada Ali dari Kelurahan Tanjung Hulu.
Pada laga eksibisi perempuan, Bahasan FC keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan Berang-berang FC. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini