Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Thursday, 15 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengapresiasi program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Program tersebut dinilai membantu pemerintah daerah memperbaiki sarana pendidikan di tengah keterbatasan kemampuan fiskal.
Pada 2025, Kota Pontianak memperoleh bantuan revitalisasi untuk empat sekolah dasar (SD), delapan sekolah menengah pertama (SMP), serta satu satuan pendidikan TK/PAUD. Sementara pada 2026, bantuan tersebut menjangkau enam SD, enam SMP, 28 TK/PAUD, dan dua satuan pendidikan nonformal.
“Program pusat ini sangat membantu. Dengan kemampuan fiskal daerah yang terbatas, bantuan revitalisasi akan mempercepat target pembangunan Kota Pontianak, khususnya di sektor pendidikan,” jelas Edi usai meninjau progres pembangunan di SDN 28 Pontianak, Kamis (15/10/2026).
Edi mengatakan, pekerjaan revitalisasi saat ini masih berlangsung dan diharapkan dapat diselesaikan sesuai target. Pemerintah Kota Pontianak juga akan melengkapi secara bertahap kebutuhan sekolah yang belum terakomodasi melalui program pemerintah pusat.
Langkah tersebut dinilai penting agar hasil pembangunan dapat benar-benar menunjang kegiatan belajar mengajar.
“Kita ingin secara bertahap sekolah-sekolah di Kota Pontianak semakin mantap, representatif dan sehat. Kalau sarana sekolah baik dan nyaman, tentu akan berdampak terhadap kualitas proses belajar mengajar,” katanya.
Ia berharap program revitalisasi sekolah dapat terus berlanjut. Menurutnya, dukungan terhadap sektor pendidikan tidak hanya diperlukan dalam bentuk pembangunan fisik, tetapi juga penyediaan perlengkapan pembelajaran yang mendukung transformasi pendidikan.
“Harapannya tentu berkelanjutan. Tidak hanya fisik, tetapi juga peralatan seperti perangkat pembelajaran digital dan perlengkapan lainnya yang menunjang kualitas pendidikan,” ujarnya.
Edi menegaskan, pembangunan fasilitas pendidikan harus bermuara pada terciptanya suasana belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
“Yang kita inginkan bukan sekadar gedungnya selesai, tetapi sekolah itu benar-benar menjadi tempat yang nyaman, sehat dan mendukung anak-anak kita belajar dengan lebih baik,” pungkasnya. (*)
KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengapresiasi program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Program tersebut dinilai membantu pemerintah daerah memperbaiki sarana pendidikan di tengah keterbatasan kemampuan fiskal.
Pada 2025, Kota Pontianak memperoleh bantuan revitalisasi untuk empat sekolah dasar (SD), delapan sekolah menengah pertama (SMP), serta satu satuan pendidikan TK/PAUD. Sementara pada 2026, bantuan tersebut menjangkau enam SD, enam SMP, 28 TK/PAUD, dan dua satuan pendidikan nonformal.
“Program pusat ini sangat membantu. Dengan kemampuan fiskal daerah yang terbatas, bantuan revitalisasi akan mempercepat target pembangunan Kota Pontianak, khususnya di sektor pendidikan,” jelas Edi usai meninjau progres pembangunan di SDN 28 Pontianak, Kamis (15/10/2026).
Edi mengatakan, pekerjaan revitalisasi saat ini masih berlangsung dan diharapkan dapat diselesaikan sesuai target. Pemerintah Kota Pontianak juga akan melengkapi secara bertahap kebutuhan sekolah yang belum terakomodasi melalui program pemerintah pusat.
Langkah tersebut dinilai penting agar hasil pembangunan dapat benar-benar menunjang kegiatan belajar mengajar.
“Kita ingin secara bertahap sekolah-sekolah di Kota Pontianak semakin mantap, representatif dan sehat. Kalau sarana sekolah baik dan nyaman, tentu akan berdampak terhadap kualitas proses belajar mengajar,” katanya.
Ia berharap program revitalisasi sekolah dapat terus berlanjut. Menurutnya, dukungan terhadap sektor pendidikan tidak hanya diperlukan dalam bentuk pembangunan fisik, tetapi juga penyediaan perlengkapan pembelajaran yang mendukung transformasi pendidikan.
“Harapannya tentu berkelanjutan. Tidak hanya fisik, tetapi juga peralatan seperti perangkat pembelajaran digital dan perlengkapan lainnya yang menunjang kualitas pendidikan,” ujarnya.
Edi menegaskan, pembangunan fasilitas pendidikan harus bermuara pada terciptanya suasana belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
“Yang kita inginkan bukan sekadar gedungnya selesai, tetapi sekolah itu benar-benar menjadi tempat yang nyaman, sehat dan mendukung anak-anak kita belajar dengan lebih baik,” pungkasnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini